Connect with us

Hi, what are you looking for?

iklan
halo guruku tercinta
halo guruku tercinta

Surat

Untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Berarti bagiku

Aku mengingat jasa guruku dengan baik. Dan surat ini adalah salah satu caraku mengenangnya di dalam lembaran kata-kata.

Bagaimana kabarmu, guru? Kuharap engkau selalu dalam perlindungan-Nya. Meskipun kini sudah lama tak berjumpa, tapi doaku selalu kuhantarkan dalam setiap malam. 

Kutulis surat ini dengan rasa hormat dan terima kasih yang tiada terkira. Jasamu sungguh berarti bagiku. Begitu pula kesabaran dan pengorbananmu, yang mengantarkan di titik ini.

Terkenang di masa lalu engkau tak pernah lelah mengajarkanku semua yang belum pernah aku ketahui. Kesabaranmu menghadapiku tanpa lena mengingatkanku akan kegigihanmu. 

Semangat yang terpancar dari wajahmu tak pernah kulupakan untuk mencerdaskan anak bangsa. 

Lembut senyum dari ekspresimu menandakan pengabdianmu yang tulus dalam membagikan ilmu yang kau punyai kepadaku.

Sungguh mulianya perbuatanmu dalam memperjuangkan masa depan siswa. Banyak sekali hal yang tak ku tahu, tetapi didikanmu membantu mencapai keinginanku. Aku bertumbuh di bawah bimbingan, dan engkau adalah pencerah pagi hariku. 

Terkadang waktu yang kuhabiskan dikelas bersamamu bahkan tak sebanding dengan waktu yang kuhabiskan dengan keluargaku. 

Terima kasih guruku, kau telah membukakan jendela masa yang cerah bagi setiap insan yang pernah kau ajarkan. 

Engkau banyak memberikan yang terbaik bagi para siswa yang belum menemukan jati dirinya, termasuk aku. 

Semua mulai melihat jalannya saat kau memberikan banyak pengaruh dalam pembelajaran yang engkau berikan di kelas dengan usaha yang keras. 

iklan

Rasa syukurku juga tak pernah terhitung sebab engkau memberikan konsistensi dalam kelas. Bahkan di hari yang sangat melelapkan pun, engkau tetap menjalankan kelas dengan penuh semangat dan usaha saat mengajar

Terima kasih telah banyak menghabiskan waktumu dalam membimbing, menilai dengan jujur dan ikhlas saat memberi masukkan kepadaku.

Teringat diriku yang menjengkelkan saat menampilkan rasa tidak tertarik dalam pengajaranmu dengan mengobrol, mengirim pesan, bahkan tidur tanpa sepengetahuanmu. 

Tak sepantasnya diriku melakukan itu, dan aku pun yakin tidak menyadari atau mengakui betapa dirimu harus mengorbankan diri sendiri untuk mengajarkan semua hal yang ada didunia ini. 

Tapi tetap, engkau menunjukkan sikap yang sabar. 

Aku sadar dan ingin menghargai atas semua pengorbanan yang telah engkau berikan. Engkau banyak menginspirasiku untuk menanamkan rasa nilai yang tinggi untuk pendidikan, dan hati yang tulus untuk percaya pada diri masing – masing. 

Semua usaha yang telah engkau gunakan sungguh amat tak terpungkiri. Banyak pelajaran yang seharusnya bisa aku terapkan di kehidupan nyata.

Ketika aku beranjak dewasa dan mulai menghadapi dunia ini, aku tidak bisa memungkiri betapa ketelatenan mu membuat diriku banyak membuahkan hasil.  Aku terkagum bagaimana bisa seorang guru mendidik para siswa dengan banyak karakteristik. 

Mulai dari sikap yang acuh tak acuh, malas, bahkan tak jujur kepadamu, engkau tetap mengajarkan kepada kami dengan penuh semangat juang.

Sampai saat ini, aku masih teringat dengan pengajaran yang telah engkau berikan. Harapan akan adanya masa depan ketika menapakkan kaki di dunia nyata. 

Aku masih berpikir hanya dengan belajar kita bisa menggapai sukses. 

Namun, engkau mengutarakan tentang pengalaman dan kesuksesan ada karena sebuah alasan. Hal ini membuatku mulai tersadar semuanya tidak ada yang tidak mungkin.

Saat pertama kali engkau mengajarkan betapa luasnya pengetahuan ini, aku ingin menyerah karena betapa kejamnya hal tersebut. 

Tetapi, banyak sekali peran yang engkau berikan untuk mendukung dan meyakinkan semua itu bisa digapai. 

Bagiku engkau lebih dari seorang guru, teman, orang tua untuk memastikan kesuksesan yang harusnya kuraih untuk jenjang karir. 

Engkau selalu menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di dalam profesi ini. Saat dituntut untuk mengajarkan semua hal, terkadang engkau tak menghiraukan dirimu sendiri. 

Hanya fokus pada pencapaian anak didiknya supaya sukses dalam menggapai kesuksesan. Engkau selalu menjadikan murid menjadi seorang yang terpenting. 

Tanpa kenal lelah, perhatianmu tetap tertuju padaku. 

Saat aku berputus asa, engkau telah mengubah pola pikirku. Dan aku tidak akan menjadi seperti sekarang ini jika tanpa motivasi yang kau ajarkan. 

Motivasi dan semangat juang yang kau ajarkan membuatku memilih jalan yang lebih cerah dan percaya pada diriku sendiri menggapai apa yang kuinginkan. 

Meskipun berat, aku akan berusaha dengan sikap yang telah engkau persembahkan.

Kasih sayang, semangat yang telah kau dedikasikan kepada siswamu, akan selalu aku kagumi. Bahkan sikapmu ini memenuhi hatiku dengan kegembiraan yang tidak pernah pudar. 

Aku juga akan selamanya mengagumi integritas yang engkau tunjukan. 

Tidak perlu memberitahuku bagaimana memiliki karakter, engkau hanya menunjukkannya. Engkau tetap sabar walaupun menghadapi diriku. 

Aku melihat engkau melakukan apa yang benar meskipun itu sulit. Aku juga melihat engkau memilih kebaikan ketika kebanyakan orang berubah menjadi marah, dan aku melihat engkau bekerja sekeras mungkin setiap hari tidak peduli seberapa lelah. 

Engkau adalah contoh sempurna tentang bagaimana menjalani hidup. Terima kasih guruku atas segala pelajaran, senyuman, dan nasihatmu.

Pak Pos
Written By

Tukang antar surat-surat yang bernada baper.

iklan
iklan

Artikel Menarik Lainnya

Surat

Kutulis surat ini sebagai pernyataan bahwa aku telah melepasmu. Kuharap aku bisa melaluinya. Selamanya.

Surat

"Hai, cantik." Rasanya sudah lama sekali aku tidak mengucapkan kalimat itu kepadamu.

Surat

Surat ini aku berikan untuk kado ulang tahun ibu, besok di usianya yang genap 65 tahun dan tidak lagi muda. Selamat ulang tahun, ibuk.

Surat

Hai teman, apa kabarmu?

Surat

Masih kuingat dengan jelas bagaimana cara Tuhan mempertemukan kita.

Surat

Menikah adalah sesuatu hal yang mungkin tak terpikirkan olehku.

Surat

Hai adikku yang menginjak masa labil! Bagaimana kabarmu saat ini? Kakak harap kamu akan baik-baik saja. Sudah lama kakak tidak menanyakan keadaanmu.

Surat

Akhir akhir ini aku sering membayangkan punggung seorang wanita yang kini kian menua. Ia adalah sosok yang sangat berarti bagi kehidupanku selama ini.