Penulis: Anggie Warsito

Tempat Makan Enak di Jakarta, Anyone?

Dimana tempat makan enak di Jakarta? Sebuah buku panduan berjudul Top Tables akan menunjukkan jawabannya ke kamu.


Featured image diambil dari akun Instagram @kevindrasoemantri


Dimana tempat makan enak di Jakarta? Sebuah buku panduan berjudul Top Tables akan menunjukkan jawabannya ke kamu.

Saya mengenal sosok Kevindra Soemantri lewat kompetisi Masterchef Indonesia season pertama. Saat itu, dia dikenal sebagai peserta Masterchef paling muda. Usianya saat itu baru 18 tahun.

Di Masterchef Indonesia, perjalanan Kevin hanya sampai lima besar semata. Walau begitu, pencapaian tersebut diapresiasi dengan baik oleh semua juri, khususnya chef Marinka.

Selepas dari Masterchef, saya tidak terlalu mengikuti ke mana arah karier Kevin. Dan di pertengahan tahun 2019, saya pun akhirnya tahu ke mana Kevin melanjutkan kariernya.

Lewat sebuah artikel terbitan Crafters, saya mengetahui bahwa Kevin ternyata tengah menggeluti karier sebagai food journalist. Sebuah pilihan karier yang cukup berbeda, bila dibandingkan dengan jebolan Masterchef lainnya.

Bagaimana tidak, di saat jebolan Masterchef lain memilih membuka restoran, Kevin justru mengambil jalur karier yang berbeda dan tergolong jarang ditempuh oleh mereka, baik lulusan kompetisi masak atau seorang chef profesional.

Sebagai seorang food journalist, Kevin sudah menghasilkan sejumlah karya. Mulai dari artikel di berbagai media, hingga buku yang dia tulis sendiri atau hasil kolaborasi dengan penulis lain.

Salah satu karya jurnalistiknya adalah “Top Tables: A Food Travellers Companion” (selanjutnya akan saya singkat dengan sebutan Top Tables).

Berkolaborasi dengan Natasha Lucas

Top Tables merupakan buku yang berisi sejumlah rekomendasi tempat makan di Jakarta. Dalam wawancaranya dengan Crafters, Kevin menuturkan kalau buku yang dirilis pada 2018 ini dibuat sebagai city guide untuk food enthusiast di Jakarta.

Dalam proses pembuatannya, Kevin tidaklah sendirian. Dia berkolaborasi dengan food writer bernama Natasha Lucas. Natasha membantu penyusunan buku ini dalam sejumlah aspek. Mulai dari penulisan, foto, hingga pembuatan cover food.

Kerjasama Kevin dan Natasha sendiri bukanlah hal yang pertama. Sebelumnya, Kevin sudah pernah bekerja dengan Natasha pada 2016.

Saat itu, keduanya bekerja sama untuk pembuatan buku dengan judul serupa (Top Tables). Hanya saja, buku yang saat itu mereka buat konsepnya lebih mengarah ke dining guide.

Berisi Rekomendasi dari Berbagai Narasumber

Semua rekomendasi yang ada di Top Tables bukanlah hasil liputan Kevin ataupun Natasha. Ini membuat Top Tables menjadi sebuah buku referensi tempat makan yang beda dari yang lain.

Adapun sejumlah rekomendasi dalam buku tersebut berasal dari semua narasumber yang diwawancarai Kevin dan Natasha. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari praktisi kuliner hingga selebriti.

Tiap narasumber tersebut nantinya akan memberikan setidaknya tiga tempat makan di Jakarta yang recommended untuk dikunjungi. Chef Marinka adalah salah satu contoh narasumber yang ada di dalam Top Tables.

Chef bernama asli Rinrin Marinka itu memberikan tiga tempat makan di Jakarta Selatan yang cocok dijadikan tempat ngeteh ataupun ngopi.

Selain itu, chef yang pernah menjadi jurinya Kevin di MasterChef tersebut juga memberikan satu tempat ngopi dan ngeteh yang recommended di Jakarta Pusat.

Mulai dari Jakarta Pusat hingga Jakarta Timur

Secara keseluruhan, Top Tables berisi lima bab yang masing-masing merupakan nama bagian Jakarta. Dimulai dari Jakarta Pusat, hingga Jakarta Timur.

Tiap bab berisi rekomendasi nama tempat makan dari para narasumber, beserta foto narasumber dan foto yang menggambarkan tempat tersebut.

Semua bab pada buku ini juga dilengkapi pengantar yang ditulis sendiri oleh Kevin (kecuali bab Jakarta Timur). Lewat pengantar tersebut, kamu bakal mengetahui sejarah singkat dan perkembangan kuliner di tiap bagian Jakarta.

Keseluruhan isi buku ini ditulis dalam bahasa Inggris. Jangan khawatir kamu kesusahan memahami isi buku ini. Sebab, bahasa Inggris yang dipakai masih tergolong mudah dipahami.

Buku ini tak hanya cocok untuk para food enthusiast di Jakarta. Kamu yang berada di luar Jakarta pun juga layak membaca buku ini.

Siapa tahu, kamu nanti hendak berwisata kuliner di Jakarta dan butuh sejumlah rekomendasi tempat makan yang tak mengecewakan.

Baca Juga:

    Artikel Terkait:

    sampul novel kata

    Novel Populer ‘KATA’ Diadaptasi ke Layar Lebar

    sampul the other side

    ‘The Other Side’: Novel Wattpad Laris ini Diadaptasi jadi Film

    novel the name of the game

    Review novel the Name of the Game

    Ilustrasi jurnalisme musik.

    Jurnalisme Musik dan Hal-Hal Terkait Dengannya

    Tempat Makan Enak di Jakarta, Anyone?

    Sampul depan para Bajingan yang Menyenangkan.

    Resensi Buku: Para Bajingan yang Menyenangkan