Penulis: Rika Avisha

Pengertian Investasi: Jenis dan Contoh Instrumen yang Cocok untuk Pemula

Sebenarnya, kami nggak menjamin bisa untung terus sih. Tapi layak dicoba.

the Monkey Times – Artikel ini memberikan pengertian investasi dalam pemahamannya yang paling sederhana. Dari sisi keuangan pribadi, kita mungkin sekarang menginginkan pendapatan yang lebih stabil, atau mungkin ingin memperbesar kemungkinan meraih pendapatan yang lebih besar.

Apapun alasannya, kadang sebagian orang merasa gaji bulanan belum terasa cukup untuk mengamankan kondisi finansial pribadi. Karena itu muncul lah orang-orang yang memilih berinvestasi supaya bisa mendapat uang yang lebih banyak. Masalahnya, memang apa sih sebetulnya makhluk bernama investasi itu?

Pengertian Investasi

Berinvestasi rasanya sudah jadi salah satu hasrat tertua manusia. Sejak pasar (modal) untuk publik dikembangkan pertama kalinya sepanjang 1600 – 1787, kesempatan mendapat keuntungan dari bisnis tertentu selalu dimulai dari pertemuan dengan investor potensial.

Mengutip pengertian investasi menurut blog Max Life Insurance, investasi adalah usaha menciptakan aset dengan tujuan untuk melipat-gandakan pertumbuhan modal atau uang yang kita tanam.

Dengan kata lain, investasi mungkin bisa menghasilkan uang untuk kamu lewat dua cara:

  1. Kalau seorang investor menanam aset yang bisa dijual, kemungkinan ia akan menerima keuntungan dalam jumlah tertentu.
  2. Kalau investasi dibuat berdasarkan rencana tertentu, seorang investor akan menerima pendapatan melalui akumulasi keuntungan.

Dengan karakteristik seperti itu, pengertian investasi jadi mudah dipahami. Kalau kamu menempatkan modal ke dalam bentuk aset atau objek yang nilainya berkembang di kemudian hari, dan kamu menerima keuntungan dari aset dengan jumlah lebih besar ketimbang modal yang dikeluarkan, maka kamu sudah melakukan investasi dalam pemahamannya yang paling sederhana.

Kenapa mulai berinvestasi?

Setiap orang punya alasan tersendiri untuk memulai investasi, tapi secara umum ada alasan berikut bisa jadi pemicu untuk mulai menanam modal pada sejumlah instrumen investasi:

  1. Mengantisipasi penurunan nilai mata uang
  2. Melipatgandakan keuntungan atau mendapat uang lebih banyak
  3. Memperoleh kenaikan pendapatan
  4. Menabung untuk pensiun
  5. Mencapai tujuan keuangan tertentu, misalnya: membeli rumah secara tunai

6 Contoh Instrumen Investasi untuk Pemula

Pada kesempatan ini kita akan membahas beberapa jenis investasi yang cocok untuk pemula supaya untung terus. Simak pembahasan berikut supaya kamu dapat menemukan produk yang tepat.

Reksa Dana

Jenis investasi pertama yang cocok untuk pemula adalah reksa dana. Beberapa waktu terakhir banyak masyarakat Indonesia yang menempatkan uangnya pada instrumen ini karena modalnya kecil dan keuntungannya juga lumayan besar.

Hal ini juga didukung oleh kehadiran platform investasi reksa dana yang semakin membuka lebar kesempatan masyarakat untuk berinvestasi.  

Dengan modal 100 ribu rupiah, kamu dapat memulai investasi. Menariknya lagi ada beberapa sekuritas yang menawarkan biaya 50 ribu rupiah pada investasi reksadana.

Untuk itu, produk investasi ini bisa dipilih pemula karena menarik untuk dicoba dan modalnya juga kecil. Investasi Reksa dana juga memiliki kelebihan lain yakni dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan ahli dibidangnya.

Apa itu manajer investasi? Merupakan pihak yang akan mengalokasikan dana kamu sebaik mungkin untuk menghasilkan keuntungan yang diinginkan, sehingga para investor hanya perlu duduk manis dan menunggu hasilnya saja.

Nabung Saham

Investasi saham mulai diminati kalangan muda sejak akses terhadap pasar saham yang semakin mudah.

Di era serba digital ini, setiap orang yang memiliki ponsel dan jaringan internet bisa melakukan investasi dengan mudah. Apalagi sudah ada banyak perusahaan sekuritas yang membantu kamu berkontribusi dalam pasar saham. Nah, keuntungan seperti apa yang ditawarkan produk investasi ini?

Yakni dividen dari perusahaan yang sahamnya dimiliki dan capital gain atau selisih harga jual beli dari saham tersebut.

Sekarang untuk membeli sebuah saham kamu tidak perlu menelepon bursa efek, karena bisa dilakukan melalui aplikasi mobile secara online.

Deposito Berjangka

Bila modal yang dimiliki terbatas dan kamu pun tidak ingin mengambil risiko kerugian besar, maka sebaiknya berinvestasi pada deposito berjangka.

Risiko yang dihasilkan instrumen ini cenderung kecil karena dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan.

Sehingga uang kamu akan lebih aman. Untuk prinsip deposito berjangka sendiri tidak jauh berbeda dengan menabung, kamu hanya perlu menyetorkan sejumlah uang di bank dan baru mengambilnya setelah rentang waktu yang disepakati selesai.

Uang simpanan juga tidak boleh dicairkan sebelum waktu tersebut, atau kamu akan dikenakan denda sesuai aturan bank tempat menabung deposito.  

Tabungan emas

Jika menurut kamu deposito berjangka tidak terlalu menguntungkan karena ada denda pencairan sebelum waktunya, maka cobalah melirik tabungan emas.

Investasi ini cocok untuk pemula dan memiliki risiko rendah, setiap tahun harganya juga cenderung stabil.

Bahkan naik Sebenarnya sudah sejak dulu masyarakat kita gemar berinvestasi dalam bentuk emas, bahkan logam mulia ini juga dilambangkan sebagai kekayaan dari zaman dulu. Kelebihan dari investasi ini adalah nilainya yang tidak tergerus inflasi, tidak seperti mata uang kertas.

Investasi Tanah atau Bangunan

Selain emas, tanah maupun bangunan bisa jadi sebagai moda investasi jangka panjang. Nilai jual tanah sangat tinggi, apalagi di kawasan tertentu. 

Jadi kalau kamu kebetulan menemukan sebidang tanah berharga murah, dan uangmu cukup, langsung dibeli aja. Atau bila kamu tajir melintir dan ayahmu punya tanah banyak, bangun saja kos-kosan atau rumah petak, lalu sewakan kepada orang yang membutuhkan. 

Kamu bisa menang banyak lewat investasi tanah dan bangunan.

P2P Lending

Anak muda juga sangat menggemari investasi jenis ini karena masih tergolong baru. Investasi P2P (peer-to-peer) Lending akan menyalurkan uang kamu dalam bentuk pinjaman modal usaha, sehingga dapat membantu permodalan UMKM di Indonesia.

Supaya aman, pilihlah penyedia yang sudah diawasi dan terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Saat memilih, kamu harus menyesuaikannya dengan modal dan tujuan berinvestasi agar untung yang diperoleh juga sesuai harapan.

Photo of author
Bekerja sebagai freelance design dan penulis. Suka baca novel dan komik, ngopi, makan-makan.

Berita Terkini:

teknologi pengenlan wajah
Samsung Disebut-sebut Sedang Bekerja Meningkatkan Akurasi Teknologi Pengenalan Wajah
Promo Shopee Cashback
Shopee Berikan Cashback Rp 75,000 untuk Pengguna Baru
Bagi bagi ikan nelayan
Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Bagikan Ikan Gratis Sebanyak Satu Ton
BMW iX5 Hydrogen
BMW Mulai Memproduksi Fuel Cell Untuk Model iX5 Hidrogen

Artikel Terkait:

jenis-jenis investasi
Pengertian Investasi: Jenis dan Contoh Instrumen yang Cocok untuk Pemula
Dollar Cost Avereging
Menelisik Konsep Dollar Cost Averaging (DCA) dan Manfaat Dalam Dunia Investasi
Ilustrasi investasi dalam Islam
Sedikit Pandangan Tentang Prinsip Investasi dalam Islam

Favicon tmtimes new

the Monkey Times

Kontribusi
Kirim Surat

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia

Bagikan artikel ini