Penulis: tmtimes oto

Tumbuh Kembang Motor Listrik di Indonesia dinilai Bakal Lebih Cepat

Masyarakat Indonesia diminta terlibat secara langsung dalam perkembangan kendaraan listrik roda dua di Indonesia.

the Monkey Times – Ada potensi perkembangan motor listrik yang lebih cepat di Indonesia, kata Asisten Deputi Maritim dan Transportasi Kemenko Maritim dan Investasi M. Firdausi Manti.

Menurut dia, motor listrik bisa lebih cepat berkembang di Indonesia karena menawarkan kepraktisan dan efisiensi bagi penggunanya.

Mengutip Antara News, Firdausi memberikan apresiasi lebih kepada pabrikan kendaraan roda dua di tanah air.

Dia berpendapat mereka sanggup melakukan inovasi yang berani di tengah pandemi.

Di Indonesia sendiri produsen sepeda motor listrik memang ada, meski jumlahnya mungkin belum banyak.

PT. Wika Industri Manufaktur, misalnya, memproduksi motor listrik yang diberi nama merek Gesits. Perusahaan ini memiliki pabrik yang berdiri di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Bisnis.com, pengembangan Gesits mendapat dukungan dari beberapa mitra kerja Wika, seperti PT Wika Industri Energi, PT Wika Industri dan Konstruksi, PT Len dan PT Pindad. Selain itu beberapa perusahaan swasta lain juga disebut-sebut ikut mendukung pengembangan Gesits.

Selain PT Wika ada beberapa perusahaan lain yang juga memproduksi kendaraan serupa.

Suatu kali Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Doddy Rahadi, menyebut ada 10 produsen motor listrik di Indonesia.

“Produsen motor listrik ini diklaim mampu memproduksi hingga 850,000 unit per tahunnya dan menyerap sekitar 1,500 orang tenaga kerja,” tulis Kompas.com.

Mengutip Antara News kembali, Firdausi mendorong masyarakat untuk terlibat dalam usaha modifikasi kendaraan non-listrik menjadi kendaraan listrik.

Baca Juga: Mobil Listrik Polestar Precept mulai Masuk Tahap Produksi

Menurutnya itu mungkin dilakukan berkat Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor Dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Dengan mengacu pada peraturan tersebut, siapa pun yang ingin mengubah kendaraan dengan motor bensin menjadi kendaraan dengan motor listrik bebas melakukan hal modifikasi tersebut.

“Dengan adanya peraturan dari Kementerian Perhubungan itu, masyarakat yang ingin mengubah sepeda motornya menjadi kendaraan listrik sudah bisa. Ini kami lakukan bertujuan agar tadi, industri pendukungnya komponen bisa lebih tumbuh di dalam negeri,” kata Firdausi seperti dikutip Antara.

Artikel Terkait:

Harga Yamaha XSR 155

Review dan Harga Yamaha XSR 155, Pesaing Kawasaki W175

Rem ABS

Rem ABS: Kelebihan, Kekurangan dan Cara Merawat

penjualan mobil baru

GAIKINDO: Penjualan Mobil Baru di Indonesia Turun 31 Persen

ilustrasi Honda Indonesia

Honda Indonesia Mengumumkan Recall 94 Ribu Unit Mobil Bermasalah

Tesla sekarang model X

Tesla sekarang bisa Memantau Kemampuan Pengemudi

Mobil baru Mercedes Benz Koncep EQT

Mercedes-Benz Kenalkan Konsep EQT Premium di Segmen MPV