Jpkowi dan prioritas kesehatan publik
Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Iklan

Jokowi: Kesehatan Publik Prioritas, tapi bukan Berarti mengorbankan Ekonomi

Jokowi mengatakan pemerintah berusaha mencari keseimbangan dan menjaga optimisme dalam menghadapi pandemi.

Photo of author

Oleh: tmtimes news

Penanggung jawab bagian penulisan warta berita. Menulis dengan cepat, tangkas, hemat dan cerdas.

the Monkey Times – Saya paham masih banyak tantangan, namun tidak sedikit yang telah kita kerjakan, demikian kata Presiden Jokowi dalam sebuah video yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Jokowi menegaskan kesehatan publik tetap nomor satu, hal yang harus diutamakan, tapi bukan berarti mengorbankan ekonomi.

advertisement

Sebab, kata Jokowi, “jika kita mengorbankan ekonomi, itu sama saja dengan mengorbankan kehidupan puluhan juta orang.” lanjut Jokowi.

Karena itu mengorbankan ekonomi bukanlah sebuah opsi yang bakal diambil pemerintahan Jokowi.

Jokowi mengajak publik untuk mencari keseimbangan yang pas – sebuah nilai yang juga dicari oleh jajaran pemerintah Indonesia.

Dalam video tersebut Jokowi kembali menegaskan tidak akan mengambil kebijakan lockdown, baik dalam lingkup provinsi, kota maupun kabupaten.

“Tapi kita tetap serius mencegah penyebaran wabah supaya tidak meluas,” Jokowi menegaskan.

advertisement
Berita Terkini:
kereta bogowonto

Kereta Bogowonto menempuh perjalanan selama kurang lebih 8 jam 40 menit dari Jakarta Pasar Senen hingga Lempuyangan

advertisement
Artikel Terkait:
indeks konsumen
Optimisme Konsumen Meningkat, Menurut Survei BI
bagian dalam KRL Jogja Solo
KAI Commuter Menambah 6 Jadwal KRL Jogja Solo Khusus Libur Nataru
ilustrasi pecel madiun
Grebeg Maulid Madiun dan Pecel Diakui Sebagai Warisan Budaya tak Benda
ilustrasi gratifikasi
Di Hakordia 2022, KPK Melelang 15 Barang Sitaan Eks Gratifikasi
gedung DPR RI
DPR Bersiap Mengesahkan RKUHP, Akan Menghukum Pelaku Seks diluar Nikah
ilustrasi-pendidikan-siswa
Mahasiswa Harus Siap Menjawab Tantangan Kebutuhan Zaman, Kata Menteri Pendidikan
advertisement
Bagikan artikel ini