Media sosial kami

Halo, cari konten apa?

Mobil baru Mercedes Benz Koncep EQT
Mobil baru Mercedes Benz Koncep EQT
Foto: Mercedes-Benz

Otomotif

Mercedes-Benz Kenalkan Konsep EQT Premium di Segmen MPV

Mercedes-Benz memperkenalkan T-Class, sebuah kendaraan MPV premium yang dirancang di bawah Konsep EQT. Akan resmi mengaspal 2022 mendatang.

the Monkey Times – Mercedes Benz memperkenalkan konsep kendaraan premium MPV di bawah nama Konsep EQT Mercedes-Benz Vans.

Dalam rilisan resmi yang tercantum di website Mercedes Benz, kendaraan dengan Konsep EQT dirancang dengan konsep yang mengutamakan pendekatan keamanan, konektivitas, fungsionalitas, kenyamanan dan tampilan kelas atas.

Sejauh ini diperoleh informasi bahwa kendaraan di bawah naungan Konsep EQT ala Mercedes nantinya bakal memproduksi kendaraan dengan kabin yang sanggup memuat hingga 7 orang, sekaligus mampu membawa lebih banyak barang bawaan.

Dan Mercedes sendiri sudah punya nama untuk MPV Konsep EQT itu, di mana mereka menyebutnya sebagai ‘T-Class’. Seluruh varian kendaraan T-Class nantinya dijual dalam paket mobil elektrik.

“Kami memperluas portofolio kami di segmen van kecil dengan T-Class yang akan datang. Ini akan menarik bagi keluarga dan semua pelanggan pribadi, berapa pun usia mereka, yang menikmati aktivitas santai dan membutuhkan banyak ruang serta variabilitas maksimum tanpa mengabaikan kenyamanan dan gaya.

T-Class memberi mereka pengenalan yang menarik ke dalam dunia Mercedes-Benz. Dan seperti yang ditunjukkan oleh Konsep EQT: Kami secara konsisten menerapkan klaim kami atas kepemimpinan dalam elektromobilitas dan juga akan menawarkan model listrik sepenuhnya di segmen ini di masa mendatang,” kata Kepala Mercedes-Benz Vans Marcus Breitschwerdt sebagaimana dikutip the Monkey Times (11/05/2021) melalui rilisan yang tercantum di website resmi Mercedes-Benz.

Tampilan fisik kendaraan Konsep EQT memang cenderung terlihat seperti MPV pada umumnya, kendati Mercedes menyebutnya sebagai kendaraan di segmen van kecil (segmen ini di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan ‘MPV’).

Sekilas pandang, kendaraan Konsep EQT malah mengingatkan kami dengan V-Class. Dan ternyata Mercy pun mengakuinya.

Mereka menyebut Konsep EQT sebagai usaha menerjemahkan resep V-Class ke dalam bentuk kendaraan yang lebih kompak. Dengan kata lain kalau kita mengenal V-Class sebagai MPV Premium yang bongsor nan besar, T-Class bakal dihadirkan dalam dimensi bodi yang lebih kecil.

Spesifikasi Mercy Konsep EQT: Sekilas Pandang

sliding door Mercedes Benz T-Class
Foto: Mercedes-Benz

Dengan panjang 4,9 meter, lebar 1,863 meter dan tinggi 1,826 meter, Konsep EQT milik Mercedes menyajikan MPV dengan pintu penumpang samping didesain mengikuti kaidah sliding door. Pada Konsep EQT, pintu ini didesain sedemikian rupa di kedua sisi, sehingga siapa pun yang membukanya bisa mengakses kursi penumpang di baris ketiga dengan mudah. Pendek kata, sliding door pada kendaraan tersebut bisa dibuka lebih lebar.

Demi mengakomodasi penyimpanan yang lebih luas, kursi baris ketiga pada Konsep EQT bisa dilipat atau dilepas. Setelah itu pemilik kendaraan bisa menggunakan baris ketiga untuk menyimpan lebih banyak barang.

Mercedes-Benz berencana merilis T-Class ke pasar otomotif pada 2022 mendatang.

Artikel Menarik Lain

Otomotif

Apakah mobil Anda termasuk yang bermasalah?

Otomotif

Merek itu mulai menambah sarana pendukung kinerja fitur autopilot-nya.

Otomotif

Kini kamu bisa menikmati diskon PPnBM untuk beberapa tipe mobil yang lebih kencang dan bermesin diatas 1,500 cc.

Otomotif

Pemerintah memutuskan memperluas cakupan relaksasi PPnBM untuk kendaraan bermotor roda empat. Kini diberikan untuk mobil 2,500cc.

Otomotif

Tanpa sistem penggerak roda yang mumpuni, kita tidak bisa membayangkan sebuah mobil melibas jalanan perkotaan atau pegunungan.

Otomotif

Di Indonesia kita mengenal MPV. Tapi di Amerika Serikat, tipe mobil itu disebut minivan. Kami akan membawa Anda mengenalnya lebih jauh.

Otomotif

Mulai dari Toyota Avanza sampai Daihatsu Rocky, semua jenis mobil tersebut memperoleh manfaat relaksasi PPnBM yang diberikan pemerintah.

Otomotif

Masyarakat Indonesia diminta terlibat secara langsung dalam perkembangan kendaraan listrik roda dua di Indonesia.