Polisi yang Ngamuk Setelah Ditegur Karena Nggak Pakai Masker Akhirnya Dimutasi

Makanya kalau diingatkan sama orang lain, apalagi demi kebaikan, jangan malah ngamuk-ngamuk ya!


Ilustrasi ngamuk setelah ditegur
Diterbitkan:

tmtimes.id – Mungkin sudah jadi fitrah ketika ada seorang manusia yang justru menunjukkan reaksi berlebihan ketika diingatkan orang lain. (Misalnya: ngamuk setelah ditegur karena tidak menggunakan masker di masa pandemi COVID-19).

Aku menyebutnya sebagai fitrah, karena memang sudah terlalu banyak kasus seperti itu. Lagipula, kayaknya selalu ada saja tipe manusia yang bakal marah-marah andai diingatkan oleh manusia lain ketika dia berbuat kesalahan. Mungkin karena yang bersangkutan hatinya sudah mengeras, atau lantaran karena memang begitulah tabiat orang Indonesia.

Kompas sempat memberitakan seorang pengendara sepeda motor yang ngamuk karena ditegur oleh petugas yang melihat dia tak memakai masker di tengah pandemi COVID-19. Insiden itu terjadi di Cibarusah-Jonggol.

Lalu ada juga peristiwa di Cibinong, Jawa Barat, dimana seorang pemuda berbadan kekar menantang berkelahi orang yang menegurnya karena tidak memakai masker. Sebagaimana dicatat Tribun News, pemuda di Cibinong itu tidak terima dengan orang yang menegurnya. Dan karena tak terima, dia dilukiskan berubah jadi kalap.

Saking kalapnya, si pemuda sampai mengatakan kalau dia punya banyak kenalan perwira. “Ayo, kawan saya juga banyak yang jadi perwira, ayo. Bapak enggak tahu saya siapa?,” kata si pemuda seperti dikutip oleh Tribun News (15/04).

Tapi ada ke-ngeyel-an yang tidak berakhir dengan ngamuk-ngamuk. Ini terjadi pada seorang kakek di Lhoksumawe, Aceh yang nasibnya sama kayak si pemuda dan pengedara motor di cerita diatas: ditegur petugas karena tidak memakai masker. Mulanya ada petugas wanita yang bertanya ke si kakek, kenapa tidak memakai masker dan alas kaki.

Jawaban si kakek kemudian membuatku membayangkannya sebagai kakek-kakek selow dan hidupnya penuh kepasrahan. “Saya sudah 70 tahun lebih hidupdi Lhoksumawe ini. Tidak ada yang namanya pakai masker”, kata si kakek seperti dikutip Suara.com (01/05).

Akhir Polisi yang Ngamuk Setelah Ditegur Tak Pakai Masker

Seorang polisi berinisial HI dan berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) tidak terima ketika ditegur di Pos Pam Alun-alun Ciparay, Kabupaten Bandung karena tidak memakai masker. Atas perilaku yang tidak terpuji itu, HI kemudian diberi sanksi tegas oleh atasannya.

Baca Juga:

Bagaimana Memaknai Antivirus Corona Buatan Indonesia?

Indonesia Mengerahkan Aparat untuk Menyambut New Normal

“Berdasarkan Keputusan Kapolda Jabar Nomor : KEP/ 681/ V / 2020 tanggal 25 Mei 2020, yang bersangkutan dimutasikan dari Satlantas Polrestabes Bandung ke Yanma Polda Jabar dalam rangka pemeriksaan oleh Propam Polda Jabar,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga seperti dikutip Tirto (26/05).

Baca Juga:  Teks Pidato Jokowi di Sidang Majelis Umum Ke-75 PBB

Kayaknya mulai sekarang ada baiknya kita lebih bijak dalam memandang segala hal yang terjadi dalam hidup kita. Aku sih cuma bisa nyaranin, mendingan jangan emosian deh.

Penulis: Pemburu Berita

Sumber:

  • tirto.id. Seorang Polisi Dimutasi karena Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker
  • suara.com. Ditegur Tak Pakai Masker, Jawaban Kakek Ini Bikin Petugas Tak Berkutik
  • wartakota.tribunnews.com. Pemuda yang Mengamuk karena Ditegur Tak Pakai Masker Dipastikan Bukan Polisi, Kini Sedang Diburu



KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru