Merasa Bersalah dan 8 Cara Menjadi Bahagia yang Sering kita Lupakan

Jangan salah. Saking kerasnya kita berusaha bahagia, kadang kita lupa proses supaya kita bahagia.


8 cara menjadi bahagia

Menjadi bahagia itu butuh proses. (Foto: Kaboompics/Pexels)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Sebagai manusia, merasakan berbagai macam emosi adalah hal wajar. Tapi, tidak seluruh emosi ini memberikan perasaan positif. Salah satunya adalah perasaan bersalah yang kemudian membuat kita merasa tidak bahagia dalam menjalani hidup.

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

Timbulnya perasaan bersalah disebabkan oleh banyak hal. Bisa dari sikapmu terhadap orang lain atau lingkungan, bisa juga karena merasa kecewa berlebihan akan suatu hal. 

Sebenarnya wajar saja kamu merasa bersalah akan satu hal. Tapi, jika dipendam terus bisa berakibat buruk. Kamu tidak akan merasa bahagia dan selalu dibayangi perasaan negatif ini. Agar kamu bisa merasa lega dan tidak bersalah lagi, maka kamu harus memaafkan diri sendiri. 

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

Memaafkan diri sendiri mungkin salah satu tindakan yang jarang dipahami banyak orang. Karena ini berbeda ketika memberikan maaf ke orang lain. Namun, hanya dengan cara ini maka hatimu akan lega dan akhirnya kamu akan bahagia. 

Ada 8 cara menjadi bahagia. Kamu nggak perlu punya uang banyak. Kamu nggak perlu orang lain untuk membahagiakan kamu. Kamu nggak perlu belanja ini-itu. Yang kamu butuhkan pertama-tama: menyadari kalau kita bukan manusia sempurna.

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

Kamu Bukanlah Manusia Sempurna 

Kamu harus ingat bahwa tidak ada satupun manusia yang sempurna. Melakukan kesalahan dalam hidup adalah hal yang wajar. Kamu pun juga sama, kok. Karena kamu adalah seorang manusia. 

Hal yang perlu kamu lakukan adalah dengan berhati-hati dalam bertindak. Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama. Jaga sikap dan juga tutur kata agar kamu bisa menjalani hidup dengan lebih baik lagi. 

Kamu Harus Ikhlas 

Bersikap ikhlas adalah cara bahagia setiap hari yang perlu dilatih dari dalam diri. Merelakan hal-hal yang sudah terjadi adalah cara paling mudah untuk bisa berdamai dengan masa lalu. Waktu tidak dapat diulang. 

Hal yang sudah terjadi di masa lalu tidak bisa lagi kamu perbaiki. Memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa. Ikhlaskanlah, maka perasaanmu akan lega dan dapat menjalani hidup dengan bahagia. 

Kamu Hanya Perlu Ambil Hikmahnya 

Setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Kalimat tersebut tidak salah, lho. Memang benar apa yang sudah terjadi pasti akan memberikan nilai pelajaran sendiri. Kamu hanya perlu belajar dari pengalaman yang telah dialami. Dengan cara ini, maka kamu pun akan terbebas dari perasaan bersalah.

Penyesalan Tidak Memperbaiki Apapun 

Ketika kamu dilingkupi rasa bersalah, maka penyesalan pun akan ikut terbawa. Tapi, tidak ada gunanya kamu menyesal, karena tidak akan memperbaiki apapun. Jika ingin memperbaiki sesuatu adalah dengan menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi. Buang jauh-jauh rasa penyesalanmu. Selama kesalahan yang kamu perbuat sudah dimaafkan, maka saatnya kamu move on. 

Kamu Harus Fokus Ke Masa Sekarang 

Biar rasa bersalah tidak terlalu lama hinggap di hati, maka kamu harus fokus ke masa sekarang. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, apa yang sudah terjadi tidak dapat diulang. Tidak ada masa lalu yang dapat diperbaiki. 

Tidak ada gunanya lagi kamu memikirkan apa yang sudah terjadi. Pikirkan saja apa yang harus dilakukan hari ini. Jangan terlalu terbebani dengan masa lalu yang sudah lewat. Apabila kamu ingin jalan-jalan ke mall sekarang, lakukanlah. Selama kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama, pasti kamu akan baik-baik saja dan bahagia. 

Kenal dengan Orang Baru 

Cobalah bergaul dengan orang baru yang juga bisa memberikan dukungan kepadamu. Semisalnya, kamu punya hobi untuk melukis, tidak ada salahnya kamu masuk komunitas pelukis yang ada di kotamu. Selain memberikan energi positif, bergaul dengan orang baru bisa membantu kamu untuk melihat kehidupan. 

Apalagi pengalaman hidup yang orang lain rasakan terkadang sama dengan yang kamu alami. Sehingga kamu bisa bertukar pikiran dan mendapatkan masukan untuk bisa terbebas dari rasa bersalah. Kamu tidak akan merasa sendirian, karena mereka mungkin mengetahui dengan benar apa yang sedang dirasakan. 

Yuk, Mulai Menggapai Impian 

Hal terakhir yang perlu kamu lakukan untuk bisa memaafkan diri sendiri adalah dengan memikirkan masa depan. Raih impian yang mungkin pernah ingin kamu capai. Dengan adanya sebuah tujuan dalam hidup, maka kamu akan mendapatkan energi positif. 

Bila sudah mendapatkan energi positif, sudah pasti hati dan pikiran akan semakin lega. Kamu bisa memulai rencana kecil-kecilan sebagai tahapan untuk bisa mencapai cita-cita. Mumpung masih diberi kesempatan, maka lakukanlah. 

Kamu Berhak Bahagia 

Tanamkan dalam pikiran dan hati bahwa kamu berhak untuk bahagia. Kamu adalah orang yang berharga. Setiap manusia yang memiliki perasaan, termasuk bahagia. Jadi, kamu pun juga berhak untuk merasakan hal yang sama. Berbahagialah, supaya hidup pun semakin mudah. 

Kamu tidak harus melakukan cara itu sekaligus. Hanya melakukan satu atau dua cara menjadi bahagia saja sudah akan membantumu hidup lebih baik. Jadi, semangat ya. Kamu adalah orang paling hebat dan kuat. Terus jalani hidup ini dengan rasa syukur. 

Temukan artikel menarik lainnya di topik: kabar belakang

Bagikan artikel ini