Review Film Rentang Kisah (2020)

Film Rentang Kisah bercerita mengenai perjuangan seorang mahasiswa yang bertahan hidup di luar negeri (Jerman).


film Rentang Kisah

Ilustrasi poster film Rentang Kisah. (Foto: IMDB)


Oleh: Ika Umi Hayati

Diterbitkan:

the Monkey TimesFilm Rentang Kisah (2020) sudah ditunggu para penggemar Gita Savitri, yang beken dengan nama Gitasav dan dikenal sebagai youtuber sekaligus influencer.

Sudah hampir dua tahun yang lalu atau tepatnya di tahun 2018, melalui media sosial pribadinya, Gita Savitri menyatakan buku yang ia garap dengan judul yang sama akan diangkat ke layar lebar.

Tentu ini menjadi kabar gembira penonton bioskop Indonesia terutama yang juga mengidolakan sosok influencer serba bisa ini. Dari membaca bukunya saja kita tahu bahwa betapa menginspirasinya kehidupan Gitasav, terlebih jika divisualkan dengan sangat baik.

Inti dari cerita film Rentang Kisah (2020) sebenarnya cukup umum, yaitu tentang bagaimana perjuangan seorang mahasiswa yang bertahan hidup di luar negeri (Jerman).

Film Rentang Kisah diproduksi oleh salah satu production house ternama di Indonesia yaitu Falcon Pictures dengan menggandeng Danial Rifki sebagai sutradaranya.

Hidup yang tidak lantas jadi nyaman

Selama 98 menit durasi Rentang Kisah, penonton diajak untuk menyaksikan kehidupan Beby Tsabina (diperankan sendiri oleh Gita Savitri) dan keluarganya.

Awalnya biasa-biasa saja. Rentang Kisah memperlihatkan kepada kita gambaran mengenai seorang remaja puber yang menaruh cita-cita dan harapan yang lebih tinggi. Dan dalam konteks Rentang Kisah, harapan tinggi itu disematkan pada mimpi belajar di Eropa.

Dengan fokus plot cerita pada keputusan Beby berkuliah di Jerman setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Rentang Kisah menarasikan konsekuensi yang muncul sesudahnya, yang tidak serta merta membuat hidup Beby jadi nyaman. Banyak masalah silih berganti datang saat dia berada jauh dari orangtua.

Berkuliah di negeri orang yang jaraknya sangat jauh dari Indonesia tentu bukan hal mudah bagi setiap orang yang masih baru saja lepas dari status siswa.

Belum lagi hambatan seperti kebiasan atau budaya orang Eropa hingga ke keterbatasan bahasa semakin menambah keruwetan ini. 

Nah, mulai dari sinilah Beby mulai dirangkul oleh teman-teman yang ditemuinya ketika berkuliah di Jerman. Walau merasa akan menyerah berulang kali, Beby tetap betah dan nyaman tinggal di Jerman hingga sekarang berkat dukungan orang-orang terdekatnya tersebut. 

Penggambaran yang terkesan klise.

Tapi paling tidak lewat Rentang Kisah, penonton diajak untuk memahami seberapa berat perjuangan influencer sekaligus youtuber ini dalam menyambung hidup, di tengah jarak jauh yang memisahkan Beby dan tanah airnya.

Baca Juga:  Tom Hardy Nongol di Trailer Film Capone

Perjuangan Beby menempuh pendidikan di Jerman cuma soal gap budaya antara dirinya dan orang-orang Eropa, melainkan juga pada soal-soal yang lebih sederhana seprti “keterpaksaan” mencari nafkah.

Di film tersebut kita mendapat penggambaran narasi tentang Beby yang juga dihadirkan sebagai sosok manusia yang mau mengerjakan apa saja untuk bertahan hidup. Mulai dari pelayan restoran bahkan hingga menjadi pemulung botol minuman pernah dilakoni olehnya.

Plot konflik yang disuguhkan kepada kita sebetulnya bisa dijadikan cermin, atau lebih tepatnya menggambarkan dilema yang mungkin dihadapi oleh setiap orang yang memutuskan untuk berada jauh dari rumah demi pekerjaan, atau – dalam konteks Rentang Kisah – demi pendidikan.

Bukankah rasa kangen rumah, kangen teman-teman di tanah air, kangen masakan lokal, dan seluruh jenis kangen yang mungkin muncul, lumrah mesti dihadapi orang-orang semacam Beby Tsabina?

Akhir cerita Rentang Kisah (2020) cukup mengejutkan penonton karena di 10 menit terakhir Beby menguak konflik yang sebenarnya terjadi dalam keluarganya.

Secara keseluruhan film ini cukup bagus, mulai dari penyajian kisah hingga ke kolaborasi setiap pelakonnya mampu membuat penonton betah mengikuti sampai akhir.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: kabar sinema, review film Indonesia

Atau baca artikel lain yang ditulis: Ika Umi Hayati



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial