Trump positif Corona
Pendukung Donald Trump dalam kampanye pemilihan Presiden AS 2020. (Foto: Pexels)
Iklan

Donald Trump dan Istrinya dinyatakan Positif COVID-19

Donald Trump positif COVID-19, dan mengikuti sejumlah pemimpin negara yang sudah lebih dulu terpapar coronavirus,

Photo of author

Oleh: tmtimes news

Penanggung jawab bagian penulisan warta berita. Menulis dengan cepat, tangkas, hemat dan cerdas.

The Monkey Times – Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini mengatakan bahwa dia dan istrinya dinyatakan positif COVID-19 dan mengikuti prosedur karantina.

Pernyataan itu dicuitkan Donald Trump lewat akun Twitternya, 2 jam lalu.

advertisement

“Kami segera memulai karantina dan proses penyembuhan. Kami akan melalui ini BERSAMA-SAMA,” kata Trump dalam cuitannya itu.

Trump sebelumnya menganggap remeh coronavirus berkali-kali, terutama ketika pandemi masih dalam fase awal penyebaran.

Sang presiden bahkan sempat memprediksi coronavirus akan hilang sendiri, seiring dengan datangnya musim kemarau.

Mengutip Reuters, Trump yang berusia 74 tahun beresiko tinggi terkena virus. Bukan cuma karena usianya yang sepuh, tapi juga karena berat badannya yang berlebih.

Selama bertugas di gedung putih, Trump selalu dalam kondisi sehat. Walau begitu dia tidak pernah terlihat rutin berolahraga, apalagi mengikuti diet sehat.

(Sumber: Reuters)

advertisement
Berita Terkini:
kereta bogowonto

Kereta Bogowonto menempuh perjalanan selama kurang lebih 8 jam 40 menit dari Jakarta Pasar Senen hingga Lempuyangan

advertisement
Artikel Terkait:
indeks konsumen
Optimisme Konsumen Meningkat, Menurut Survei BI
bagian dalam KRL Jogja Solo
KAI Commuter Menambah 6 Jadwal KRL Jogja Solo Khusus Libur Nataru
ilustrasi pecel madiun
Grebeg Maulid Madiun dan Pecel Diakui Sebagai Warisan Budaya tak Benda
ilustrasi gratifikasi
Di Hakordia 2022, KPK Melelang 15 Barang Sitaan Eks Gratifikasi
gedung DPR RI
DPR Bersiap Mengesahkan RKUHP, Akan Menghukum Pelaku Seks diluar Nikah
ilustrasi-pendidikan-siswa
Mahasiswa Harus Siap Menjawab Tantangan Kebutuhan Zaman, Kata Menteri Pendidikan
advertisement
Bagikan artikel ini