Kami mungkin menerima komisi untuk setiap pembelian yang dilakukan lewat tautan afiliasi yang termuat di beberapa jenis konten yang diterbitkan pada topik/kategori tertentu. Pelajari selengkapnya.

Topik: Jelajah

Waroeng Tedoeh Jogja, Rumah Makan Berkonsep Alam dan Kebudayaan Klasik

Suasana hati dan pikiran bisa kembali segar dengan menghirup udara dan hembusan angin di sekeliling warung yang masih terasa alami.


Waroeng Tedoeh Jogja

Konsep bangunan Waroeng Tedoeh (Foto :Tmtimes)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Merasa jenuh dengan keramaian pusat kota Jogja? Tak ada salahnya menepi sejenak untuk merefresh kembali pikiran supaya kembali segar.

Iklan

Nah, ada satu tempat yang cocok kamu kunjungi yaitu rumah makan Waroeng Tedoeh Jogja.

Waroeng Tedoeh berada di sisi selatan Yogyakarta dan baru dibuka pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu.

Iklan

Kehadiran rumah makan ini turut meramaikan bisnis kuliner yang menawarkan berbagai menu hidangan tradisional dan konsep bangunan menarik. Penataan tempatnya begitu nyaman sehingga mampu menghadirkan nuansa berbeda.

Suasana hati dan pikiran bisa kembali segar dengan menghirup udara dan hembusan angin di sekeliling warung yang masih terasa alami.

Iklan

Tidak heran bila banyak pengunjung yang memenuhi rumah makan ini setiap harinya. Dengan mengusung konsep yang menyatu dengan alam dan kebudayaan klasik, Waroeng Tedoeh menjadi sebuah rumah makan yang dapat menarik pengunjung untuk datang kembali.

Sangat direkomendasikan untuk kamu. Tempat makan nuansa alam di Jogja yang lagi hits ini akan kami rangkum dalam ulasan berikut.

Konsep Bangunan Waroeng Tedoeh yang Unik

Waroeng Tedoeh Jogja
Konsep Bangunan Waroeng Tedoeh Jogja (Tmtimes.id)

Makan di Waroeng Tedoeh akan membuat kamu merasa sedang menyantap hidangan di kebun belakang rumah.

Ini karena gaya eksterior dan interior bangunan yang didominasi oleh pepohonan serta batu gamping yang menjadi pondasi warung makan tersebut.

Material batu alam tampil cantik dengan perpaduan besi lawasan dan kayu koleksi pemilih.

Begitu pula yang terlihat pada furniture yang diaplikasikan lebih banyak menggunakan unsur kayu dan batu.

Seperti wastafel batu dengan pompa air bekas dan lawasan, kaki meja yang terbuat dari bekas mesin jahit bekas, dan masih banyak lagi hal yang dapat memberi pengalaman berbeda kepada para pengunjungnya.

Di warung makan ini juga tersedia ruang outdoor yang dipenuhi pepohonan seperti pohon mojo, pohon kelapa, pohon pandan laut, hingga pohon kamboja dengan view pegunungan yang menawan.

Sedangkan untuk ruang indoor, Waroeng Tedoeh menyajikan sebuah bangunan berbentuk rumah batu dan panggung yang juga tidak kalah bagusnya.

Kebanyakan pengunjungnya sendiri berasal dari segmen keluarga, perseorangan, maupun instansi.

Beralih ke pintu masuk, para pengunjung akan disambut oleh sebuah lorong yang didominasi material batu alam nan eksotis.

Dari awal pembangunan memang pemilik sengaja mempertahankan pohon-pohon asli, dan inilah yang menjadi dasar penamaan rumah makan Waroeng Tedoeh.

Rute Menuju Lokasi dan Jam Operasional Waroeng Tedoeh

Rumah makan yang menyatu dengan alam ini buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 – 20.00 WIB.

Tapi selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di Jogja, jam operasional Waroeng Tedoeh berubah menjadi pukul 10.00 – 17.00 WIB.

Buat kalian yang sangat penasaran dan ingin mengunjunginya bisa datang ke lokasi Sambikerep, Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta, berjarak sekitar 13 km dari pusat kota.

Untuk mencapai lokasi mungkin akan memakan waktu perjalanan selama 30 menit. Kamu bisa membawa kendaraan roda dua maupun empat ke rumah makan ini sambil menikmati suasana khas pedesaan yang asri.

Untuk rutenya bisa check Google Maps supaya tidak kesasar, tinggal ketikkan saja nama Waroeng Tedoeh dan ikuti petunjuk jalan yang diberikan.

Fasilitas yang Tersedia

Seperti tempat makan pada umumnya, Waroeng Tedoeh menyediakan sejumlah fasilitas yang mendukung aktivitas pengunjung selama berada di sana.

Mulai dari toilet, area cuci tangan, lahan parkir yang luas, dan sebagainya. Bahkan para pengunjung bisa memesan tempat untuk meeting room, arisan, ulang tahun, atau acara pertemuan lainnya.

Waroeng Tedoeh Jogja Menghadirkan Menu Tradisional

Waroeng Tedoeh Jogja
Salah satu menu tradisional di Waroeng Tedoeh (Foto : Tmtimes.id)

Tak hanya menyediakan tempat yang nyaman, rumah makan ini juga menyuguhkan aneka menu tradisional yang siap menggoyang lidah.

Sungguh rasa yang pas dengan lidah orang Indonesia. Di sini para pengunjung bisa mencoba berbagai masakan tradisional seperti ayam kampung bakar atau goreng, pecel ayam, pecel lele, garang asem, pepes bandeng sambal dabu-dabu, pepes nila, ingkung tenong dan masih ada beberapa menu lainnya yang wajib dicoba.

Untuk pengunjung yang ingin berhemat, tidak perlu khawatir karena Waroeng Tedoeh juga menawarkan menu paket lengkap dengan nasi, lauk, the, lapanan, sera sambal dengan kisaran harga mulai dari 20 ribu rupiah sampai 140 ribu rupiah.

Selain kenyang, para pengunjung juga dapat melepas dahaga dengan memesan beragam pilihan minuman di rumah makan ini.

Mulai dari minuman tradisional seperti susu jahe, teh jahe, wedang seruni, tape ketan, wedang jahe, wedang uwuh, legen/badeg, gula asam dan beberapa menu lainnya.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati aneka float dari Waroeng Tedoeh dengan harga terjangkau, yakni mulai dari 10 ribu rupiah sampai dengan 23 ribu rupiah per gelasnya.

Yuk, ajak teman atau keluarga kamu makan di Waroeng Tedoeh Jogja. Selain makan enak, tempat makan ini juga menawarkan pemandangan yang memanjakan mata. Pasti gak rugi deh.

1637809467 LMqn9WyiH4rRRXbPuXboe1tYL1EqK5ei
Temukan artikel menarik lainnya di topik: tempat makan