Penyesalan tiada Akhir dan Aku yang Ingin Kembali ke masa Lalu

Pernahkah kalian berpikir untuk memutar kembali waktu? Pernahkah kalian memendam keinginan kembali ke masa lampau?


Ilustrasi waktu yang lampau

Ilustrasi waktu dan kelampauan. (Foto: Canva)


Oleh: Pak Pos

Diterbitkan:

the Monkey Times – Pernahkah kalian berpikir untuk memutar kembali waktu? Pernahkah kalian memendam keinginan kembali ke masa lampau?

Kalau aku iya, bahkan jika itu bisa dilakukan maka aku ingin melakukan hal tersebut sekali saja untuk memperbaiki segala kesalahanku di masa lalu.

Memang manusia tak pernah luput dari dosa, tapi apa salahnya jika kita ingin memperbaiki diri sendiri dari dosa di masa lampau.

Jika cerita tentang masa lalu, banyak sekali hal hal yang membuatku ingin kembali kesana untuk memperbaiki semua. Atau jika diperbolehkan aku ingin kembali masa lalu untuk memperingatkan kepada diriku bahwa aku tak harus melakukan hal hal yang membuat penyesalan di kemudian hari.

Diriku yang dulu memang bukanlah diriku yang sekarang. Dulu aku lebih mengutamakan kesenangan duniawi semata, tanpa memperhatikan dampak di akhirnya.

Saat masih menginjak bangku SD, aku bersama teman temanku secara tidak sengaja mempergoki teman cewekku sedang berpacaran di sudut kelas.

Karena penasaran, kita memutuskan untuk melihat mereka berdua yang sedang bermesra-mesraan. Sejak saat itu muncullah sifat keingintahuanku untuk mengetahui rasanya memiliki seorang kekasih.

Kemudian menginjak kelas satu SMP, ada seorang laki laki yang menyatakan cintanya kepadaku.

Dikarenakan rasa keingintahuan yang tinggi tersebut, tanpa berpikir panjang aku langsung menerimanya menjadi pacar pertamaku. Jika dipikir pikir, dulu aku sangatlah gegabah melakukan suatu hal tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.

Sebut saja namanya “R”.

Pacar pertamaku dulu bukanlah tipe orang yang setia, ia merupakan sosok playboy yang terkenal di sekolah. Dan bodohnya aku menerimanya hanya karena ingin dikenal oleh orang banyak.

Aku berpacaran ini secara diam diam, orang tuaku tidak mengetahui bahwa aku sedang menjalani kisah kasih bersama seorang laki laki.

Baca Juga: Kamu yang pernah Hadir, tapi tak pernah Kusesali

Cerita cinta pacar pertamaku ini tidaklah terlalu menarik, karena hanya selang beberapa bulan saja dia sudah mulai bosan denganku dan lebih memilih cewek lainnya yang lebih cantik daripada aku.

Awalnya kecewa, tapi entah kenapa aku merasa bahwa memutuskan hubunganku dengannya merupakan hal yang terbaik.

Setelah aku selesai dengan “R”, selang beberapa bulan kemudian ada seorang laki laki lagi yang mendekatiku. Jika dilihat dari tampangnya, laki laki kedua yang mendekatiku ini tidak setampan dengan “R”.

Baca Juga:  Bagai Pelita yang tak Pernah Padam hingga Akhir Nanti

Tetapi entah kenapa, aku menerimanya menjadi kekasihku. Untuk yang kedua ini panggil saja “K”. Ia tidak memiliki suatu yang spesial sebenarnya, namun sayangnya ia memiliki jurus rayuan yang bisa membuat aku tergila gila padanya.

Sangat gila memang! Jika aku membayangkannya kembali, ingin sekali aku memperingatkan diriku untuk tidak menerimanya demi kesenangan yang hanya sementara saja. Sekali lagi hubungan percintaanku yang kedua ini juga tidak bertahan lama.

Aku memutuskan hubunganku dengan “K” setelah jalani hubungan kurang lebih 5 bulan saja. Aku sadar bahwa dia bukanlah orang yang tepat untukku, sehingga membuatku memutuskan untuk mengakhiri semuanya.

Kisah kasihku tak berhenti begitu saja, memasuki kelas tiga SMP aku berpacaran kembali dengan seorang laki laki yang dulunya ia berteman dekat dengan “K”, aneh sekali bukan?

Dulu ketika aku masih dengan “K”, kita pernah double date di warung internet. Jangan salah sangka, di tahun 2000an orang orang biasanya bertemu dan menghabiskan waktu bersama kekasih di warung internet lho.

Oh iya untuk laki laki yang ketiga ini kita panggil ia “A”. Hubunganku dengan si “A” ini bisa dibilang cukup lama meskipun aku sendiri tidak menyadarinya. Kita mulai menjalani kisah cinta saat aku kelas tiga SMP hingga memasuki kelas satu SMA.

Kata dia sih hubungan kita hampir dua tahunan, tapi berakhir begitu saja karena ia mengkhianatiku karena lebih memilih wanita lain daripada aku.

Setelah kita putus, ia mulai mendekatiku kembali namun aku tetap kekeh tidak akan menjalani kisah cinta lagi bersamanya. Pada kelas satu SMA ini, bisa dibilang aku sangatlah aktif organisasi baik itu di sekolahan maupun di luar sekolah.

Baca Juga: Surat Untuk Pengagum Rahasia

Aku selalu melakukan berbagai aktivitas untuk mengisi waktu luang, serta memang aku sangat menyukai kegiatan di luar rumah. Saat aku mengikuti organisasi kepramukaan di luar sekolah, aku menjalani kisah kembali dengan kakak senior.

Kali ini kita panggil ia “D”. Kisah kasihku dengan “D” ini penuh dengan rintangan, alay ya. Tapi memang kenyataannya seperti itu, ia awalnya memberikan perhatian dan sikap yang manis sekali kepadaku.

Tetapi ketika kita mulai hubungan, semua itu terasa berbeda. Berjalan setahun dan tepat pada ulang tahunku, ia memutuskan hubungan kita dengan cara yang diluar pikiranku. Sangat memalukan!

Kalau diingat ingat kembali, aku ingin sekali kembali ke masa lalu untuk memperingatkan diriku agar tidak melakukan semua itu.

Memang penyesalan itu datang diakhir, tapi berkat semua kejadian yang aku ceritakan diatas membuatku tersadar bahwa semua yang aku lakuin itu adalah kesalahan terbesar di hidupku.

Baca Juga:  Untuk Temanku yang Sedang Merasa Tersakiti

Meski memang pacaran adalah hal yang wajar, tapi kalau untuk mempermainkan perasaan orang adalah hal yang tidak bisa dimaafkan.

Ingat selalu kejadian yang pernah terjadi untuk jadikan dirimu lebih baik kembali!

Temukan artikel menarik lainnya di topik: kabar belakang

Atau baca artikel lain yang ditulis: Pak Pos

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru