Kami mungkin menerima komisi untuk setiap pembelian yang dilakukan lewat tautan afiliasi yang termuat di beberapa jenis konten yang diterbitkan pada topik/kategori tertentu. Pelajari selengkapnya.

Toygraphy, Teknik Memotret Mainan Bernilai Seni Tinggi

Biasanya jenis fotografi ini disukai oleh orang-orang yang hobi mengoleksi mainan.


Toygraphy

Ilustrasi mainan (Foto : Alexas Foto/Canva Pro)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Istilah toygraphy tentunya tidak lagi asing bagi mereka yang bergelut di bidang fotografi. Ini merupakan salah satu seni dalam dunia fotografi yang menjadikan mainan sebagai objek utama dan membuat mainan tersebut terlihat hidup.

Iklan

Biasanya jenis fotografi ini disukai oleh orang-orang yang hobi mengoleksi mainan.

Jika kamu punya koleksi boneka atau action figure yang berlimpah di rumah, daripada dibiarkan sebagai pajangan saja mending dipotret untuk menghasilkan karya seni yang keren. 

Iklan

Meskipun terlihat mudah, toy fotografi bukan sekedar mengambil foto mainan saja. Tapi juga ada beberapa hal unik terkait dengan trik serta komponen khusus yang hanya ada pada genre fotografi tersebut.

Supaya kamu lebih paham, akan kami bantu jelaskan melalui artikel berikut.

Iklan

Membuat Mainan Terlihat Hidup Melalui Toy Fotografi

Fotografi mainan merupakan sebuah bidang baru yang mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Hal menarik dari toy fotografi adalah sebuah cerita dari mainan tersebut, bisa dibuat sendiri oleh fotografer atau bisa diangkat dari kisah asli.

Kamu dapat menguji imajinasi dan daya kreasi sebebas mungkin melalui mainan yang ada untuk menghidupkan karakternya seperti nyata. 

Makanya toy fotografi disebut sebagai sebuah seni yang menghidupkan mainan melalui jepretan kamera.

Menurut Fauzi Helmi, seorang Toy Fotografer yang sudah terkenal dengan karyanya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat toy fotografi mainan terlihat hidup. Yakni:

  1. Bercerita Tentang Tokoh Mainan yang Akan Difoto

Setiap mainan tentu memiliki cerita tersendiri, kamu dapat memanfaatkan hal tersebut untuk membuat tema foto.

Mulai dari robot, superhero, boneka, dan action figure, semua punya latar belakang kisah yang bisa diceritakan.

  1. Memanusiakan Mainan dengan Mengkombinasikan Elemen Kehidupan Sehari-hari

Atur gaya mainanmu sebagaimana kamu memotret manusia, sehingga foto akan lebih asyik dilihat dan semakin hidup.

Untuk posenya sendiri bisa ditentukan dengan bebas, jadi harus semenarik mungkin. Supaya tampak lebih nyata, kamu juga bisa menambahkan elemen-elemen di kehidupan sehari-hari. 

Misalnya pada saat ingin memunculkan efek alam yang eksotis, coba manfaatkan rumput di halaman rumah sewaktu terkena sinar matahari.

Atau kamu bisa menggabungkan beberapa mainan dalam satu frame dan buat seakan-akan mereka sedang berbincang-bincang.

Jika ditempatkan pada komposisi yang tepat, hasil jepretan kamera akan terlihat lebih nyata seolah memberikan ‘nyawa’ pada mainan. Teknik inilah yang dinamakan dengan memanusiakan mainan.

  1. Harus Menggunakan Spesifikasi Kamera yang Sesuai

Dalam memotret mainan, gunakan kamera dengan spesifikasi mendukung agar kualitasnya maksimal.

Sia-sia saja jika objek dan latar belakangnya bagus tapi kameranya masih belum mumpuni, hal ini bisa lho mempengaruhi teknik pengambilan gambar nanti.

Untungnya saat ini ada banyak kamera hp super canggih yang telah dilengkapi dengan lensa dual dan mode fotografi makro.

Sehingga kamu dapat menghasilkan kualitas gambar seperti mirrorless dan DSLR melalui kamera HP saja.

Saatnya Mencertitakan Mainan Melalui Foto

Untuk memperoleh hasil foto yang menarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjadikan mainan sebagai objek utamanya. Kamu bisa menyimak sejumlah point berikut dan coba mempraktekkannya.

  1. Perhatikan Pengaturan Kamera Yang Akan Digunakan

Sebenarnya antara memotret mainan dengan manusia itu tidak ada bedanya. Hanya saja dibutuhkan beberapa pengaturan yang pas supaya hasilnya lebih berkualitas.

Pertama, silahkan atur diafragma yang cukup agar kamu bisa mendapatkan bokeh serta foto close-up yang baik.

Lalu gunakan Iso yang dapat meminimalkan kemungkinan grain atau noise pada foto yang dihasilkan.

Sebaiknya kamu tidak memotret pada kondisi minim cahaya, dan gunakan tripod agar lebih mudah. Atur fokus kamera secara manual untuk mendapatkan detail yang bagus.

  1. Siapkan Peralatan yang Akan Membuat Toy Fotografi Semakin Keren

Kamu membutuhkan beberapa peralatan tambahan selain mainan yang menjadi objek potret.

Seperti tripod, kabel shutter release yang dapat memastikan tripod tidak bergoyang saat kamu memencet tombol shutternya, kemudian pencahayaan serta backdrop untuk menampilkan latar foto lebih baik.

  1. Menentukan Konsep Pengambilan Foto

Kamu perlu menyiapkan konsep matang untuk mendapatkan foto mainan yang menarik. Makanya itu butuh beberapa properti tambahan untuk membuatnya semakin meriah.

Supaya lebih memperkuat foto yang dibuat, tambahkan cerita yang bersifat sentimental seperti kisah persahabatan, hubungan asmara, dan sebagainya.

  1. Menggunakan Dasar Komposisi dari Rule of Thirds

Setelah menyiapkan pengaturan kamera, konsep, dan peralatan tambahan, kini saatnya kamu memperhatikan komposisi pengambilan foto dengan prinsip rule of thirds.

Caranya mudah kok, kamu hanya perlu mengaktifkan garis bantu pada kamera. Kemudian letakkan objek pada perpotongan garis horizontal dan vertikal supaya tampilan foto lebih dramatis.

Demikian informasi tentang toygraphy dan hal unik terkait dengan genre fotografi tersebut. Bagaimana, sudah siap menghasilkan foto mainan yang lebih baik lagi?

1637809467 LMqn9WyiH4rRRXbPuXboe1tYL1EqK5ei
Temukan artikel menarik lainnya di topik: jadi kreatif