Pengoperasian Terowongan Tol Cisumdawu di Indonesia Dipercepat

Targetnya bisa rampung dan dioperasikan akhir 2021.


ilustrasi terowongan cisamdawu

Ilustrasi jalan di dalam terowongan. (Foto: Getty Images lewat Canva Pro)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Salah satu seksi ruas tol di Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu), di daerah Jawa Barat, digadang-gadang sebagai tol terowongan pertama di Indonesia, rencananya dibuka 2022 mendatang.

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono bersama dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan Menhub Budi Karya Sumadi, dalam kegiatan peninjauan tol Cisumdawu di Lereng Dusun Bojongtotor dan Interchange Cileunyi, mengapresiasi percepatan pembangunan terowongan tol di Cisumdawu dan berharap tidak ada hambatan besar, sehingga terowongan tol tersebut bisa dioperasikan akhir tahun ini.

Di kesempatan yang sama, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengaku optimis dengan proses pembangunan Tol Cisumdawu.

Menurut Luhut, keberadaan Tol Cisumdawu bisa mempersingkat perjalanan dari Bandung menuju Kertajati menjadi satu jam.

“Saya kira ini merupakan pekerjaan yang hebat oleh Kementerian PUPR sehingga pembangunan Tol Cisamdawu dapat berjalan dengan cepat,” ujar Luhut seperti dikutp CNBC Indonesia.

Bila selesai sesuai jadwal, rute tersebut nantinya akan menopang operasional terminal Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati.

Lebih jauh lagi, konstruksi terowongan tersebut dibangun untuk menopang perkembangan ekonomi di beberapa kawasan seperti Rebana, Jawa Barat dan Ciayu Majukuning.

Terowongan kembar di Indonesia

Dengan diameter 14 meter dan panjang 472 meter, terowongan Tol Cisumdawu berada di seksi II ruas Rancakalong – Sumedang, persisinya di desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

Letak terowongan ini ada di Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) yang berada di wilayah Jawa Barat. Terowongan kembar yang ada di Jalan Tol Cisumdawu ini memiliki panjang 472 meter dengan diameter 14 meter, dan merupakan bagian dari seksi 2 dari keseluruhan 6 seksi tol Cisumdawu.

Mengutip situs BPJT, proses konstruksi Jalan Tol Cisumdawi seksi 1 fase 3, seksi 2 fase 1, dan seksi 2 fase 2 – yang dibangun pemerintah – dengan total rute sepanjang 27,62 km telah mencapai 92,35 persen.

Adapun pembagiannya meliputi seksi 1 fase 3 Cileunyi – Rancakalong sepanjang 10,57 km; seksi 2 fase 1 Rancakalong – Ciherang sepanjang 6,35 km; dan seksi 2 fase 2 dengan rute Ciherang – Sumedang sudah dibangun sepanjang 10,70 km.

Sementara itu seksi 3, 4, 5 dan 6 yang dibangun Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol, dengan total panjang 33,22 km sudah mencapai 25,83 persen.

Rinciannya adalah Seksi 3 Sumedang – Cimalaka sudah selesai sepanjang 4,05 km. Seksi 4 Cimalaka – Legok 8,20 km. Seksi 5 Legok – Ujung Jaya 14,90 km dan seksi 6 Ujung Jaya – Dawuan sudah mencapai 6,07 km.

Baca Juga:  PT KAI Segera lakukan uji coba Kereta Rel Listrik Jogja - Solo
Temukan artikel menarik lainnya di topik: berita hari ini, berita infrastruktur

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru