Tata Cara Hidup di Korea Selatan yang Sering Bikin Salah Paham

Kebiasaan orang lain bukan kebiasaan kita. Udah gitu aja.


Tata Cara Hidup di Korea Selatan

Ilustrasi kehidupan di Korea Selatan (Foto: miz306/Pixabay)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Terkadang mempelajari kebiasaan masyarakat di negara lain sangat menarik. Aku tertarik untuk membahas kebiasaan masyarakat dari Korea Selatan. Dengan Kpop dan Kdrama sudah mendunia, ada beberapa budaya yang sangat seru untuk dibahas. 

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

Aku sendiri sudah menyadari beberapa kebiasaan masyarakat korea dari Kdrama dan juga acara-acara variety shownya. Ada beberapa hal yang sering terlihat dan membuatku menyadari bahwa tindakan yang mereka lakukan tersebut adalah hal biasa. Misalnya seperti contoh-contoh berikut ini:

Skinship Sesama Jenis Adalah Wajar 

Skinship atau sentuhan biasanya dilakukan dengan lawan jenis dan orang yang dicintai . Kalau pun saling berpelukan karena sudah lama tidak bertemu atau mereka adalah anggota keluarga. Hal ini berbeda dengan masyarakat Korea Selatan. 

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

Walau pasangan kekasih saling bersentuhan manja, tapi mereka juga melakukan hal tersebut dengan teman. Bahkan sesama perempuan bergandengan tangan di jalan juga sudah biasa. Para pria berangkulan juga bukan tindakan yang aneh di sana. 

Nah, aku melihat kebiasaan yang satu ini dari interaksi yang dilakukan para idol Korea Selatan. Pertama, sih bingung kenapa mereka bersentuhan intim sesama member. Ternyata hal itu sudah terbilang sangat biasa. 

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

Bagi mereka bergandengan tangan atau merangkul teman dengan sesama jenis merupakan cara mereka untuk menunjukan kedekatan pertemanan. Kalau yang tidak mengerti, pasti akan mengira bahwa mereka adalah sepasang kekasih. Padahal bukan. 

Make Up Digunakan Baik Pria dan Wanita

Bagi penggemar Kpop dan Kdrama pasti menyadari bahwa artis pria dan wanita sama-sama menggunakan make up. Tapi, kalau untuk keperluan entertainment, sih wajar. Di negara lain juga pasti menggunakannya walau natural. 

Namun, bagi masyarakat Korea Selatan menggunakan make up dalam kehidupan sehari-hari adalah hal biasa. Bahkan para pria juga memakainya saat sedang nongkrong bersama teman. Bagi mereka, menggunakan make up adalah cara agar bisa lebih percaya diri. 

Sehingga, tidak usah bingung ketika kamu liburan di Korea Selatan, bertemu pria yang berdandan. Karena itu adalah hal biasa. Bahkan beberapa pria dan wanita di sana benar-benar memperhatikan kondisi kulit. Gak heran, pria dan wanita di Korea Selatan punya kulit glowing dan bening. 

Usia Berperan Penting dalam Sosialisasi 

Di Indonesia juga sebenarnya kalau bicara dengan yang lebih tua harus sopan. Tapi, di Korea Selatan sangat berbeda. Ada dua kategori bahasa yang digunakan, yaitu jondaemal (bahasa formal) dan banmal (bahasa non formal). Bagi masyarakat Korea Selatan, berbicara dengan orang yang umurnya lebih tua harus menggunakan bahasa formal. Walau cuma jarak umurnya hanyalah 1 tahun.

Tapi, ternyata jika mereka baru kenal dengan orang baru baik itu yang lebih tua, seumuran atau lebih muda juga menggunakan bahasa formal. Aturan ini sangat mereka patuhi, jadi jangan heran jika kamu punya kenalan orang Korea Selatan dan mereka bertanya umurmu. Karena bagi mereka ini penting agar bisa berbicara dengan leluasa. 

Namun, jika sudah kenal dekat biasanya tidak aturan bahasa ini akan mereka tinggalkan. Dengan catatan, sudah ada kesepakatan dari masing-masing individu. Jadi, tidak bisa seenaknya juga menggunakan bahasa non formal. 

Makan Dari Satu Wadah dengan Sendok Berbeda 

Ketika kamu nonton Kdrama, pasti akan menyadari kebiasaan mereka yang satu ini. Di Korea Selatan, makan dari wadah atau panci secara langsung adalah hal yang biasa. Kalau di Indonesia kita diajarkan untuk memindahkannya ke piring terlebih dahulu pakai sendok sayur. 

Kalau di sana, tidak selalu dilakukan. Biasanya mereka akan menyajikan makanan dalam satu wadah yang sama dan langsung mengambilnya menggunakan sendok atau sumpit masing-masing. Nah, kebiasaan ini sendiri juga sering disalah artikan. Apalagi jika kamu adalah orang yang jijikan, pasti melihat ini pertama kali akan bingung. 

Anak Sekolah di Korea Selatan Jarang Ada Waktu Bermain 

Kamu tahu, remaja di Korea Selatan jarang sekali ada waktu untuk bermain? Kalau di Indonesia, pulang sekolah masih bisa nongkrong di kantin atau pun di mall. Di Korea Selatan, anak sekolah jarang bisa bermain. Kenapa? Karena sepulang sekolah mereka masih harus ikut kegiatan ekskul dan hagwon (akademi les). 

Jadi, jangan heran kalau anak-anak di Korea Selatan selalu pulang malam. Bahkan ada yang bisa sampai rumah pada pukul 11 atau 12 malam waktu Korea Selatan. 

Kamu pasti bertanya-tanya, mengapa anak-anak di sana mau belajar hingga tengah malam. Hal ini karena tingkat persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sangatlah tinggi. Bagi orang tua di Korea Selatan, pendidikan adalah salah satu faktor penting kesuksesan untuk sang anak.

Makanya, anak-anak di sana lebih memilih belajar daripada bermain.Terkesan berat, tapi mereka masih curi-curi waktu untuk bisa berkumpul dengan teman. Walau hanya sekedar makan camilan di warung street food

Menikmati Minuman Beralkohol Ketika Masuk Usia Dewasa 

Di Korea Selatan, usia dewasa yang ditetapkan adalah 20 tahun (19 tahun usia internasional). Ketika seorang anak sudah masuk usai tersebut, maka akan disambut dengan menikmati minuman beralkohol bersama keluarga. 

Orang Korea Selatan sudah terkenal akan kegemaran minum minuman beralkohol. Bahkan di sana, minuman-minuman ini dijual bebas termasuk di mini market. Mereka pun juga sering menikmati makanan dengan bir atau soju (minuman keras khas Korea Selatan dan terbuat dari beras). Jadi, jangan heran jika kamu sering melihat masyarakat Korea Selatan minum minuman keras di tempat umum. 

Itulah beberapa kebiasaan yang aku rangkum dari seringnya melihat drakor dan acara-acara di negara tersebut. Jika kamu ada kesempatan untuk ke Korea Selatan, jangan kaget dengan kebiasaan-kebiasaan tersebut, ya. 

Artikel ini diperbarui pada:
Temukan artikel menarik lainnya di topik: Pengetahuan sehari-hari

Bagikan artikel ini