Wilhelm Wundt: Bapak Psikologi Modern

Mencari jawaban mengapa Wilhelm Wundt disebut bapak psikologi modern. Dari dialah istilah ‘psikolog’ dikenal.


Biografi Wilhelm Wundt, bapak psikologi modern
Oleh: Kukuh
Diterbitkan:

the Monkey Times – Perkembangan dunia psikologi hari ini tak lepas dari sosok Wilhelm Wundt yang dikenal sebagai bapak psikologi modern.

Dia menyumbang kontribusi penting pada awal, kebangkitan dan evolusi psikologi modern. Sumbangsihnya di bidang psikologi terlihat, antara lain, lewat metode psikologi eksperimental yang masih digunakan sebagai rujukan hingga sekarang.

Wlhelm Maximilian Wundt lahir pada 16 Agustus 1832 di distrik Neckarau, Mannheim, Jerman. Wundt menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Heidelsheim, Bruchsal.

Ia merupakan putra keempat dari pasangan Maximilian Wundt dan Maria Frederika nee Arnold. Wundt memiliki kerabat yang agaknya sangat mencintai ilmu dan intelektual. Jadilah saudara-saudaranya berprofesi sebagai guru, dokter, psikolog dan lain sebagainya. Kakek Wundt, misalnya, adalah seorang profesor di bidang geografi.

Meski lahir di keluarga intelektual, masa kecil Wundt dideskripsikan sebagai momen yang penuh rasa kesepian. Kakak laki-lakinya, Ludwig, lebih tua delapan tahun ketimbang Wundt. Keduanya sudah hidup terpisah ketika Ludwig dikirim ke Gymnasium di Heidelberg pada usia 10 tahun. Dua saudara lainnya meninggal lebih dulu sebelum Wundt lahir. Mungkin karena itu masa kecilnya dipenuhi dengan rasa kesepian tanpa saudara kandung.

Biografi Singkat Wilhelm Wundt

Wilhelm Wundt di lab psikologi
Wilhelm Wundt (duduk) bersama rekan-rekannya di laboratorium psikologi. (Foto: Wikimedia Commons)

Masa kecil yang tanpa saudara kandung membuat Wundt seolah-olah dibesarkan sebagai anak tunggal. Masa kecilnya dihabiskan di gymnasium di Heidelberg. Konon menurut cerita Wilhelm tidak memiliki banyak teman sebaya.

Ia lebih suka untuk berkawan dengan orang dewasa atau mengabdikan dirinya dalam kegiatan membaca, yang jadi kegemaran Wundt sejak ia masih kecil dan terus berlanjut hingga ia menjadi profesor.  

Kegemaran Wundt membaca sepertinya ditopang perpustakaan milik ayahnya yang kerap ia kunjungi ketika senggang. Dari segi akademis, Wundt adalah seorang lulusan kedokteran Universitas Heidelberg.

Pada tahun 1863 Wundt untuk pertama kalinya memberikan kelas kuliahnya mengenai psikologi. Kemudian pada tahun selanjutnya ia juga memberikan kelas sebagai associate professor di bidang psikologi medis dan antropologi.

Pada tahun 1874 Wilhelm mulai mengajar filsafat induktif di Universitas Zurich dan hanya mengajar selama satu tahun. Karena pada tahun 1875 ia menerima tawaran untuk mengajar kelas filsafat di Leipzig. Bagi Wundt, mengajar di Leipzig dianggap sebagai berkah yang penting.

Karena disana dia mendapat kebebasan berpikir dan menggali lebih banyak pengetahuan. Di Leipzig pula dia menemukan sejumlah teori psikologi modern yang kelak meletakkan fondasi bagi perkembangan ilmu psikologi.  

Baca Juga:  Philip Seymour Hoffman: Berbakat lalu Berakhir sia-sia

Pada tahun 1875 – 1876 ia kemudian diangkat sebagai profesor di Institut Fisiologi di Heidelberg. Syahdan Hermann Von Helmholtz akan menempati pos mengajar dan tadinya dia berencana mengangkat Wundt sebagai asistennya. 

Namun ketika Hermann von Helmholtz pergi ke Berlin pada tahun 1871, Wundt sempat vakum mengajar selama tiga tahun.  

Karir Wilhelm Wundt dalam Dunia Psikologi 

Sejarah psikologi tentu saja tidak bisa melepaskan diri dari Wundt. “Wundt adalah psikolog senior dalam sejarah psikologi. Dia adalah orang pertama, yang tanpa diragukan lagi, pantas disebut psikolog,” tulis E.G Boring seperti dikutip artikel berjudul Wilhelm Wundt 1832–1920: A brief biographical sketch.

Wilhelm Wundt adalah seorang psikolog asal Jerman yang mendirikan klinik psikologi pertama di Leipzig, Jerman pada 1879.

Catatan sejarah akademis Barat sempat menyebut-nyebut Wundt sebagai seorang yang pertama kali disebut sebagai psikolog. Di alam akademis Barat, pemikiran Wundt juga sering dikaitkan dengan strukturalisme yang sempat jadi sebuah mahzab pemikiran besar di Eropa pada akhir 1950-an.

Pernah suatu kali Wundt belajar dengan Johanne Muller dan Hermann von Helmholtz. Pekerjaan Wilhlem dengan dua individu ini dianggap sangat mempengaruhi pemikirannya di bidang psikologi eksperimental.

Pada tahun 1874 dia menulis buku berjudul Principles of Psychology yang membantu menetapkan prosedur eksperimental dalam penelitian psikologi. 

Wundt percaya bahwa psikologi adalah ilmu tentang pengalaman sadar dan bahwa seorang psikolog semestinya terlatih untuk menggambarkan pikiran, perasaan dan emosi manusia secara akurat.

Karena pandangan dan pemikirannya itu, dedikasi Wundt di dunia psikologi semasa hidupnya memang harus diacungi jempol.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: biografi tokoh, narasi tokoh, tokoh sejarah medis

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru