Para Miliarder Global dan Tiket Penerbangan Seharga 3,6 Miliar

Ambisi menjelajah luar angkasa bukan cuma milik negara, tapi juga individu super kaya.


para milarder ilustrasi

Pesawat kargo luar angkasa di orbit rendah Mars. (Foto: Getty Images lewat Canva Pro)


Oleh: tmtimes news

Diterbitkan:

the Monkey Times – Persaingan para miliarder global sepertinya bukan cuma soal perusahaan siapa yang mendapat valuasi terbesar, tapi juga siapa yang paling melakukan sesuatu yang belum pernah dimiliki atau dilakukan pesaingnya.

Syahdan, suatu waktu dua miliarder, pendiri Microsoft Paul Allen dan pendiri Oracle Larry Ellison pernah bersaing soal siapa yang pertama memiliki kapal pesiar pribadi terbesar.

Allen tadinya memenangkan persaingan berkat kapal pesiar super Octopus sepanjang 126 meter yang dimilikinya. Seakan tak mau kalah – atau lebih tepatnya merasa tersaingi – Ellison kemudian menyaingi Allen dengan kapal pesiarnya, Rising Sun, dengan panjang 137 meter.

Dulu persaingan para miliarder berkutat soal benda-benda mewah yang ada di bumi. Tapi seiring waktu berjalan, persaingan merambah ke soal-soal yang jauh lebih mahal ketimbang sebuah kapal pesiar pribadi. Dan itu adalah: pergi keluar angkasa, alias mencicipi penerbangan orbital.

Selasa lalu (20/07), Reuters memberitakan ihwal orang terkaya dunia, Jeff Bezos yang berhasil melakukan penerbangan orbital memakai pesawat luar angkasa New Shepard yang dikembangkan perusahaannya sendiri, Blue Origin.

Juragan yang dikenal sebagai pendiri Amazon itu melakukan penerbangan orbital pulang pergi tepat selama 10 menit dan 10 detik. Bersama Bezos ikutlah dua orang lain – Wally Funk (82 tahun) dan Oliver Daemen (18) – yang oleh Reuters disebut sebagai manusia tertua dan termuda yang pernah melakukan penerbangan orbital.

“Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pekerja dan konsumen Amazon, karena kalian semua membayar semua ini,” kata Bezos setelah penerbangan yang membuatnya begitu gembira itu.

“Astronot Bezos berada di tempat duduknya, sangat senang,” ujar Bezos ketika menara kontrol melakukan pemeriksaan keamanan setelah penumpang New Shepard dibolehkan melepas sabuk pengaman di area nol gravitasi.

Saya membayangkan wajah seorang Bezos yang begitu gembira memproklamirkan dirinya sebagai astronot setelah berhasil melakukan perjalanan orbital. Mungkin perasaannya sama dengan anak kecil yang dibelikan mainan kereta api pertama oleh orang tuanya.

Namun Bezos melakukan perjalanan orbital tepat sembilan hari setelah miliarder lain melakukan hal yang sama. Para miliarder global tampaknya sangat tertarik dengan angkasa luar.

Para miliarder dan ambisi turisme luar angkasa

Sembilan hari sebelum Bezos berhasil melakukan penerbangan orbital selama 10 menit dan 10 detik, Richard Branson lebih dulu menjajaki keasyikan melakukan hal yang sama.

Baca Juga:  Israel Serang satu-satunya Lab testing COVID-19 di Gaza

Branson, milarder Inggris dan pendiri Virgin Group, melakukan penerbangan orbital pada 11 Juli silam, menggunakan pesawat luar angkasa miliknya, Virgin Galactic. Branson pergi ke atas sejauh 80 kilometer, dan kembali dengan selamat untuk memulai era yang disebutnya sebagai turisme luar angkasa.

“Kami di sini untuk membuat luar angkasa bisa diakses oleh semua,” kata Branson seperti dikutip Reuters.

Branson memang berencana membuka kemungkinan menjual sensasi penerbangan orbital lewat Virgin Galactic Group. Perusahaan tersebut berencana melakukan dua tes tambahan lagi sebelum akhirnya menjual tiket penerbangan orbital secara komersil mulai 2022.

Secarik tiket penerbangan bersama Virgin Galactic dihargai 250,000 dollar Amerika, atau sekitar 3,6 milliar kalau dirupiahkan berdasarkan kurs hari ini (24/02/2021). Dengan harga semahal itu, Virgin Galactic menawarkan paket penerbangan supersonic dengan luar angkasa sebagai pemandangan utamanya, dan tubuh yang mengapung sebagai sensasi tambahan.

Blue Origin dan Virgin Galactic hanya dua contoh dari beberapa pemain utama yang menyimpan ambisi menjadikan penerbangan orbital sebagai daya tarik turisme. Masih ada Elon Musk dengan SpaceX-nya yang juga berencana melakukan hal yang sama seperti yang sudah dilakukan Bezos dan Branson.

Tentu saja dengan harga tiket yang super mahal itu, hanya para miliarder yang mampu merasakan sensasi penerbangan orbital, yang bagi sebagian besar karyawan biasa hanya tertinggal sebatas angan-angan.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: baca berita, berita internasional, luar angkasa, miliarder

Atau baca artikel lain yang ditulis: tmtimes news

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru