Surat untuk Nada, Temanku di Taman Kanak Kanak

Hai Nad, apa kabar? Lama rasanya nggak ketemu kamu. padahal dulu ketika kita kecil rasanya bisa setiap hari bertemu.


teman-kecil

Ilustrasi teman-teman masa kecil. (Foto: the Monkey Times)

Oleh: Pak Pos
Diterbitkan:

the Monkey Times – Sampai hari minggu pun kita menyempatkan diri untuk bermain meskipun setiap hari telah bertemu di Taman Kanak Kanak. Surat ini sekalian aku sekaligus untuk memberikan undangan. Aku bulan depan menikah Nad, hahaha.

Nggak kerasa, rasanya kita kenal udah dari umur 3 tahun nggak sih? Hahaha. Walaupun kita hanya satu kelas selama dua tahun saja, tapi rasanya kita udah deket banget ya Nad.

Kenapa coba dulu kita nggak sekolah di SD yang sama, pastinya nanti kita bisa satu SMP, satu SMA bahkan satu kampus hahaha. Pasti menyenangkan sekali bisa bersekolah yang sama dengan kamu.

Oh iya, kemarin aku sempat lewat rumahmu yang dulu. Masih tetap seperti dulu ya Nad. Jadi ingat banyak kenangan disana.

Aku inget banget setiap pulang sekolah, aku tidak langsung pulang ke rumah, melainkan malah main ke tempatmu dulu. Aku main ke rumahmu sampai sore hingga mamaku pulang kerja dan aku di jemput mamaku haha.

Banyak banget sebenernya yang pengen aku ceritain langsung ke kamu Nad. Tentang masalah persiapan pernikahan yang ya bisa dibilang super ribet.

Ternyata pernikahan nggak semudah yang dibayangkan Nad, bener katamu. Kemarin waktu kamu nikahan saja, aku juga ikutan riweuh sana sini.

Dengerin ceritamu yang juga bingung karena persiapan catering, venue, vendor dan semuanya.

Semuanya sekarang aku rasakan Nad, ternyata persiapan menikah sangatlah banyak. Mulai dari persiapan masalah biaya, bahkan masalah cincin pun aku bisa sangat pemilih dan menghabiskan waktu lebih dari tiga bulan buat menari yang cocok.

Kamu tahu kan aku memang sosok yang cerewet, pemilih dan perfeksionis. Ternyata susah sekali menyamakan isi dua kepala meskipun aku sama Mas sudah bersama selama lima tahun.

I wish you were here Nad. Setidaknya kamu bisa menjadi sosok yang mengingatkan aku ketika sedang lupa. Sosok yang bisa mengantar aku untuk berkeliling. Bayangin Nad, aku mencari seserahan sendiri dong.

Karena si Mas nggak bisa izin pulang dinas lebih cepat. Jadi kebanyakan persiapan aku lakukan sendiri. Bayangin dong Nad, selama seminggu penuh aku keliling dari satu mall ke mall lain yang ada di surabaya.

Bahkan aku lima hari berturut turut ke Tunjungan Plaza hahaha. Parah banget gak sih Nad? By the way, gimana kabar si kecil Biyan? Sehat sehat aja kan dia di Bali?

Baca Juga:  Untukmu yang Selalu Merahasiakanku, Kemudian Pergi Tanpa Pamit

Kangen banget pengen main sama adek Biyan yang lucu. Bagaimana kabarnya? Semoga baik baik selalu ya Nad. Nggak sabar lihat dia punya adek kecil lagi haha.

Kehamilanmu bagaimana Nad? Nggak ada halangan kan? Hahaha banyak sekali pertanyaan yang terlontar ketika aku mengirim surat ini.

Hal tersebut tentu saja karena aku rindu berceloteh dengan sahabat kecilku yang selalu mau main denganku sewaktu TK. Kalau diingat ingat, kita kemana mana selalu berdua ya Nad pas TK dulu.

Duduk selalu barengan, bahkan jajan es wawan pun dengan rasa yang sama. Sekonyol itu kita dulu.

Momen yang aku ingat waktu dulu adalah ketika aku main ke rumahmu dan ternyata hujan. Disitu bunda kamu meminjamkan payung warna warni yang super besar haha.

Terus gara-gara aku nggak bisa bawanya, malah aku diantar berjalan dengan kamu dan bundamu.

adinya kita memakai payung bertiga. Sumpah, kalau diingat ingat aku sangat merepotkan ya Nad. Untungnya kamu masih mau berteman dengan aku.

Didalam surat ini sekalian aku memberikan undangan dan juga kain bridesmaid buat kamu. itu juga ada kerudungnya juga, jadi kamu nggak perlu repot repot untuk mencari warna yang senada.

Aku tahu, kamu pasti tidak ingin ribet kan hahahaha. Sekalian, itu juga aku kirimin oleh oleh dari Sulawesi Nad.

Katanya kamu ingin sekali main ke tempat aku bekerja tapi nggak sempet sempet. Jadinya oleh olehnya duluan ya yang mampir haha.

Semoga Bunda selalu dilindungi dan diberikan kesehatan ya Nad. Sampaikan salamku untuk Bunda dan Suamimu.

Kangen juga ya, lama kali aku tidak bertemu dengan Bunda. Terakhir bulan kemarin kayaknya waktu aku di Surabaya ke penjahit depan rumahmu sekalian mampir ke Bunda. Banyak banget tanaman di rumahmu ya Nad sekarang. Bunda kesepian tuh kayaknya.

Oke, sampai disini dulu suratku. Besar harapan kamu bisa datang ke acara pernikahanku di bulan depan ya Nad.

Pokoknya, kamu harus datang waktu prosesi acara lengkap, mulai dari siraman sampai resepsi.

Ajak juga si Biyan ya Nad, pengen ketemu si gemen yang makin embul. Hahaha. Oke Nada, see you on my wedding day. Stay Healthy and Gorgeous. Dari Dewi teman masa kecilmu.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: kabar belakang

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru