Lamborghini mendukung produksi masker untuk melawan COVID-19

Lamborghini Mengubah Pabrik Mobil jadi Pabrik Masker

Bagaimana Lamborghini membantu tenaga medis berperang melawan COVID-19.

Photo of author
Penanggung jawab bagian penulisan warta berita. Menulis dengan cepat, tangkas, hemat dan cerdas.
advertisement

Lamborghini diketahui mengubah pabrik mobilnya di Bologna, Italia, yang sehari-hari dipakai merakit seluruh super car mereka, menjadi sebuah arena produksi masker dan alat kesehatan.

  • Berdasarkan data Worldometers, jumlah kasus COVID-19 di Italia mencapai 152,271 kasus.
  • Lamborghini menyediakan masker untuk rumah sakit Sant’Orsola-Malpighi di Bologna.
  • 1000 masker diproduksi oleh Lamborghini setiap hari.

tmtimes.id – Seberapa banyak sih pabrik mobil yang rela mengubah pabrik perakitan mobil jadi sebuah rumah produksi masker?

Kayaknya nggak bakal ada, kecuali ada kondisi khusus yang mengharuskan mereka melakukan itu. Seperti sekarang.

Dan Lamborghini – bersama-sama dengan Ford dan GM – jadi satu lagi nama produsen mobil yang turut memproduksi alat-alat kesehatan untuk membantu tenaga medis memerangi COVID-19.

Adalah Upholstery Departement milik Lamborghini yang bertanggung jawab memproduksi 1000 masker setiap hari untuk rumah sakit Sant’Orsola-Malpighi.

Sehari-harinya, departemen tersebut bertugas memproduksi bagian interior dan kustomasi untuk semua mobil produksi Lamborghini.

Lamborghini tidak hanya menutup sebagian pabrik mereka untuk membuat masker.

“200 alat pelindung medis dari polikarbonat akan diciptakan setiap hari di dalam pabrik produksi komposit dan juga di departement Riset dan Pengembangan, menggunakan mesin cetak 3D,” tulis Lamborghini di situs resminya.

Produksi masker di pabrik Lamborghini

Hanya saja Lamborghini bukanlah merek pembuat mobil yang sanggup memproduksi benda-benda tertentu dalam jumlah sangat besar.

Sebagai gambaran kasar. Kalau GM dan Ford sanggup memproduksi ventilator (alat bantu pernafasan) dalam jumlah besar, Lamborghini tidak mampu melakukan itu.

Penyebabnya sederhana. Setiap mobil Lamborghini merupakan hand-built, jadi pabrik mereka tidak memproduksi mobil dalam jumlah besar.

Namun lewat CEO Stefano Domenicali, Lamborghini menyatakan siap membuat kontribusi konkrit guna membantu pejuang garis depan melawan pandemi.

Baca Juga:

Berita Terkini:
Bagian depan Stasiun Tangerang

Foto-foto suasana Stasiun Tangerang yang diambil pada Sabtu, 19 November 2022.

advertisement
Artikel Terkait:
advertisement

Logo the Monkey Times

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia.

Bagikan artikel ini