Vaksin Pfizer Sudah Siap Didistribusikan, Apa Saja Efek Sampingnya?

Vaksin Pfizer adalah salah satu dari dua jenis vaksin yang menggunakan bahan baku mRNA dan sudah disuntikan di Amerika Serikat serta Eropa.


ilustrasi vaksin pfizer

Oleh: Berita

Diterbitkan:

the Monkey Times – Untuk mempercepat program vaksinasi Covid 19 di Indonesia, pemerintah mencoba memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berbagai vaksin yang sudah siap.

Salah satunya vaksin Pfizer yang berasal dari Amerika Serikat dan bermitra bersama BioNTech Jerman. Tentunya ini menambah daftar vaksin yang ada. 

Vaksin Pfizer adalah salah satu dari dua jenis vaksin yang menggunakan bahan baku mRNA dan sudah disuntikan di Amerika Serikat serta Eropa.

Sementara ini, di Indonesia distribusi vaksin Pfizer baru diberlakukan dan diprioritaskan untuk wilayah Jabodetabek.

Nah, melihat perkembangannya apa saja efek samping dari vaksin tersebut? Yuk kita bahas. 

Efek Samping Vaksin Pfizer

Berdasarkan data dari Food and Drug Administration Amerika Serikat ada beberapa efek samping yang ditimbulkan oleh Vaksin Pfizer.

Berikut ini beberapa hal umum yang terjadi, simak penjelasan lengkapnya. 

  1. Perasaan Mudah Lelah 

Efek umum yang sering terjadi pada masyarakat setelah mendapatkan suntikan dari Vaksin Pfizer adalah mudah lelah. Hal ini mungkin terjadi pada beberapa orang, sehingga penyebab tersebut masih dalam kategori aman. 

  1. Sakit Kepala 

Untuk beberapa orang yang mendapatkan vaksin tersebut akan merasakan efek sakit kepala, karena tubuh merasakan adanya benda asing yang baru dan salah satu dampak yang akan terjadi mengalami gejala itu. 

  1. Badan Terasa Nyeri

Berdasarkan beberapa riset dan penelitian yang ada, vaksin Pfizer ini memiliki tingkat efikasi yang ampuh.

Tapi, beberapa gejala yang ditimbulkan memang tidak bisa dihindarkan dan setiap orang memiliki permasalahan yang berbeda-beda.

Kebanyakan yang telah mendapatkan vaksin Pfizer ini akan merasakan area tertentu pada badan mengalami nyeri. 

Bahkan, banyak yang mengalami kondisi tersebut ketika mendapatkan dosis kedua. Mengenai gejala tersebut berlangsung selama 2-3 hari. 

  1. Demam 

Bentuk perlawanan terhadap materi baru yang masuk ke tubuh, membuat sistem mencoba untuk mempertahankannya.

Adanya indikasi tersebut berdampak pada tubuh dan mengalami demam. Biasanya hal ini terjadi pada beberapa orang saja dan setiap vaksin sering terjadi efek samping tersebut. 

  1. Mengalami Mual dan Muntah 

Setelah mendapatkan vaksin Pfizer beberapa orang mengalami gejala mual dan muntah, namun tindakan tersebut masih dirasa aman. 

Bagaimana Efek Samping Untuk Kondisi Immunocompromised? 

Berdasarkan laporan yang sudah ada, efek samping dari vaksin ini masih terbilang aman termasuk untuk kondisi Immunocompromised.

Dalam artian untuk komorbid berat, pengidap autoimun, immunologi, dan mempunyai penyakit kronis. Dengan demikian, apabila Anda mempunyai gejala di atas tidak ada permasalahan. 

Baca Juga:  PSBB pra-AKB di Kabupaten Bogor diperpanjang

Namun, untuk memastikan kembali jika Anda mendapatkan vaksin Pfizer atau lainnya lebih baik untuk konsultasi terlebih dahulu kepada dokter pribadi.

Tindakan tersebut untuk memastikan kondisi Anda itu. Hal ini untuk memastikan semuanya agar tetap aman dan tidak terjadi permasalahan yang berlebihan. 

Untuk apapun itu, apabila terjadi permasalahan yang terjadi terus berlanjut dan tidak normal lagi penting untuk menghubungi dokter.

Terutama jika mengalami efek kemerahan dan nyeri yang berlangsung lebih 24 jam dan efek yang telah disebutkan terus berlangsung selama beberapa hari, untuk keamanan penting konsultasi terlebih dahulu. 

Tingkat Efikasi Vaksin Pfizer

Vaksin yang disebut juga sebagai Comirnatu ini ampuh untuk mencegah Covid 19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 untuk usia 12 tahun keatas.

Mekanisme penyuntikannya sendiri berlangsung sebanyak 2 kali dengan jarak atau interval dari suntikan pertama dan kedua jeda 3 minggu dengan dosis 0,3 mL. 

Mengenai tingkat efikasi untuk vaksin Pfizer itu, berdasarkan data dari uji klinis ke 3 untuk usia diatas 16 tahun mempunyai efikasi 95,5 persen dan kabar baiknya untuk remaja umur 12-15 tahun data menyebutkan mencapai 100 persen.

Tentunya ini menjadi perhitungan yang tepat untuk melindungi diri dari penyebaran virus Covid 19. 

Aspek Penyimpanan Vaksin 

Perlu dipahami bersama-sama kalau vaksin Pfizer ini proses penyimpanannya berbeda dibandingkan dengan Sinovac dan vaksin lainnya.

Menurut BPOM ada beberapa catatan khusus untuk Pfizer tersebut. Karena, penyimpanan terkait vaksin tersebut harus berada pada level minus 90 hingga minus 60 derajat celcius. 

Dengan demikian, aspek penyimpanan sendiri harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah dilatih dan menggunakan mekanisme tertentu.

Baik dari proses mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikan kepada pasien. Hal inilah yang menjadi tantangan tersendiri, sehingga Pemerintah Indonesia membeli vaksin plus tempat penyimpanannya. 

Karena, apabila disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius, umur vaksin hanya bertahan sampai 30 hari saja.

Namun, jika disimpan pada ultra beku vaksin Pfizer bisa bertahan relatif lama dan sampai selama 6 bulan.

Dengan demikian, prosesnya berbeda dan harus ditangani dengan baik agar vaksin tetap bertahan dan bisa membantu proses percepat vaksin. 

Nah, demikianlah penjelasan lengkap mengenai efek samping, efikasi, dan penyimpanan dari vaksin Pfizer.

Semoga kedatangan vaksin Pfizer ini dapat membantu untuk mempercepat program vaksinasi Covid 19 dan target pemerintah segera tercapai untuk herd immunity. 

Baca Juga:  Bunyi Sikap PBNU terhadap Buruh yang Dirugikan UU Cipta Kerja
Temukan artikel menarik lainnya di topik: Vaksin Pfixer, vaksinasi Covid 19

Atau baca artikel lain yang ditulis: Berita



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial