Tips Cerdas Investasi Reksa Dana yang Aman Bagi Milenial

Investasi reksadana termasuk mudah dilakukan siapapun karena bisa dimulai dengan modal kecil.


Untitled design

Oleh: Ika Umi Hayati

Diterbitkan:

the Monkey TimesPandemi Covid-19 mengajarkan kita untuk bijak dalam mengelola keuangan. Kita semua tahu bahwa saat ini ada banyak orang yang finansialnya terguncang akibat dampak pandemi yang tak berkesudahan.

Ini merupakan moment menantang bagi kita semua supaya dapat mempertahankan keuangan dengan baik stabil. Pertanyaannya adalah bagaimana cara melakukannya? Salah satunya adalah berinvestasi.

Investasi merupakan suatu kegiatan penanaman modal baik aset maupun uang dengan harapan kita akan memperoleh keuntungan yang lebih besar di masa depan.

Pilihan investasi ada banyak, lengkap dengan keuntungan dan risiko dibaliknya. Nah, ada satu nih investasi yang populer di kalangan milenial, yakni reksa dana.

Investasi reksadana termasuk mudah dilakukan siapapun karena bisa dimulai dengan modal kecil. Selain itu, risiko investasi ini cukup kecil, aman, dan dilakukan oleh manajer investasi yang sudah mendapat izin OJK.

Jika Anda tertarik dan ingin memulai investasi ini, perlu untuk memperhatikan beberapa hal. Berikut kami ada beberapa tips cerdas investasi reksa dana yang aman bagi generasi milenial. Silahkan disimak dengan seksama.

Lakukan Tips Ini Supaya Untung Investasi Reksa Dana

Sosialisasi dan edukasi mengenai investasi reksadana sangat penting untuk terus dilakukan, terutama bagi kalangan milenial supaya tidak terjebak investasi ilegal.

Di Indonesia sendiri, cukup banyak manajer investasi yang dapat dipercaya dan terbukti aman karena sudah mendapat izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal yang perlu diketahui generasi milenial adalah mereka harus bijak berinvestasi jika benar-benar ingin mendapat keuntungan. Untuk itu ada beberapa hal yang harus dilakukan, berikut di antaranya.

  1. Cari Tahu dan Pelajari Terlebih Dahulu

Membaca dan belajar merupakan hal awal untuk berinvestasi. Anda harus memulainya dengan memahami literasi keuangan, dilanjutkan dengan memahami kebutuhan, baru dikaitkan dengan keinginan. 

Setelah ketiga hal tersebut dipahami, maka hal terakhir yang harus dilakukan adalah eksekusi. Cari tahu dan pelajari terlebih dahulu latar belakang tempat yang ingin Anda investasikan.

Seperti saat Anda memilih reksa dana, cari tahu lebih lanjut apa itu reksa dana, pahami cara kerjanya, kelebihan dan kekurangan yang ada.

Investasi itu bukan perkara menanamkan modal dan Anda langsung dapat untung, tapi lebih kompleks dari itu.

Perlu diketahui, Reksadana dapat memberikan return yang cukup besar karena punya cakupan wilayah yang sangat luas. Galilah informasi dengan baik supaya Anda mengambil keputusan di masa mendatang.

  1. Menetapkan Tujuan
Baca Juga:  Aplikasi Pegadaian Digital: Cara Buka Rekening Tabungan Emas Baru

Anda harus memahami tujuan investasi dan kenapa memilih menggunakan reksa dana.

Lakukan hal ini setelah Anda mempelajari tentang instrumen investasi tersebut. Adapun beberapa hal yang harus ditentukan adalah jumlah investasi yang akan ditanam dan berapa lama durasinya.

Setelah menentukan itu semua, maka jalan Anda akan lebih terarah. Anda juga bisa mengetahui kebutuhan dan cara mencapainya.

Perlu diketahui, sifat reksa dana ini sangat luas sehingga Anda harus mempersempit ruang lingkup agar lebih jelas dan fokus saat melakukannya.

  1. Pahami Jenis-jenis Reksa Dana

Kenali jenis reksa dana dan pilih yang paling sesuai kebutuhan. Setidaknya saat ini ada empat jenis reksa dana yang bisa dipertimbangkan ketika Anda ingin berinvestasi.

  • Pasar uang, dimana seluruh uang akan ditempatkan pada obligasi, sertifikat Bank Indonesia, serta deposito. Jenis reksa dana ini cenderung lebih aman, jatuh temponya kurang dari setahun.
  • Pendapatan tetap, dimana dana Anda akan lebih banyak dialokasikan ke obligasi. Keuntungannya lebih tinggi dari pasar uang.
  • Campuran, merupakan gabungan dari kedua reksa dana sebelumnya. Jenis ini sangat berisiko, tapi itu sebanding dengan keuntungan besar yang dijanjikan.
  • Index, mirip dengan saham dan bisa diperjualbelikan di bursa ETF (Exchange Traded Fund).
  • Proteksi, biasa disebut juga dengan pendapatan tetap. Pada reksa dana ini, dana yang Anda investasikan akan dialokasikan ke obligasi yang bisa memberikan perlindungan sesuai namanya. Tentu resikonya lebih kecil daripada campuran dan index.
  1. Mengetahui Langkah-langkah Investasi Reksa Dana

Jika sudah yakin untuk berinvestasi di reksadana, maka Anda harus menentukan jenis investasi yang sesuai dengan keuangan.

Semakin tinggi keuntungan yang dihasilkan, maka semakin besar pula risiko yang harus dihadapi.

Ini berlaku untuk sebaliknya, maka dari itu keberanian dan keputusan Anda akan berakhir dengan kehancuran atau kesuksesan.

Setelah itu, silahkan pilih produk reksadana dengan memperhatikan rekam jejak 3 tahun terakhir apakah selalu menghasilkan keuntungan atau tidak.

Anda juga harus mengetahui tanggapan nasabahnya, apakah mengecewakan atau memuaskan. 

Ini dapat dijadikan acuan ketika Anda merasa bingung untuk memilih, terutama untuk calon investor yang baru belajar.  Kini reksa dana bisa dilakukan secara online.

Apakah Anda Siap Memulai Investasi Reksa Dana?

Dengan memahami instrumen investasi yang diinginkan, maka lebih mudah untuk Anda menentukan pilihan.

Baik itu pemula atau profesional sekalipun, harus tetap percaya diri dan tidak perlu ragu untuk memulai investasi.

Baca Juga:  10 Manfaat Jalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh, Jangan Anggap Sepele

Setelah memahami tips cerdas investasi reksa  dana di atas, kami harap Anda dapat memantapkan langkah dan meraup banyak keuntungan. Jadilah investor cerdas!

Temukan artikel menarik lainnya di topik: Investasi reksa dana, Tips cerdas investasi

Atau baca artikel lain yang ditulis: Ika Umi Hayati



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial