Penulis: Rika Avisha

Review Film Squid Game, Bertaruh Nyawa untuk Hadiah Uang

Serial Squid Game bertemakan tentang survival game yang menggabungkan sedikit drama dengan thriller dan tentunya ada simbolis hirarki kelas yang cukup menawan.

the Monkey Times – Squid Game merupakan serial terbaru dari Korea Selatan yang bisa ditonton lewat Netflix. Drama ini sudah tayang sejak tanggal 17 September 2021 dengan total 9 episode, dan telah berhasil memecahkan rekor dalam waktu tiga hari setelah penayangan sebagai serial terlaris.

Mungkin kamu tidak lagi asing dengan series ini karena sedang banyak dibicarakan di berbagai belahan dunia. Sepertinya menarik nih bila kita membahas review film Squid Game bersama-sama.

Drama Squid Game digarap oleh Hwang Dong Hyuk, ditulis sejak tahun 2009 dan dibintangi oleh Lee Jung Jae, Park Hae Soo, Hong Woo Jin, Oh Young Soo, Jung Ho Yeon dan masih banyak lagi.

Jika sebelumnya kamu pernah menonton ‘Alice in Borderland’, maka dijamin akan menyukai serial Netflix terpopuler satu ini.  

Sinopsis Film Squid Game

Serial Squid Game bertemakan tentang survival game yang menggabungkan sedikit drama dengan thriller dan tentunya ada simbolis hirarki kelas yang cukup menawan.

Berfokus pada kehidupan Seong Gi Hun (Lee Jung Jae), seorang pengangguran yang gemar berjudi dan terlilit hutang.

Suatu hari ia diundang untuk ikut dalam sebuah permainan misterius yang menjanjikan hadiah uang menggiurkan. Ia pun bergabung dalam permainan survival tersebut dan menemukan berbagai kejadian tak terduga.

Salah satunya adalah bertemu teman masa kecil bernama Cho Sang Woo (Park Hae Soo) yang dielu-elukan sebagai orang sukses karena merupakan lulusan dari universitas ternama.

Gi Hun tidak mengira bahwa Sang Woo juga terlilit hutang akibat melakukan penyelewengan dana. Dengan mereka berdua, total pemain yang bergabung dalam game taruhan nyawa ini ada sebanyak 456 orang.

Semua peserta yang diundang adalah orang-orang yang memiliki tujuan sama, yakni uang. Sayangnya mereka tidak tahu tentang yang menanti di permainan pertama.

Untuk memenangkan hadiah, setidaknya ada enam permainan tradisional Korea yang harus dimenangkan. Pertama adalah lampu merah dan lampu hijau.

Dalam permainan ini, ada sebuah boneka raksasa yang bertugas sebagai penjaga. Saat mengatakan lampu hijau, pemain boleh bergerak mencapai garis finish sesuai waktu yang ditentukan.

Namun ketika boneka tersebut mengatakan lampu merah, maka para pemain harus berhenti dan tidak boleh bergerak. Apabila ketahuan melanggar peraturan, maka akan ada sanksi menakutkan yang harus diterima.  

Tidak lama setelah game dimulai, suasana menjadi panik ketika salah satu peserta ditembak mati oleh pasukan berbaju merah muda.

Akhirnya mereka sadar bahwa untuk bertahan hidup mereka harus memenangkan permainan, dan jika kalah maka siap-siap nyawa menjadi taruhannya.

Lalu, bagaimanakah nasib Gi Hun dan Sang Woo?

Apakah mereka berhasil memenangkan permainan ini atau mati seperti peserta lain?

Kalah Menang Taruhannya Nyawa atau Harta

Sejak adegan pembuka pada episode pertama, serial ini sudah memberi gambaran masa kecil kedua pemeran utama yaitu Gi Hun dan Sang Woo yang sedang bermain game di tengah lapangan.

Bisa diprediksi bahwa pada setiap tantangan para peserta akan memainkan game masa kecil yang dulunya sering dimainkan. 

Meskipun pada awalnya menganggap sepele, permainan masa kecil tersebut tak lagi terdengar mudah saat ada pemain yang ditembak mati. Setiap kekalahan atau nyawa tersebut akan menyumbangkan uang lebih banyak untuk hadiah bagi pemenang.

Dalam pertarungan ini, ada sebanyak 6 jenis permainan yang harus dimenangkan pemain. Mulai dari lampu merah lampu hijau, gulali, tarik tambang, kelereng, menyebrangi pijakan kaca, hingga permainan cumi-cumi seperti yang diperlihatkan di pembuka episode pertama.

Siapakah orang yang bertanggung jawab di balik permainan berskala besar ini dengan taruhan hidup atau mati?

Selain tentang pecundang yang memperebutkan uang, penulis juga memberikan kritik sosial dan pesan persaingan antar kelas yang terlihat. Permainan emosi terjalin dari episode pertama hingga akhir cerita.

Cerita Squid Game cukup kompleks dibarengi dengan thriller menegangkan di setiap episodenya, patut menjadi tontonan kamu saat senggang.

Setiap episode selalu menyajikan misteri-misteri yang dipadukan dengan akhir menggantung seolah mempersiapkan serial pada musim kedua.

Sampai saat ini, serial Squid Game telah meraup keuntungan sebanyak 12 triliun rupiah dengan biaya produksi 300 miliar rupiah, menjadi serial dari Korea Selatan terlaris sepanjang masa.

Sejak awal kemunculannya di Netflix, serial ini memang menarik perhatian penonton karena menyajikan kisah yang berbeda dari drama lain. Berkat popularitas tersebut, para aktor dan aktris juga semakin terkenal.

Demikian review film Squid Game yang menurut kami memberikan kesan unik berdarah-darah dengan karakter penuh warna.

Meski tak ubahnya seperti tema survival lainnya, alur cerita drama garapan Hwang Dong Hyuk ini mampu membuat penonton penasaran.

Kira-kira siapakah yang akan menjadi pemenang dan berhasil mendapat uang senilai 45,6 miliar won? Untuk mengetahuinya kamu dapat menontonnya di layanan streaming Netflix.

[rwp_box id=”0″]

Photo of author
Bekerja sebagai freelance design dan penulis. Suka baca novel dan komik, ngopi, makan-makan.

Berita Terkini:

Kenapa mobil butuh asuransi
Kenapa Mobil Butuh Asuransi?
teknologi pengenlan wajah
Samsung Disebut-sebut Sedang Bekerja Meningkatkan Akurasi Teknologi Pengenalan Wajah
Promo Shopee Cashback
Shopee Berikan Cashback Rp 75,000 untuk Pengguna Baru
Bagi bagi ikan nelayan
Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Bagikan Ikan Gratis Sebanyak Satu Ton

Artikel Terkait:

Mission Impossible Fallout Review
Review Film Mission Impossible Fallout (2018)
Saving Private Ryan
Saving Private Ryan: Film Perang yang Dinamis, Humanis dan Inspiratif
Review Spiderman No Way Home
Review Spiderman No Way Home: Multiverse yang Gila
poster what if
Review dan Sinopsis Serial Animasi What If
Review Film Squid Game
Review Film Squid Game, Bertaruh Nyawa untuk Hadiah Uang
Money Heist Season 5 Sudah Tayang! Simak Sinopsis dan Faktanya

Logo the Monkey Times

Kontribusi
Kirim Surat

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia

Bagikan artikel ini