Mengenal Kebaya Nusantara Tradisional-Modern

Dalam beberapa tahun terakhir, model kebaya nusantara mengalami banyak perkembangan, baik tradisional maupun modern.


kebaya nusantara

Oleh: Ika Umi Hayati

Diterbitkan:

the Monkey Times – Kebaya merupakan busana tradisional Indonesia yang terbuat dari bahan tipis dan dipadupadankan dengan bawahan songket atau sarung batik dengan motif tertentu.

Busana ini biasanya dipakai oleh kaum wanita saat acara-acara formal seperti Hari Peringatan Kemerdekaan, Hari Kartini, bahkan juga dipakai saat acara pernikahan.

Kebaya sangat cocok dipakai segala usia, desain dan motifnya juga ada banyak sehingga terlihat elegan saat dikenakan.

Busana ini telah menjadi ciri khas wanita Indonesia itu sendiri, bahkan pada beberapa ajang kecantikan internasional, kebaya nusantara adalah salah satu kostum yang wajib dipertontonkan ke khalayak umum.

Dalam beberapa tahun terakhir, model kebaya nusantara mengalami banyak perkembangan, baik tradisional maupun modern.

Saat ini ada banyak sekali jenis dan motif kebaya yang bisa kita kenakan. Apa Saja?

Terlebih Dahulu, Ketahui Sejarah Kebaya di Indonesia

Menurut Trianto dalam buku bertajuk “Kebaya Sebagai Trend Busana Wanita Indonesia dari Masa Ke Masa”, kebaya adalah pakaian utama yang sudah dikenakan wanita sejak zaman Kerajaan Majapahit sebagai penutup dada. K

arena pada saat itu, para wanita hanya menggunakan kemben, bukan baju seperti zaman modern.

Memasuki abad ke-5, kebaya mengalami perubahan seiring dengan masuknya ajaran agama Islam, dan busana ini mulai dijadikan sebagai pakaian wanita keraton Jawa.

Rancangannya mirip seperti blus luaran yang menutupi punggung, lengan, dan bahu wanita istana, sehingga penampilannya jadi lebih sopan.

Seiring berjalannya lalu, kebaya tidak lagi menjadi pakaian eksklusif kerajaan, namun juga pakaian masyarakat umum.  

Jenis-jenis Kebaya Nusantara    

Sampai saat ini, jenis dan motif kebaya terus mengalami perkembangan, mulai dari tradisional dan modern. Setidaknya ada lima jenis kebaya yang populer di kalangan masyarakat, berikut diantaranya.

  1. Kebaya Jawa

Kebaya jawa memiliki ciri khas pada bagian kerah yang dibuat vertikal, dan umumnya tidak punya lipatan kain.

Bahan kebaya ini juga dihiasi motif sederhana, cenderung lebih tipis dan transparan. Oleh karena itu, kebaya Jawa selalu digunakan bersama dengan kemben atau dalaman yang warnanya senada.

Kebaya Jawa memiliki tekstur halus, biasanya terbuat dari bahan beludru. Untuk potongan kerah berbentuk kebanyakan berbentuk V dengan bahan lace yang elegan.

Semakin menarik lagi jika dipadukan dengan bawahan kain batik. Kebaya Jawa sangat cocok dijadikan sebagai busana kondangan.

  1. Kebaya Kartini
Baca Juga:  Mencari Jawaban Berapa Jarak Terdekat Antara Bumi ke Mars

Disebut dengan Kebaya Kartini karena busana ini dipakai oleh pahlawan kaum wanita, yaitu RA Kartini semasa hidupnya.

Ciri khas Kebaya Kartini ada pada bagian kerahnya yang punyya lipatan vertikal mencapai bagian dada.

Selain lipatan kerah, kebaya Kartini juga punya bentuk potongan yang panjang, sehingga dinilai bisa membuat pemakainya terlihat lebih ramping.

Untuk panjang kebaya model ini bisa sampai bagian bokong atau panggul saja.

  1. Kebaya Bali

Kebaya Bali merupakan pakaian tradisional masyarakat Bali yang masih digunakan sampai saat ini.

Masyarakat Bali, khususnya kaum wanita wajib mengenakan busana kebaya ini ketika melakukan sembahyang di pura.

Adapun ciri khas yang membedakan Kebaya Bali dengan lainnya adalah ikatan obi yang melilit bagian pinggang, menggunakan warna-warna cerah seperti hijau muda, merah, putih, kuning dan terbuat dari bahan brokat dan katun. Jarang ada Kebaya Bali yang berwarna gelap.

  1. Kebaya Encim

Kebaya Encim diyakini berasal dari pakaian tradisional wanita Tionghoa, hanya saja sering diidentikan dengan pakaian adat khas Betawi. Bahannya terbuat dari kain tenun yang punya motif fauna dan flora yang beragam.

Adapun ciri khas yang dapat membedakan Kebaya Encim dengan lainnya adalah bordiran atau renda yang terdapat pada bagian ujung lengan dan badan.

Ukuran Kebaya Encim umumnya lebih panjang, kebanyakan yang sering dipakai kaum wanita itu mencapai bawah pinggulnya.

Kebaya ini juga kental dengan budaya melayu, dan punya potongan kerah berbentuk V yang juga mempunyai bordiran.

  1. Kebaya Kutubaru

Kebaya kutu baru adalah model kebaya yang paling banyak digunakan dan sangat populer di pasaran.

Anda mungkins sudah familiar dengan model kebaya kutubaru yang diyakini berasal dari Jawa Tengah.

Ciri khas kebaya ini adalah bahan yang terbuat dari bef atau kain sebagai penutup bagian depan atau dada.

Dan untuk memberikan kesan elegan Kebaya Kutu Baru, Anda bisa melihat adanya tambahan lipatan kain pada bagian kiri dan kanan dada. Banyak yang mengatakan bahwa kebaya ini adalah kebaya asli dari Indonesia.

  1. Kebaya Jumputan

Ada berbagai macam jenis kebaya yang bisa kamu pakai untuk acara spesial, salah satunya kebaya jumputan.

Kebaya ini memiliki tampilan yang modern dan trendy, sangat cocok dipakai wanita dari segala usia.

Kain motif jumputan juga kerap kali dijadikan kebaya bermodel kutubaru, biasanya ditambah stagen di bagian perut dengan warna yang lebih kontras.

Baca Juga:  Ini Dia Jadwal Bus Rosalia Indah Cibubur Solo

Nah, itulah beberapa jenis kebaya nusantara yang populer saat ini. Sebagai bentuk rasa cinta terhadap Indonesia, yuk kita lestarikan busana tradisional ini dengan cara mengenakannya saat hari peringatan maupun acara-acara penting.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: jenis-jenis kebaya, Pakaian adat nusantara, Pengetahuan sehari-hari

Atau baca artikel lain yang ditulis: Ika Umi Hayati



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial