Connect with us

Hi, what are you looking for?

DigiDay

Apa itu Instagram Live Rooms dan Artinya bagi Kreator

Instagram menginginkan kreatornya untuk terlibat lebih dalam dengan pengguna – dan juga kreator lain – dalam sebuah sesi siaran langsung.

Instagram aplikasi
Ilustrasi pengguna memakai Instagram. (Foto: Snappy Cactus lewat Canva)

the Monkey Times – India jadi negara pertama yang mencicipi fitur terbaru Instagram yang bernama Live Rooms.

Instagram Live Rooms adalah fitur yang disematkan Facebook untuk membantu kreator Instagram memperluas cakupan siaran langsung dengan menggandeng kreator lainnya dalam satu sesi live.

Dan tidak jauh berbeda dengan fitur group video chat yang disematkan di beberapa aplikasi lain semisal Whatsapp, misalnya, kreator yang tinggal di India – dan pengguna Instagram tentunya – akan memperoleh fasilitas dimana mereka bisa melakukan sesi rekaman langsung dengan tiga orang lainnya.

Fitur terbaru Instagram tersebut pada dasarnya memuat fungsi dasar yang tadinya kerap digunakan secara personal, lewat aplikasi yang personal pula. Namun perluasan fungsi video chat kini membuat fitur Live ala Instagram kini jadi terasa lebih sosial.

Tentu kita tahu pada dasarnya Instagram sudah memuat fungsi dasar Live dimana seorang kreator bisa merekam sesi siaran langsung dengan kreator lain, kan?

Hanya saja fungsi tersebut kini diperluas. Sekarang seorang kreator bisa memanggil beberapa orang kreator lainnya dalam sebuah sesi siaran langsung yang sama.

Mengutip NDTV, saat ini Instagram baru merilis Live Rooms dengan kapasitas maksimal 4 orang kreator dalam satu sesi. Artinya satu orang kreator bisa memanggil 3 orang tambahan untuk bergabung.

Pihak Instagram – yang notabene dimiliki Facebook – percaya pada keberadaan kreator sebagai garda depan yang mendorong terbentuknya budaya dan kreativitas. “Dan kami terus melakukan inovasi untuk membantu mereka mengekspresikan diri dengan cara yang lebih baik,” kata Ajit Mohan, Wakil Presiden Facebook India, seperti dikutip the Monkey Times (1/12/2020) dari laman NDTV.

Dan lebih jauh lagi, India bukan hanya satu-satunya negara yang disasar Instagram, tapi juga Indonesia. Sederhananya, fitur tersebut juga akan mampir ke pengguna Instagram di Indonesia.

Dipilihnya Indonesia dan India sebagai negara tempat fitur Live Rooms berlabuh rasanya bisa dianggap sebagai keputusan yang wajar, mengingat jumlah pengguna Instagram di Indonesia dan India memang terbilang besar.

  • Mengutip Statista, jumlah pengguna Instagram di Indonesia sampai Agustus 2020 tercatat sebanyak 77,19 juta orang. Diantara jumlah sebanyak itu, 51,8 persen pengguna berasal dari kalangan perempuan. Sedangkan sisanya laki-laki sebanyak 48,2 persen.
  • Di sisi lain, India eksis sebagai negara dengan basis pengguna Instagram sebanyak 120 juta orang, per Oktober 2020.

Dari sisi pengguna Indonesia kalah telak dari India untuk urusan kuantitas pengguna Instagram. Negara yang melahirkan Mahatma Gandhi itu bahkan menempati peringkat kedua untuk urusan kuantitas pengguna Instagram, setingkat di bawah Amerika Serikat yang menurut Statista memiliki jumlah basis pengguna terbanyak di seluruh negara yang, dengan jumlah ID sebanyak 140 juta orang, per Oktober 2020.

Lantas apa artinya Live Rooms bagi kreator Instagram?

Instagram mengatakan keberadaan Live Rooms membuka kesempatan bagi kreator untuk memulai sebuah sesi tanya jawab atau podcast, berinteraksi dengan komunitas maupun berkolaborasi dengan kreator lain dengan minat yang sama.

Jadi jelas, urusannya adalah interaksi dunia maya, dimana Instagram percaya diri dengan situasi krisis kesehatan seperti sekarang membuat lebih banyak orang menghabiskan waktu di dunia maya.

Mengutip NDTV kembali, Instagram mencatat kenaikan jumlah penonton sesi siaran langsung (Live Views) di India sebanyak 60 persen secaraweek-on-week pada Maret tahun ini. Secara tidak langsung, data tersebut mungkin membantu Instagram untuk membuat keputusan mengenai perilisan Live Rooms di India untuk pertama kalinya.

Kalau fitur itu mampir di Indonesia, apakah Anda berminat menggunakannya?

Artikel Menarik Lainnya

DigiDay

Poco agaknya senang betul melabeli produknya dengan embel-embel "killer". Ketika Poco F1 dirilis pada 2018, perangkat smartphone satu ini dilabeli sebagai flagship killer.

DigiDay

Belantara aplikasi perpesanan bergoyang oleh kabar perubahan Kebijakan Privasi Whatsapp terbaru dimana aplikasi tersebut dikabarkan akan berbagi data penggunanya ke Facebook, perusahaan yang memilikinya.

DigiDay

Signal sempat memperoleh popularitas dadakan. Apa yang membedakan aplikasi tersebut dengan Whatsapp?

DigiDay

Salah satunya adalah keberadaan layar AMOLED 90Hz yang cocok untuk para gamers.

DigiDay

Yang berubah setelah WhatsApp memperbarui term of services serta kebijakan privasi mereka terkait penggunaan aplikasi.

DigiDay

Oppo akan mengumumkan kehadiran Reno 5 varian 4G di Indonesia. Apa saja spesifikasi hp yang diletakkan di kelas upper-mid tersebut?

DigiDay

Di saat bersamaan, kenaikan jumlah pengguna perangkat digital memicu kenaikan jumlah pengguna internet.

DigiDay

Informasi pre-order dan harga Playstation 5 di Indonesia. Konsol ini nantinya akan dirilis resmi di Indonesia pada 22 Januari 2021.