ilustrasi Google Photos
Perwakilan Google berbicara dengan pengunjung festival di Boston, Amerika. (Foto: Getty Images lewat Canva Pro)
Iklan

Google Photos Berhenti Pura-pura Menyediakan Penyimpanan ‘Kualitas Tinggi’

Jadi maunya gimana?

Photo of author

Oleh: tmtimes tech

Redaktur the Monkey Times yang hobi menulis apa saja yang menarik. Pokoknya gitu aja.

the Monkey Times – Kalau kamu akrab dengan layanan Google Photos – aplikasi standar penyimpanan foto yang diciptakan raksasa mesin pencari itu, istilah “simpan foto dengan kualitas tinggi” semestinya jadi sebuah opsi yang disediakan oleh Google bagi pengguna yang ingin mencadangkan foto dan videonya di aplikasi tersebut.

Well, agaknya klaim penyimpanan foto kualitas tinggi itu segera dihentikan Google. Dengan kata lain, mereka akan berhenti berpiura-pura menyimpan foto pengguna di Photos dalam kualitas tinggi.

advertisement

Kurang lebih sudah 6 tahun Google mengoperasikan Photos sebagai media pencadangan cloud untuk berkas media (foto dan video) yang tersimpan di perangkat smartphone kita. Umumnya model pencadangan seperti ini bakal mendegradasi kualitas foto, meski hasilnya terlihat normal-normal saja bagi mata awam seperti kita.

Nah, praktik pencadangan semacam itu sebetulnya lumrah dilakukan kebanyakan layanan penyimpanan media personal berbasis cloud. Hanya saja Google melabeli “High Quality” atau “Kualitas Tinggi” bagi pengguna yang ingin menyimpan foto dan videonya di Photos.

Dan selama 6 tahun pula, Google menyediakan layanan penyimpanan “High Quality” dengan embel-embel “gratis dan tidak terbatas”.

Perubahan kebijakan bagi Google Photos

Kebijakan itu akan berubah mulai 1 Juni 2021. Photos akan mulai menagih penggunanya yang sudah kelebihan dalam memakai kuota penyimpanan standar akun Google sebesar 15GB. Perubahan kebijakan itu sekaligus berlaku bagi dokumen yang tersimpan di Google Workspace yang memakai akun Google yang sama.

Jadi katakanlah kamu saat ini memiliki akun Google. Umumnya standar kapasitas penyimpanan yang diberikan Google kepada pengguna seperti kita adalah sebesar 15GB. Ketika kebijakan penyimpanan berubah nantinya, dokumen dan berkas media yang tersimpan di Workspace sekaligus Photos bakal disatukan ke dalam manajemen berkas penyimpanan akun Google yang sama.

Seandainya kamu menyimpan 7 GB foto di Photos, 1 GB dokumen di Workspace, dan akun Google personalmu menyimpan berkas sebesar 13 GB, maka bisa dipastikan kamu harus membayar tagihan ke Google.

Nantinya Google juga berhenti berpura-pura. Label “High Quality” pada berkas media yang tersimpan di Photos pengguna diganti dengan “Storage Saver”.

Mengutip Wired, Google juga menyediakan opsi bagi pengguna Photos untuk menyimpan berkas media dalam kualitas “Original”. Opsi terakhir ini menggunakan lebih banyak kuota data ketimbang “Storage Saver”.

Namun yang menarik, semua pengguna ponsel non-(Google) Pixel tidak akan terkena aturan penggunaan penyimpanan akun Google. Sederhananya, berkas media apapun yang diunggah sebelum 1 Juni di ponsel selain Pixel tidak akan terkena kebijakan kuota data baru yang berlaku untuk Photos. (Sumber: Wired)

Tinggalkan Komentar

advertisement
Berita Terkini:
bagian depan stasiun jatinegara

Tidak seperti Stasiun Tanah Abang maupun Manggarai, Stasiun Jatinegara terbilang sepi dari penumpang, seperti yang kami saksikan Sabtu, 14 Januari 2023.

advertisement
Artikel Terkait:
Foldable Phone
Oppo Find N2 Flip Dianggap Berpotensi Saingi Samsung
teknologi pengenlan wajah
Samsung Disebut-sebut Sedang Bekerja Meningkatkan Akurasi Teknologi Pengenalan Wajah
harga Asus Zenfone 8
Resmi Diluncurkan di Indonesia, Ini Harga Asus Zenfone 8 Beserta Review Spesifikasinya
Fitur baru Whatsapp
6 Fitur Baru WhatsApp: dari Joinable Call sampai Smart Switch
ilustrasi cara kirim pesan wa ke nomor sendiri
Kirim Pesan WA ke Nomor Sendiri tidak Terlalu Sulit, Ada Caranya kok
Samsung Galaxy Z Flip 3
Spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip 3, Harga dan Tips Merawatnya
advertisement
Bagikan artikel ini