Sejarah Kemplang Palembang dan Jenis-jenisnya

Kemplang memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang sering berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan.


kemplang-Palembang

Salah satu makanan khas Palembang yang legendaris. (Foto: Twitter)

Diterbitkan:

the Monkey TimesSetiap daerah memiliki kuliner andalan yang bisa menjadi buah tangan sekaligus kebanggaan.

Seperti Palembang yang tidak hanya terkenal dengan makanan Pempek-nya, tapi juga memiliki camilan yang tak tergerus zaman.

Kemplang namanya, atau lebih dikenal dengan sebutan kerupuk Palembang yang memiliki cita rasa ikan tenggiri yang kuat.

Selain Palembang, camilan khas tradisional ini juga dapat ditemukan di Provinsi Lampung dan Bangka Belitung.

Dulu, kemplang dibuat dari ikan belida. Namun karena berkurangnya populasi ikan ini membuat orang-orang menggantinya dengan ikan gabus dan tenggiri.

Di Palembang, home industri kemplang sangat erat kaitannya dengan pempek. Kemplang sering dicari sebagai oleh-oleh ketika orang-orang berkunjung ke kota tersebut..

Nah, pertanyaannya adalah bagaimana sejarah Kemplang Palembang bisa menjadi begitu terkenal? Yuk, simak pembahasan berikut ini.

Sejarah oleh-oleh Khas Kerupuk Kemplang Palembang

Kemplang memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang sering berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan.

Camilan ini merupakan oleh-oleh khas Palembang yang sudah ada sejak dulu dan dilestarikan secara turun temurun.

Nama kerupuk “kemplang” sendiri berasal dari dialek Melayu lokal Sumatera yang merujuk pada proses pembuatan dan perataan adonan kerupuk dengan cara dipukul-pukul. Cita rasanya yang gurih di lidah membuat semua orang menyukainya.

Rasa dari kempang pasti akan cocok di lidah orang-orang yang suka makan pempek. Pasalnya, bahan baku pembuatan kedua makanan ini cenderung sama.

Baik kemplang dan pempek sama-sama menggunakan tepung tapioka dan ikan belida, tenggiri atau gabus. Adonan tersebut kemudian dicampur merata, dipukul-pukul, dicetak, dikukus, dijemur, lalu dipanggang atau digoreng.

Cara pembuatan kemplang masih sangat tradisional. Mula-mula ikan yang akan digunakan sebagai bahan utama akan dicuci bersih dan diambil bagian dagingnya saja.

Kemudian ikan digiling, ditumbuk, atau dihaluskan dengan blender supaya lebih cepat. Daging ikan yang telah halus, dicampur dengan tepung tapioka dan bumbu-bumbu rahasia.

Tentunya resep kemplang sudah diwariskan secara turun temurun dan menjadi bagian dari sejarah yang terjaga hingga saat ini.  Kemudian, kemplang yang sudah dibumbui akan diuleni dan digiling hingga tipis.

Setelahnya, adonan akan dicetak dan dikukus selama 20 menit sampai basah dengan warna bening mengkilat.

Selesai dikukus, kemplang akan dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Kurang lebih membutuhkan waktu selama 2-4 hari sampai adonan ini mengeras dan kering.Namun sebelum itu, adonan akan dipotong dalam bentuk bulatan kancing dengan ukuran 2-3 mm.

Baca Juga:  Asal Muasal dan Perbedaan Antara Kopi Arabika vs Robusta

Jenis-jenis Kemplang

Kemplang punya banyak jenis yang menawarkan cita rasa berbeda. Oleh-oleh khas sumatera ini memiliki perbedaan keunikan rasa yang sama-sama memikat lidah. Bisa disantap langsung atau dijadikan sebagai makanan pendamping bersama pempek ataupun nasi. Perpaduan cita rasa gurih dan seafood yang sempurna dijamin bakal bikin kamu ketagihan. Berikut ini jenis-jenis kemplang yang harus kamu ketahui.

  1. Kemplang Bakar

Camilan khas Palembang berupa kerupuk ini tersedia dalam berbagai varian, kemplang bakar salah satunya. K

emplang ini disajikan dengan cara dibakar dan dinikmati bersama sambal yang tak kalah khas.

Untuk bahan baku pembuatannya masih sama, hanya saja beda di cara penyajian saja. Rasa gurih ikan yang berpadu dengan sambal pedas dijamin akan membuat lidah kamu bergoyang saking enaknya.

  1. Kemplang Pipih

Kemplang pipih bisa kamu jadikan oleh-oleh setelah pulang dari Palembang. Camilan ini lebih dikenal dengan nama kerupuk palembang.

Terbuat dari bahan adonan pempek lenjer yang dipotong tipis-tipis, kemudian dijemur dan digoreng sebanyak dua kali. Jangan ragukan rasanya yang sangat gurih  dan lezat.

  1. Kemplang Getas

Kemplang getas memiliki cita rasa yang berbeda dari kedua varian sebelumnya. Bentuknya bulan dan tampak seperti telur gabus.

Kemplang getas sangat terasa ikannya, dan cocok dijadikan cemilan di berbagai suasana. Kamu juga bisa menyantap camilan ini sebagai lauk makanan.

Fakta Unik dan Menarik Kemplang

Kemplang telah menjadi makanan ringan favorit masyarakat Indonesia yang berasal dari Palembang. Cita rasanya yang unik dan lezat membuat camilan ini mampu bertahan dari guncangan ekonomi di tengah krisis.

Produksi dan permintaan pasar terhadap kemplang tidak pernah turun, terus meningkat sepanjang waktu. Ada beberapa fakta unik dan menarik dari kemplang yang harus diketahui. Yakni:

  • Tingkat kelezatan kemplang cocok dimakan bersama dengan sambal pedas.
  • Menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Palembang.
  • Sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
  • Berhasil masuk ke pasar Internasional.

Harga Sebungkus Kerupuk Kemplang yang Terjangkau

Semakin berkembangnya inovasi kuliner industri kemplang, menghadirkan bahan-bahan baru yang tidak hanya mengutamakan ikan. Seperti kemplang cumi dan udang yang memiliki cita rasa khas sendiri.

Meskipun terbuat dari bahan-bahan laut berkualitas terbaik, kemplang tetap dijual dengan harga terjangkau.

Kamu bisa menyantap camilan khas Sumatera ini dengan mengeluarkan uang sebanyak Rp. 25 ribu – Rp. 30 ribu untuk satu bungkusnya. Oleh-oleh khas Palembang yang bisa didapat dengan harga murah meriah.

Baca Juga:  Mencicipi Fish Fillet Burger Yakiniku ala McDonald's

Nah itulah sejarah dan jenis-jenis Kemplang yang harus diketahui. Tertarik mencobanya? Kamu bisa mendapatkan camilan Kemplang Palembang ini melalui toko online atau saat berkunjung ke kota tersebut. Selamat mencoba.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: kuliner khas Palembang, Pengetahuan sehari-hari

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru