situasi pandemi di eropa.
Ilustrasi pandemi di Eropa. (Foto: Getty Images lewat Canva)

Italia menerapkan pembatasan di tengah Gelombang kedua Pandemi di Eropa

Italia mulai membatasi orang-orang berkumpul, dengan cara melarang beberapa macam ruang publik untuk buka secara penuh.

Update:

the Monkey Times – Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan pandemi di negaranya sudah masuk ke tingkat mengkhawatirkan. Karena itu pemerintahannya memutuskan untuk menerapkan tindakan drastis untuk mengatasinya tanpa kewalahan.

Pemerintahan Conte memutuskan melakukan pembatasan, dengan mewajibkan pengelola bar dan restoran untuk menghentikan operasionalnya pada jam pukul 18:00 waktu setempat.

iklan

Khusus untuk restoran dan bar, pemerintah menerapkan peraturan “empat orang dalam satu meja”. Artinya satu meja hanya boleh ditempati maksimum empat orang. Pengecualian diberikan jika mereka tinggal bersama dalam satu rumah. Acara pernikahan dan perayaan lokal saat ini juga jadi kegiatan yang haram diselenggarakan di tengah pembatasan.

Conte juga menerapkan ulang peraturan yang melarang para penggemar sepakbola datang ke stadion di hari pertandingan Serie A. Pameran perdagangan dan konferensi yang mengundang kerumunan juga dilarang.

Sebagai tambahan, Italia juga memutuskan untuk mengalihkan kegiatan belajar-mengajar ke ranah daring. Ini berlaku setidaknya untuk 75 persen pelajar sekolah menengah atas.

Rekomendasi juga diberikan untuk kepala keluarga, dimana setiap rumah diharapkan untuk tidak menerima tamu. Semua orang juga diharapkan untuk tidak menunda perjalanan, bila dirasa tidak penting.

Italia dikabarkan menerapkan peraturan tersebut mulai Senin kemarin (24/10/20) sampai 24 November 2020.

Sarana hiburan seperti bioskop dan kolam renang dilarang buka selama masa pembatasan. Seluruh keputusan itu diambil Conte karena dia tidak ingin menerapkan kebijakan karantina wilayah (lockdown) lagi, demikian informasi yang dikutip dari Euronews.

Di saat bersamaan Conte juga terlihat ingin menghindari kerusakan ekonomi yang dialami ekonomi pada musim panas silam.

Italia merupakan salah satu negara dimana beberapa daerahnya sempat menerapkan jam malam untuk menekan pandemi. Campania – termasuk Napoli – sempat menerapkan jam malam, sampai-sampai memunculkan bentrokan antara polisi dengan pemuda setempat, yang terjadi pada 23 Oktober silam. Selain Campania, ada Lazio, Roma dan Lombardy, Milan, yang juga menerapkan jam malam.

Pada dasarnya keputusan Conte itu didasari oleh fakta peningkatan jumlah kasus harian corona di negara yang dipimpinnya. Pada 24 Oktober silam, Italia memecahkan rekor kasus harian baru sebanyak 19,644 kasus.

Situasi pandemi di Eropa

ilustrasi penderita corona di Eropa.
Republik Ceko jadi episentrum pandemi di Eropa. (Foto: Getty Images lewat Canva)

Eropa mulai memasuki musim gugur pada September silam. Di saat bersamaan situasi pandemi memburuk di beberapa negara Eropa.

Walau begitu, negara-negara di Eropa Tengah kelihatannya tidak begitu menerima dampak parah pandemi gelombang kedua. Tidak seperti kondisi awal tahun yang lebih parah di beberapa negara seperti Italia dan Spanyol.

Situasi terlihat berbeda ketika kita menggeser peta ke negara-negara Eropa Timur. Republik Ceko sekarang jadi titik panas pandemi di Eropa. Dan Hungaria juga menghadapi kenaikan kasus yang tidak pernah diduga sebelumnya.

Di Republik Ceko dan Hungaria, grafik kenaikan kasus mulai menunjukkan kenaikan sejak September 2020, menurut data Worldometer. Pada 25 Oktober, jumlah kasus harian di Ceko mencapai 7,300 kasus dan 124 kasus kematian baru.

Hungaria, di sisi lain, mencatat kasus harian sebanyak 2,316 kasus dan 47 kematian pada 26 Oktober 2020, menurut Worldometers.

(sumber: DW/Euronews/Wantedinrome)

Berita Terkini:
angkutan lebaran
Tim Redaksi tmtimes

Manajemen Operasional Berbasis Trafik akan Diterapkan Pengelola Bandara selama Musim Lebaran 2023

Kementerian Perhubungan telah merilis proyeksi akan ada 123 juta orang yang akan melakukan perjalanan pada Angkutan Lebaran tahun ini, yang meningkat signifikan dibandingkan 2022 sebanyak 85 juta orang.

kelapa sawit indonesia
Mas Hadid

Dorongan OJK untuk Meningkatkan Akses Pendanaan bagi Petani Sawit

Menurut Data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi kelapa sawit di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 46,22 juta ton.

kasasi
Mas Hadid

Kejagung Akan Mengajukan Kasasi terkait Vonis Bebas Tragedi Kanjuruhan

Jaksa Penuntut Umum akan mempelajari lebih lanjut atas putusan lengkap terkait dengan fakta hukum dan pertimbangan hukum yang diterapkan dalam perkara tragedi Stadion Kanjuruhan.

wapres resmikan masjid istiqlal di jepang
tmtimes news

Wapres Meresmikan Masjid Istiqlal di Jepang

Wapres mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Jepang, khususnya Pemerintah Kota Osaka dalam pembangunan masjid yang dapat menampung hingga 1500 jamaah.

mobil listrik tesla
tmtimes oto

Tesla Dikabarkan Akan Buka Kantor di Malaysia

Bukan Indonesia, namun tetangga kita yang sudah memberi izin pembukaan dealer Tesla..

Dua-KRL-di-jalur-1 dan 2-Stasiun-Cikarang
tmtimes news

Opsi Alternatif: Jadwal dan Rute KRL Bekasi Kampung Bandan

Buat yang mencari alternatif KRL dari Bekasi ke Kampung Bandan, ada opsi di mana kamu tidak perlu menunggu kereta yang berangkat dari Stasiun Cikarang.

iklan
Artikel Terkait:
West Ham VS Totenham
West Ham vs Tottenham, Bisakah The Hammers Menang Di Kandang Sendiri?
ilustrasi Arsenal menang
Arsenal menang 3-1 atas Aston Villa, Hati Arteta Gembira
hasil liga inggris tadi malam
Hasil Liga Inggris Tadi Malam: MU Keok, Liverpool Puas, Chelsea Lega
chelsea vs shouthampton
Menang 3-1, The Blues Mampu Bertahan di Posisi Puncak Klasemen Liga Inggris
Brighton VS Arsenal
Hasil Imbang, The Gunner Belum Bisa Menyumbangkan Gol
pertandingan liga Inggris
Hwang Hee-Chan jadi Aktor Kemenangan The Wolves atas Newcastle United
iklan
tmtimes logo 700x140

tmtimes.id, alias the Monkey Times, adalah portal web yang menyediakan artikel inspirasi, pemikiran dan motivasi, rekomendasi terbaik, informasi terkini, seni dan hiburan.

Bagikan artikel ini