Penulis: Ika Umi Hayati

Menelisik Konsep Dollar Cost Averaging (DCA) dan Manfaat Dalam Dunia Investasi

Secara praktisnya metode ini memberikan Anda kesempatan untuk membeli saham atau reksadana secara berkala.

the Monkey Times – Investasi mulai banyak dicari dan dilirik oleh masyarakat, karena memberikan dampak positif untuk persiapan masa depan.

Namun, banyak yang mengalami permasalahan ketika sudah melakukan investasi, salah satunya sulit untuk menentukan dan mencari waktu yang tepat akan melepas nilai investasi yang dimiliki tersebut.

Banyaknya persoalan yang muncul tersebut, beberapa tips investasi saham dan reksadana memberikan metode untuk menghitungnya atau dikenal sebagai dollar cost averaging.

Apa itu DCA? Strategi yang khusus untuk melakukan investasi rutin dalam periode tertentu dengan jumlah yang sama dan tidak mempertimbangkan harganya, tapi tetap menikmati keuntungan.

Kenapa Bisa Memberikan Keuntungan?

Secara praktisnya metode ini memberikan Anda kesempatan untuk membeli saham atau reksadana secara berkala.

Proses perhitungannya didasarkan pada konsistensi dan mekanisme yang ringan, sehingga membuat investor tidak merasa kaget akan perubahan yang sedang terjadi tersebut, karena sudah ditentukan targetnya.

Untuk lebih mudah memahaminya, kami akan memberikan studi kasus yang akan membuat Anda lebih terbuka mengenal terkait konsep dollar cost averaging tersebut.

Misalnya, Anda mempunyai modal sebanyak 1 juta rupiah untuk investasi. Meskipun sudah dipersiapkan, namun sayang menghabiskan semuanya dalam satu kali pembelian.

Dengan demikian, tahapannya Anda melakukannya dengan proses mencicil setiap bulannya sebesar 200 ribu rupiah setiap bulannya selama 5 bulan.

Namun, perlu diingat harga saham itu fluktuatif, sehingga ada perubahan harga setiap bulannya. Bagaimana proses perhitungannya?

  • Bulan 1 : harga saham pertama Rp. 1000, maka mendapatkan 2  lot saham
  • Bulan 2 : harga saham naik Rp. 2000, maka mendapatkan 1 lot saham
  • Bulan 3 : harga saham turun Rp.500, maka mendapatkan  4 lot saham
  • Bulan 4 : harga saham naik Rp. 650, maka mendapatkan 3 lot saham
  • Bulan 5 : harga saham akhir Rp. 1000, maka mendapatkan 2 lot saham.

Akhirnya, masuk pada bulan ke 5, total saham yang Anda miliki mencapai 12 dengan harga Rp. 1.000.000.

Namun, apabila Anda langsung beli dengan harga yang sama pada bulan 1 dan langsung menghabiskan Rp. 1.000.000, maka total saham yang Anda miliki hanya 10 lot saja. Tentunya, metode DCA memberikan keuntungan yang menarik untuk dicoba.

Manfaat Metode Dollar Cost Averaging

  1. Sederhana dan Mudah

Untuk yang baru belajar dan mengenal investasi, rasanya metode DCA tidak begitu sulit untuk dipahami.

Karena tahapannya hampir sama layaknya Anda menabung setiap bulannya sesuai dengan target yang diinginkan. Tentunya Anda harus melakukannya terus menerus dengan nominal yang sama dan kondisi apapun itu.

Metode ini rasanya cukup mudah untuk diterapkan, karena tidak memberikan dampak yang besar dalam skala yang tinggi. Karena, prosesnya terasa ringan dan tidak langsung menggelontorkan modal yang tinggi di awal.

  1. Konsep Cicilan Investasi

Jika Anda memahaminya, maka konsep dollar cost averaging hampir sama dengan konsep cicilan.

Tetapi dalam bentuk investasi yang memberikan Anda dapat melakukannya secara bertahap dan tidak langsung.

Dalam artian, apabila Anda mempunyai modal yang tidak begitu besar, maka Anda sudah memiliki nilai investasi yang berjalan.

Dampak yang terjadi adalah membuat strategi investasi yang Anda jalankan tersebut akan terlihat mudah dilakukan dan objektif.

  1. Terhindar Penentuan Waktu (Timing) Buruk

Banyak kasus yang terjadi pada investor tersebut adalah memutuskan untuk membeli atau menjual investasi yang diinginkan.

Sehingga selalu menebak dan menentukan pasar yang tidak menentu dan akhirnya tertunda atau tidak melanjutkan sama sekali.

Persoalan ini memang dikenal sebagai market timing, tetapi untuk yang baru memulai akan sulit memahaminya.

Ada banyak juga yang menjalankannya, akhirnya hanya mengalami kerugian dan gagal untuk melanjutkan.

Karena, melihat pasar yang luas dan menganalisis semuanya menjadi pekerjaan yang sulit dan tidak mampu untuk menganalisis secara tepat. Dengan demikian, perlu alternatif lain agar mampu mengelolanya dengan baik.

Nah, untuk mengatasi persoalan tersebut metode dollar cost averaging (DCA) dapat menjadi solusi terkait penentuan timing itu.

Karena apapun kondisi dan kemungkinan yang terjadi, prosesnya akan tetap selalu berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

  1. Minimalisir Keputusan Emosional

Aspek yang paling menakutkan ketika baru memulai investasi adalah langsung memutuskan kondisi berdasarkan kondisi emosional.

Faktor tersebut dipengaruhi oleh takutnya akan rasa kehilangan dan tidak ingin merasakan kerugian.

Hal inilah yang membuat banyak investor gagal berkembang dan tidak konsisten terhadap risiko yang dihadapi.

Berdasarkan riset yang ada, memang seorang investor akan lebih takut kehilangan dana yang besar dibandingkan harus menunggu keuntungan yang diharapkan.

Permasalahan tersebut akan berdampak besar, sehingga dalam dunia investasi naik turun harga sudah menjadi ritme yang rutin terjadi atau dikenal masa koreksi.

Nah, tertarik untuk memulai investasi? Pertimbangan menerapkan metode dollar cost averaging tersebut ya.

Photo of author
Penulis konten. Tinggal di Yogyakarta. Suka traveling, jalan-jalan dan jajan-jajan.

Berita Terkini:

Kenapa mobil butuh asuransi
Kenapa Mobil Butuh Asuransi?
teknologi pengenlan wajah
Samsung Disebut-sebut Sedang Bekerja Meningkatkan Akurasi Teknologi Pengenalan Wajah
Promo Shopee Cashback
Shopee Berikan Cashback Rp 75,000 untuk Pengguna Baru
Bagi bagi ikan nelayan
Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Bagikan Ikan Gratis Sebanyak Satu Ton

Artikel Terkait:

jenis-jenis investasi
Pengertian Investasi: Jenis dan Contoh Instrumen yang Cocok untuk Pemula
Dollar Cost Avereging
Menelisik Konsep Dollar Cost Averaging (DCA) dan Manfaat Dalam Dunia Investasi
ilustrasi bisnis di masa pandemi
8 Ide Bisnis di Masa Pandemi, Tetap Menghasilkan Cuan
ilustrasi aplikasi pegadaian digital
Aplikasi Pegadaian Digital: Cara Buka Rekening Tabungan Emas Baru
Menabung emas sambil berinvestasi
Cara dan Strategi Menabung Emas di Waktu yang Tepat
Ilustrasi investasi.
Panduan Sehat dan Sukses Menanam Investasi Reksa Dana

Logo the Monkey Times

Kontribusi
Kirim Surat

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia

Bagikan artikel ini