Penulis: Dandun Kusuma

Bapak Sejarah Dunia: Riwayat Herodotus dan Karyanya The Histories

Seluruh hidup Herodotus dihabiskan untuk karyanya, The Histories, yang ditulis antara tahun 426 AD dan 415 AD.

the Monkey Times – Bapak sejarah dunia adalah Herodotus yang terkenal melalui salah satu karyanya, the Histories.

The Histories

Sejak awal adanya The Histories di era abad kelima, sekitar 415 AD yang merupakan karya satu-satunya mengapa Herodotus kemudian menjadi orang yang terpenting dalam menyikapi fakta ilmiah berdasarkan sebuah ilmu kesejarahan secara sistematis. 

Karya tersebut merupakan sebuah telaah penting sejarah dalam catatan panjang mengenai perang Yunani dengan Persia yang dinamai kemudian ”The Histories”

Dalam terminologi bahasa Yunani, “historie” artinya penyelidikan. 

Berbagai catatan- catatan yang dilakukan orang sebelum muncul Herodotus  belum pernah melakukan sistem dengan penyelidikan sistematis dan menyeluruh tentang masa lalu ataupun bagaimana penjelasan terkait dengan hukum kausalitas sebab akibat dalam hal ini dari peristiwa perang Yunani dengan Persia. 

Bagi para pengikutnya baik dari kaum intelektual, politik, seni dan sebagainya yang sudah sekitar 2500 tahun mengikuti jejak analisis sejarah yang bagi kita rekaman dan analisis peristiwa sejarah adalah logis dan semua memang terjadi dalam hidup kita.

Selain sangat objektif karyanya, Ia pun disegani dan dihormati orang karena kejujurannya saat dia menjelaskan dalam tulisannya bahwa dia tidak yakin dengan kebenaran peristiwa dan adegan yang seharusnya terjadi tetapi hanya menuliskan apa yang dia kumpulkan dari banyak perjalan melalui dunia Yunani. 

Tujuan utamanya adalah untuk menjelaskan secara runtut kemenangan Yunani yang tidak mungkin melawan tentara Persia yang jauh lebih kuat yang menghancurkan dunia Yunani. 

Herodotus dan Halicarnassus

Seorang putra Yunani dari kota Halicarnassus di Ionia pusat perdagangan yang ramai di pantai barat daya Asia Kecil (sekarang Bodrum di Turki) yang lahir kurang lebih tahun 485 AD. 

Ia dilahirkan dari rahim keluarga pedagang Yunani – Caria yang cukup kaya. Sebagian besar biografinya tidak pasti dan hanya mengumpulkan karya-karyanya sendiri dan catatan perjalanannya. 

Diyakini bahwa dia diasingkan dari Halicarnassus oleh tiran Lygdamus sewaktu Halicarnassus menjadi provinsi Kerajaan Persia, karena keluarganya menentang aturan Lygdamus dan tinggal di Samos sampai dia kembali untuk membantu menyingkirkan musuhnya. Dia menghabiskan waktu di Athena dan bahkan bergabung dengan koloni Thurii. 

Dari perjalanannya dia hampir mengunjungi semua pulau di kepulauan Yunani, Siprus, Rhodes, Delos, Samothrace, Kreta, Paros, Thasos, Cyntera, Aegina dan Samos. Dia dimakamkan di Thurii atau di Pella, yang berada di wilayah Makedonia.

Dalam perjalanannya dia mengumpulkan catatan – catatan dengan metode yang ia sebut “otopsi” atau “pertanyaan pribadi”. Dia mendengarkan segala mitos dan legenda, mencatat keberadaan sejarah lisan maupun tulisan tentang tempat dan beberapa yang Ia lihat dan temui.

Seluruh hidup Herodotus dihabiskan untuk melahirkan The Histories yang ditulis antara tahun 426 AD dan 415 AD dengan tujuan menjelaskan peristiwa perang Persia dan Yunani yang berlangsung antara tahun 499 – 449 AD. 

Dari karya itulah manusia modern melalui perjalanan riset akademik mereka mendapatkan arti kata “sejarah”. 

Penyelidikan Herodotus dari Halicarnassus bertujuan agar manusia tidak terhapus oleh waktu dan dikenang sepanjang waktu serta secara eksplisit sebagai upaya untuk menjelaskan konflik, penyebab mereka berkelahi satu sama lain di antara kekaisaran Yunani – Persia. Tujuannya menjelaskan kepada Dunia sudut pandang tentang kekaisaran Persia.

Karya terbaiknya dibagi menjadi 9 buku dan masing masing diberi nama untuk inspirasi narasi. 

Cloi merupakan bagian yang pertama dan menjadikan inspirasi bagi para sejarawan. Herodotus mempertahankan perspektif objektif yang sangat unik selama menceritakan kembali. 

Dalam enam buku pertama Ia menceritakan pertumbuhan Kekaisaran Persia, termasuk jatuhnya raja Lydia Croesus di tangan Cyrus pendiri Kekaisaran Persia. 

Di bagian tiga yang terakhir, objeknya adalah tentang balas dendam penguasa Persia Xerxes yang ingin membalas kekalahan Persia di pertempuran Marathon (Battle of Marathon) dan akhirnya mencaplok Yunani kedalam kerajaan nya dengan sedikit keberhasilan.

Meskipun kisahnya tidaklah semua bisa di faktualkan secara historis. Namun Ia memberi pandangan bagi pembaca tentang situasi sejarah waktu itu. 

Herodotus dan rekan penulisnya secara arkeologi mampu dengan mengklasifikasikan dan memahami temuan dan situs – situs penggalian sejarah.

Sehingga banyak yang berhutang tidak hanya kisah tentang Herodotus sendiri tentang Yunani di akhir abad 5, namun juga warisan kaya yang Ia berikan di masa depan bagi penelusuran jejak – jejak kesejarahan.

Pernyataan pembukaan di dalam bukunya, Herodotus dari Halicarnassus disini menunjukkan pertanyaannya, sehingga pencapaian manusia tidak akan terlupakan pada waktunya dan perbuatan besar dan menakjubkan – beberapa ditampilkan oleh Kekaisaran Yunani, beberapa oleh orang Barbar – mungkin tidak tanpa kemuliaan mereka. 

Kontroversial 

Dari penyelidikan kritis perintis sejarah ke masa lalu, Herodotus dinobatkan lah sebagai “ Bapak Sejarah “ oleh Cicero. 

amun kecintaannya pada cerita dan dongeng, yang sudah terkenal pada zaman kuno, Plutarch sebaliknya menyebutnya sebagai “ Bapak Kebohongan “. Kebanyakan cerita tidak memiliki hubungan yang jelas dengan cerita utama. 

Mereka tampaknya periferal, jika tidak sepenuhnya tidak berhubungan, dengan kisah Perang Persia dan prasejarah mereka. 

Banyak karakter yang hanya muncul sekali, tidak pernah terlihat lagi. Bagi pembaca yang terbiasa dengan karakter yang stabil dan plot yang lugas dengan alur awal, tengah, dan akhir yang jelas

Histories karya Herodotus dibaca seperti penyimpangan dari penyimpangan dari penyimpangan.

Namun begitu seseorang berhenti sejenak dan menghargai cerita apa adanya, orang tidak bisa kalau tidak mengagumi peristiwa yang diceritakan oleh Herodotus. Ada percakapan antara Raja Croesus dari Lydia dan negarawan Athena, pembaharu dan penyair Solon, tentang hakikat kebahagiaan sebenarnya. 

Pesan moralnya adalah singkatnya jangan menyebut siapapun bahagia sampai dia mati. Raja yang sama itu berkonsultasi dengan orakel Delphi dan belajar dengan gembira bahwa dia akan menjatuhkan sebuah kerajaan besar. 

Yakin akan sebuah kemenangan, dia mengobarkan semangat perang melawan Persia, seperti yang diramalkan orakel Delphic, Croesus akhirnya menghancurkan sebuah kerajaan – miliknya sendiri. 

Kecerdasan Herodotus muncul paling jelas ketika dipertimbangkan dalam kaitannya dengan Hormer, yang telah menetapkan tolok ukur dan menyediakan semua penulis untuk diikuti dengan model ketika membicarakan masa lampau.

Herodotus menggabungkan dua tema utama epik Homer – perjalanan – peperangan menjadi satu kesatuan. 

Perjalanan dan wawasan yang mereka hasilkan adalah tema yang dominan di bagian – bagian etnografis dari Histories seperti halnya ekspansi, peperangan dan konflik pada bagian – bagian sejarah. 

Herodotus menggunakan ekspansi bertahap dari Kekaisaran Persia untuk mempelajari secara mendalam budaya mereka yang berada di bawah naungan atau pengaruhnya pada abad sebelum perang. Dalam catatannya , sejarah dan budaya saling mempengaruhi.

Selain itu, Herodotus juga sering menemukan jawaban atas pertanyaan – pertanyaan ini dengan melihat asal – usul dan permulaannya. 

Dia membawa konflik antara Yunani dengan Barbar kembali ke akarnya di zaman mitos.

Senada dengan hal tersebut ia menyelidiki sumber sungai Nil dan menelusuri nama – nama 12 Olympians Dewa utama dari jajaran Yunani kembali ke asal mereka di Mesir Kuno.

Photo of author
Hanebu sauyun, digelar digulung. Penulis konten asal Jogja. Menyukai hal-hal berbau budaya dan sejarah.

Berita Terkini:

Promo Shopee Cashback
Shopee Berikan Cashback Rp 75,000 untuk Pengguna Baru
Bagi bagi ikan nelayan
Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Bagikan Ikan Gratis Sebanyak Satu Ton
BMW iX5 Hydrogen
BMW Mulai Memproduksi Fuel Cell Untuk Model iX5 Hidrogen
jenis power steering
Dua Jenis Power Steering yang Bikin Hidup Pengendara jadi Lebih Mudah

Artikel Terkait:

kh hasyim asyari
KH Hasyim Asyari: Riwayat Kiai Pendiri Nahdlatul Ulama
Biografi Tuanku Imam Bonjol
Biografi Tuanku Imam Bonjol, Tokoh Penuh Teladan
apa yang bisa kita teladani dari perjuangan jendral sudirman
Hidup Mati Sudirman di Medan Perang Kemerdekaan
bapak sejarah dunia adalah
Bapak Sejarah Dunia: Riwayat Herodotus dan Karyanya The Histories
Profil Belva Devara
Belajar dari Belva Devara, Pendiri Ruangguru yang Sukses di Usia Muda
Pahlawan wanita Indonesia
Kamu Harus Tahu Inilah 6 Pahlawan Wanita Indonesia yang Bisa Jadi Teladan

Favicon tmtimes new

the Monkey Times

Kontak
Kontribusi
Kirim Surat

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia