Connect with us

Hi, what are you looking for?

iklan
Magawa, Tikus penerima medali emas.
Magawa, Tikus penerima medali emas.
Magawa menerima medali emas dari PDSA. (Foto: Youtube/PDSA)

Internasional

Saya adalah Magawa, tikus Tanzania penerima Medali Emas

Seekor tikus bernama Magawa memperoleh medali emas karena perannya dalam pembersihan ranjau di Kamboja.

tmtimes.id – Ada masa-masa dimana binatang terlibat dalam perang. Unta atau kuda, misalnya, jadi dua jenis binatang yang kerap dipakai sebagai bagian dari resimen kavaleri.

Perang Dunia I mencatat keterlibatan 16 juta binatang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan transportasi, komunikasi dan persaudaraan. Lebih jauh lagi, jenis binatang lain seperti burung kenari digunakan untuk mendeteksi gas beracun, dan kucing serta anjing dilatih untuk berburu tikus di parit.

Lalu ada tikus disana. Yang dalam perang sempat diburu oleh pasukan anjing dan kucing. Kita mengenal tikus sebagai hama. Perusak tanaman. Pengacau dapur rumah. Pembawa penyakit. Derajat tikus, dengan demikian, berada dalam kehinaan – setidaknya di mata manusia.

Namun kini derajat kehormatan tikus diangkat oleh Magawa, seekor tikus raksasa Tanzania, Afrika. Magawa bekerja keras selama empat tahun terakhir. Menerima perintah berburu ranjau darat di Kamboja.

Diceritakan oleh NPR, Magawa adalah bagian kecil dari sekelompok tikus yang khusus dipelihara untuk tujuan menyisir area yang ditanami ranjau darat. Magawa lahir di Tanzania pada 2014 dan kemudian memulai karirnya sebagai tikus pengendus bom pada 2016.

Naluri terlatihnya itu – dan juga kerja keras selama empat tahun – menghasilkan ganjaran berupa Medali Emas, yang diberikan People’s Dispensary for Sick Animals (PDSA) pada Jumat, 25 September 2020.

Tentu medali itu diberikan karena kerja keras Magawa dalam mendeteksi ranjau darat yang hingga kini masih menghantui warga Kamboja.

Naluri Magawa tidak datang begitu saja. Melainkan dilatih sedemikian rupa. LSM APOPO berada di belakang pelatihan yang diterima Magawa.

iklan

Hasil latihannya tercermin dari kemampuan Magawa membaui bahan peledak. Jadilah sekarang Magawa – dan teman-teman sejenisnya – tampil sebagai binatang yang mampu mengidentifikasi keberadaan ranjau darat dan memperingatkan pelatihnya – seorang manusia. Berkat Magawa, area ranjau darat bisa disapu bersih dengan cara aman.

Magawa termasuk tikus cerdas. Dia adalah pengerat dengan penciuman tajam. Selama empat tahun, Magawa membantu membersihkan ranjau darat yang tertanam di area seluas lebih dari 1,5 juta per segi.

Jumlah ini setara dengan 20 lapangan bola. Prestasi lainnya: Magawa menemukan 39 buah ranjau darat dan 28 persenjataan berbahaya yang mampu meledak kapan saja.

Medali yang dikalungkan ke leher Magawa benar-benar seukuran tikus besar. Dalam acara penganugerahan medali, Presiden PDSA John Smith mengaku pemberian medali emas ke seekor tikus merupakan kali pertama dalam sejarah lembaga itu selama 77 tahun.

Mengapa memilih tikus untuk mendeteksi ranjau darat?

Magawa dan medalinya.
Foto: pdsa.org.uk

CEO APOPO Christophe Cox mengatakan tikus dipilih karena cerdas. Dan seekor tikus lebih mampu mengerjakan tugas berulang ketimbang binatang lain.

Namun supaya pekerjaannya menghasilkan nilai lebih, Magawa perlu diberi hadiah setiap kali dia menyelesaikan misi dengan sukses. Misalnya: menemukan target atau berlari melewati permukaan tertentu.

APOPO melatih penciuman Magawa supaya dia mampu membedakan bau bahan peledak dengan bau lain.

Harus diakui bahwa tikus memiliki penglihatan buruk, meski menurut APOPO cocok untuk tugas mendeteksi ranjau darat. Ini disebabkan tikus memiliki indera penciuman luar biasa.

Plus, bobot Magawa terlalu ringan, sampai-sampai tidak mampu memicu ranjau darat.

Jadi ketika berhasil mendeteksi keberadaan ranjau darat, Magawa akan berhenti di titik deteksi dan memberi sinyal kepada pelatih bahwa ada ranjau di atas tempatnya berdiri.

Dan ketika berhasil melakukan tugas tertentu, Magawa mendapat hadiah pisang.

Setahun latihan

Tikus-tikus semacam Magawa dilatih selama setahun untuk mendeteksi elemen kimia yang terkandung dalam bahan peledak. Bila berhasil, ada semacam sertifikat yang diberikan untuk tikus.

Baru setelahnya – dalam kondisi sudah tersertifikasi – binatang tersebut bekerja selama setengah jam sehari, di pagi hari. Ceritanya Magawa mampu menyusuri area seluas lapangan tenis dalam waktu setengah jam.

Lebih efisien ketimbang menugaskan manusia untuk melakukan hal yang sama, yang bakal membutuhkan empat hari menggunakan detektor logam.

Direktur PDSA Jan McLoghin mengatakan bahwa kerja keras Magawa dan APOPO merupakan prestasi yang benar-benar unik.

“Kamboja memperkirakan antara 4 sampai 6 juta ranjau darat dipasang disana selama kurun waktu 1975 dan 1998,” kata McLoughlin seperti dikutip the Guardian.

Ranjau darat yang terpasang di Kamboja memang membuat masalah, karena telah memakan 64,000 korban; 40,000 orang diantaranya harus diamputasi.

Ketika masih bertugas, Magawa mendapat makanan khusus setiap akhir pekan. Sebagai tikus karir, ada saatnya kemampuan Magawa menurun. Ketika hari itu tiba, dia pun memasuki masa pensiun.

Nah, sekarang adalah masanya bagi Magawa untuk bersiap-siap pensiun. Konon katanya Magawa akan mendapat rumah tempat dia bisa dengan tenang menghabiskan masa pensiun, mendapat makanan gratis dan bebas bermain semau dia.

(sumber: NPR/Guardian)

Berita
Written By

Tugas saya menulis berita. Titik.

iklan
iklan

Artikel Menarik Lainnya

Internasional

Komitmen sejumlah itu direncanakan bertambah pada pertengahan tahun. Namun masih ada masalah yang harus dipecahkan.

Otomotif

Kini kamu bisa menikmati diskon PPnBM untuk beberapa tipe mobil yang lebih kencang dan bermesin diatas 1,500 cc.

Film

Buat yang belum tahu, ini adalah adaptasi Sailor Moon ke dalam pentas teater musikal.

Film

Sebagian orang mungkin menganggap 'KATA' sebagai novel populer. Kalau begitu anggapannya, maka ada kabar baru: Falcon Pictures mengadaptasi novel tersebut ke layar lebar.

Internasional

Setelah setahun lebih ditutup, taman hiburan Universal Studios Hollywood akan mulai dibuka kembali untuk umum.

Hai Indonesia

Merapi hari ini meluncurkan awan panas dengan jarak maksimal 1,5 kilometer ke arah Barat Daya. Memunculkan hujan abu di Magelang.

Musik

Syahdan, dulu Bakehyun sempat memecahkan rekor penjualan sejuta untuk album mininya yang lain, yang berjudul 'Delight'.

Hai Indonesia

Bank Indonesia mempublikasikan informasi tentang jumlah uang beredar pada Februari 2021. Hasilnya tetap tinggi walaupun ekonomi sedang dihantam pandemi.