Tanpa Ronaldo, Juventus Kalahkan Monza 1-2

Hasil pertandingan pra musim antara Monza vs Juventus semalam berakhir dengan skor 1-2


juventus menang

Juventus menang tipis 1-2 atas Monza di laga persahabatan kemarin malam. (Foto: Twitter/Juventus)


Oleh: Ika Umi Hayati

Diterbitkan:

the Monkey Times – Raksasa tim dari serie A berhasil mendapatkan kemenangan dengan angka tipis, walaupun tidak ada Cristiano Ronaldo.

Bertanding di Stadion Brianteo yang merupakan kandang A.C Monza, nyatanya membuat Juventus masih tertatih untuk bisa mendapatkan kemenangan semalam. 

Dua gol Juventus dihasilkan oleh Filippo Ranocchia serta Dejan Kulusevski, sedangkan gol dari Monza merupakan hasil dari kaki Marco D’Alessandro.

Jalannya pertandingan ini sendiri terbilang alot bagi Juve. Walaupun berhasil membobol gawang Monza sebanyak 2 kali, tapi secara keseluruhan Juve harus benar-benar berjuang keras menembus bentang tim lawannya itu. 

Pertandingan pra musim ini adalah laga kedua yang dijalankan oleh Juventus. Sebelumnya skuad asuhan Massimiliano Allegri berhasil menang atas Cesena.

Sedangkan pertandingan pra musim yang ketiga, Juventus akan menghadapi tim raksasa Spanyol, Barcelona, pada 9 Agustus 2021. 

Rangkuman Pertandingan Monza VS Juventus 

Berhasil mendapatkan kemenangan, tapi Allegri harus benar-benar memutar otak dalam menyusun pemain. Gelombang Covid-19 yang melanda tim utama menyebabkan Cristiano Ronaldo hingga Paulo Dybala tidak bisa ikut bermain.

Hal ini membuat Allegri mengeluarkan beberapa pemain muda, walaupun masih ada beberapa nama top yang diturunkan. 

Terbukti, Juventus berhasil unggul di menit ke 12 setelah Matias Soule Malvano menghasilkan assist yang disambut oleh Filippo Ranocchia dan akhirnya menembus gawang Monza.

Hingga babak pertama berakhir, Monza tidak bisa mengoyak duet solid antara De Light dan Demiral. Sehingga skor tetap 1-0 untuk Juventus. 

Ketika babak kedua dimulai, Allegri mengubah beberapa taktik dengan mengganti beberapa pemain. Akhirnya pada menit ke 53, Juventus mendapatkan gol kedua dari tendangan Dejan Kulusevski.

Sangat menarik, ketika Allegri akhirnya menarik keluar Kulusevski pada menit ke-68. Pergantian pemain yang dilakukan Juventus sepertinya memberikan buah manis untuk Monza. 

Kesempatan akhirnya datang pada menit ke 87, di mana Marco D’Alessandro berhasil menyarangkan gol ke gawang Juve dan menjadi gol penutup dalam laga tersebut. Monza pun harus menerima kekalahan dari Juventus dengan skor tipis yaitu 2-1. 

Biografi Singkat Filippo Ranocchia

Pemain yang baru berumur 20 tahun dan berhasil bergabung di Juve pada tahun 2018 ini memang sangat menarik perhatian. Pertandingan dengan Monza di laga pra musim membuktikan bahwa ia memiliki masa depan cerah bersama klub barunya itu. 

Lahir di Perugia 20 tahun silam, Filippo Ranocchia mendapatkan julukan sebagai pengganti Manuel Locatelli. Sebelumnya dia bergabung dengan tim U-23 di Juventus, dan berhasil masuk ke tim senior pada musim 2019.

Baca Juga:  Serie A Matchday 19: Inter gagal Memanfaatkan Terpelesetnya Milan

Di bawah asuhan tim U-23 Juve, terbukti bahwa Ranocchia mampu disejajarkan dengan kemampuan para seniornya di skuad utama. 

Memiliki posisi sebagai gelandang pengatur, Filippo Ranocchia dibekali dengan bakat dan teknik yang dibutuhkan Allegri. Fisiknya pun mendukung untuk menghasilkan tendangan bebas dan tendangan sudut yang akurat.

Maka tidak heran jika ia disejajarkan dengan nama besar Manuel Locatelli. Hebatnya lagi, Ranocchia bisa bermain dengan berbagai posisi. 

Bakat inilah yang tidak ingin disia-siakan oleh Juve dengan memberikan menit yang cukup agar Ranocchia dapat berkembang dan menjadi pemain hebat. 

Biografi Singkat Marco D’Alessandro

Bagi penggemar serie A Italia, mungkin nama Marco D’Alessandro tidaklah asing. Pemain sepak bola yang lahir pada 17 Februari 1991 ini telah malang melintang di Seri A dan Seri B Copa Italia.

Pernah bergabung dengan tim junior Lazio dan Roma membuat nama Marco D’Alessandro semakin dilirik klub besar. 

Tidak banyak yang mengetahui bahwa Marco D’Alessandro adalah pemain dari Atalanta.

Hal ini sendiri karena ia sering menjadi pemain pinjaman mulai dari Cesena dan sekarang di AC Monza. Posisi yang selalu dimainkan oleh Marco D’Alessandro adalah gelandang. 

Pertandingan dengan Juventus pada pra musim ini memang memberikan kesempatan D’Alessandro untuk menunjukan teknik permainan.

Terbukti ia berhasil mengoyak pertahanan Juventus, walau belum bisa memberikan kemenangan ada Monza. Pemain asal Italia ini juga dikenal dengan tekniknya yang tidak main-main. 

Tentu saja ini adalah hasil dari karirnya dari tim junior hingga menjadi salah satu Tim Nasional Italia dari U16 hingga U21.

Jika melihat perjalanan dari Marco D’Alessandro, tidak heran bahwa pengalamannya dalam dunia sepak bola mampu membuat dirinya menjadi pemain handal. 

Kedua pemain tersebut adalah yang paling disorot dalam pertandingan AC Monza dengan Juventus, terlebih lagi keduanya berhasil mencetak gol.

Walaupun masih ada pemain lain yang juga bersinar, tapi tidak dapat disangkal bahwa keduanya adalah penentu skor yang didapatkan dari masing-masing tim. 

Pertandingan antar Monza vs Juventus semalam merupakan permainan yang apik. Dengan gol-gol indah yang dihasilkan dari masing-masing tim membuat pertandingan tersebut menjadi semakin menarik.

Walaupun Monza tidak mencetak kemenangan, tapi ada pertandingan lain yang akan dihadapi yaitu melawan Cittadella. Sedangkan Juventus harus menghadapi Barcelona di pertandingan selanjutnya. 

Temukan artikel menarik lainnya di topik: hasil pertandingan ujicoba, Juventus, kabar sepakbola

Atau baca artikel lain yang ditulis: Ika Umi Hayati



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial