Penulis: tmtimes news

Update Coronavirus 30 September 2020: Statistik dan Berita Terkait

4,510 orang pasien hari ini tercatat sembuh dari coronavirus, berdasarkan data yang dihimpun dari Kemenkes RI.

tmtimes.id – Meski kasus harian coronavirus hari ini, Rabu (30/09/2020) tercatat sebanyak 4,284 kasus, namun hari ini Indonesia juga mencatat rekor kasus sembuh harian yang mencapai 4,510 pasien sembuh.

Walau begitu, data dari Kemenkes RI memperlihatkan jumlah akumulasi kasus positif di Indonesia yang grafiknya belum turun. Dengan kata lain, ada korelasi antara peningkatan jumlah akumulasi kasus positif dengan jumlah kasus harian yang grafiknya belum stabil dan cenderung masih berbentuk pelana kuda.

Sementara itu data kasus harian positif hari ini masih menunjuk Provinsi DKI Jakarta sebagai provinsi dengan jumlah kasus terbanyak. Di bawah Jakarta ada Jawa Barat, Riau, Papua dan Jawa Timur.

Dalam rentang data jumlah kasus harian yang kami sajikan, Papua mengalami lonjakan kasus harian coronavirus, dengan jumlah sebanyak 322 kasus yang terkonfirmasi hari ini.

Berita Coronavirus: rapid test untuk kelas menengah bawah di 20 negara Afrika

WHO mengumumkan tes rapid baru yang ramah untuk kelas menengah ke bawah.
WHO mengumumkan tes rapid baru yang ramah untuk kelas menengah ke bawah. (foto: Getty Images/Canva)

Sejumlah organisasi dunia terlibat dalam sejumlah perjanjian untuk menyediakan antigen tes rapid yang nantinya akan ditujukan untuk warga negara-negara kelas menengah bawah, demikian pengumuman Access to COVID-19 Tools (ACT) Accelerator yang disampaikan lewat situs resmi WHO.

Organisasi yang the Africa Centres for Disease Control and Prevention (Africa CDC), the Bill & Melinda Gates Foundation, the Clinton Health Access Initiative (CHAI), the Foundation for Innovative New Diagnostics (FIND), the Global Fund, Unitaid, dan the World Health Organization (WHO).

Dengan perjanjian tersebut, tes rapid inovatif itu nantinya akan dihargai maksimum sebesar $5 atau sekitar Rp 74,702. Menurut WHO, tes yang dikembangkan Abbott and SD Biosensor itu sangat bisa diandalkan, mudah dibawa dan mudah didokumentasikan. Lebih jauh lagi, harganya murah, dan hasilnya cepat ketimbang tes berbasis laboratorium.

Orang yang memakai alat tersebut nantinya bisa mendapat hasil tes dalam waktu 15-30 menit. Dan karena sifatnya yang praktis, operasional teknis tes yang memakai alat itu bisa dilakukan secara mandiri.

Pada dasarnya negara-negara yang memanfaatkan tes rapid model baru bisa memakainya untuk meningkatkan kecepatan tes, pelacakan dan perawatan pasien positif COVID-19. WHO mengatakan tes semacam itu bisa membantu wilayah yang sumber daya kesehatannya terbatas.

Lembaga Afrika CDC dan Unitaid akan memakai sumber daya mereka untuk menyebarkan alat tes baru itu ke 20 negara di Afrika, mulai Oktober 2020.

Kemenkes bentuk tim untuk mengaudit kematian dokter

Tempo.co hari ini melaporkan terbentuknya Tim Audit dan Advokasi Kematian Dokter Terdampak Pandemi COVID-19. Tim tersebut melibatkan sleuruh organisasi profesi, termasuk di dalamnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tugas dan fungsi tim tersebut meliputi:

  • Advokasi kepada pemerintah, terkait dengan dokter yang meninggal dan berkaitan erat dengan COVID-19. Tim tersebut mendorong pemerintah untuk memberi penghargaan, asuransi jiwa, dan bentuk penghargaan lain.
  • Melakukan penelusuran riwayat penularan coronavirus di kalangan dokter yang meninggal karena virus tersebut.
  • Melakukan kajian yang menjelaskan sebab kematian para dokter.

Dalam catatan IDI sampai 30 September 2020, tercatat nama 127 dokter di 18 provinsi yang meninggal ketika bertugas menangani wabah coronavirus.

Artikel Terkait:

Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK Ingatkan Pentingnya Transparansi Komoditas Guna Mencegah Korupsi Pangan

Jalur KA Sulawesi

Dua Jalur Kereta Sulawesi Dijadwalkan Beroperasi pada Oktober 2022

layanan BI-Fast

Layanan BI-FAST akan Menurunkan Biaya Transfer jadi Rp 2.500

kok bulu tangkis

Kalahkan Malaysia, Jepang bertemu China di Final Piala Sudirman

china di final piala sudirman

China Melenggang Mulus ke Final Piala Sudirman

ilustrasi terowongan cisamdawu

Pengoperasian Terowongan Tol Cisumdawu di Indonesia Dipercepat