Kami mungkin menerima komisi untuk setiap pembelian yang dilakukan lewat tautan afiliasi yang termuat di beberapa jenis konten yang diterbitkan pada topik/kategori tertentu. Pelajari selengkapnya.

Manfaat Enzim Papain dan Buah yang Mengandung Enzim Papain

Papain secara tradisional sudah banyak digunakan untuk berbagai macam masalah kesehatan.


enzim papain

Buah yang kaya kandungan enzim papain. (Foto : Alleksana/Canva Pro)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Enzim papain merupakan enzim proteolitik yang dapat memecah protein menjadi asam amino dan peptida, berasal dari buah pepaya mentah dan memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Iklan

Selain buah pepaya, enzim ini juga dapat dikonsumsi dan digunakan dalam bentuk krim, kapsul, hingga permen. Meskipun baik untuk kesehatan, sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahuinya.  

Enzim papain memiliki khasiat yang telah dikenal sebagai obat alami dalam berbagai macam kondisi medis, mulai dari alergi, diare, peradangan, hingga rasa nyeri.

Iklan

Bahkan beberapa waktu terakhir para peneliti mulai menguji coba khasiatnya sebagai obat kanker. Untuk itu, mari simak artikel berikut ini yang akan membantu kamu mengenal beragam manfaat enzim papain.

Enzim Papain Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Papain secara tradisional sudah banyak digunakan untuk berbagai macam masalah kesehatan.

Iklan

Untuk mendapatkannya secara alami kamu bisa mengkonsumsi pepaya mentah. Siapa yang tak kenal buah pepaya?

Selain kaya dengan antioksidan, buah ini juga memiliki sejumlah manfaat lain bagi kesehatan karena mengandung enzim papain.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Berbagai masalah kesehatan bisa muncul karena disebabkan oleh sistem pencernaan yang terganggu.

Seperti sembelit dan perut kembung, jika kamu ingin mengatasi dan mencegah gangguan pencernaan tersebut bisa dengan cara mengkonsumsi enzim papain dari pepaya.

Selain itu, kandungan air dan serat dari buah ini juga dapat melancarkan sistem pencernaan sehingga kamu akan terhindar dari masalah pencernaan. 

Dalam sebuah penelitian, juga disebut bahwa enzim papain dapat mengatasi dan mencegah penyakit celiac.

  1. Mempercepat Penyembuhan Luka

Khasiat papain disebut menunjukkan potensi dalam pengobatan luka. Hal ini berdasarkan tinjauan studi dari jurnal Portugis Revista Gaucha de Enfermagem yang dilakukan pada tahun 1987 sampai 2010.

Para peneliti membuat kesimpulan bahwa jika enzim papain dioleskan secara topikal akan lebih efektif dan aman dalam mempercepat penyembuhan luka.

Hanya saja obat ini juga dapat memberi efek samping seperti rasa terbakar dan nyeri ringan di area yang dioleskan.  

  1. Mengurangi Radang Tenggorokan

Penderita radang tenggorokan biasanya mengalami rasa nyeri, kemerahan dan pembengkakan yang membuatnya sulit menelan.

Untuk menurunkan gejala sakit tenggorokan yang dialami pasien dapat menggunakan obat plasebo.

Namun sebuah riset mengungkapkan bahwa gejala ini bisa diredakan dengan memberikan obat hisap yang mengandung 200 IU bacitracin, 5 mg lisozim dan 2 mg papain yang diklaim lebih ampuh.

Jika kamu ingin mencobanya, maka pada gejala awal sakit tenggorokan silahkan kunyah permen yang mengandung papain.

  1. Meredakan Nyeri Otot

Biasanya kalau seseorang berolahraga terlalu intens pasti pernah merasa nyeri otot. Jika kamu mengalami hal yang sama maka solusinya adalah enzim papain.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan oleh Journal of Sports Science and Medicine, sepuluh peserta olahraga yang akan lari menuruni bukit selama 30 menit diminta untuk mengkonsumsi suplemen proetase yang mengandung papain, sebelum dan sesudahnya. Peserta lainnya juga diminta untuk meminum obat plasebo.

Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa pemulihan otot kelompok yang mengkonsumsi enzim protease dengan papain bekerja lebih cepat dan baik daripada kelompok plasebo.

Bila kamu ingin mendapatkan manfaat tersebut dan mencegah diri mengalami nyeri otot yang berkepanjangan, maka dianjurkan untuk minum suplemen ini setiap hari.

  1. Mengatasi Herpes Zoster

Herpes zoster atau cacar api merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Varicella Zoster, ditandai dengan munculnya bintil kulit pada salah satu sisi tubuh, berisi air, dan terasa nyeri. 

Penyakit ini terbukti dapat diobati dengan papain, seperti yang disebutkan dalam penelitian kecil dari dalam Jurnal Fortschritte der Medizin.

Khasiat papain sama efektifnya dengan obat dalam meredakan nyeri herpes zoster, yakni antivirus zovirax dan juga mendorong penyembuhan lesi.

Papain menekan protein inflamasi, sehingga dapat mengintensifkan wabah cacar api dan mengurangi durasi penyakit ini secara signifikan.

Risiko dan Efek Samping Mengkonsumsi Enzim Papain

Suplemen enzim papain memang disarankan untuk dikonsumsi setiap hari dalam dosis yang dianjurkan.

Kamu tidak boleh terlalu banyak memasukan enzim ini kedalam tubuh karena dapat menimbulkan efek samping seperti:

  • Perforasi esofagus
  • Reaksi alergi
  • Iritasi lambung
  • Kerusakan pada tenggorokan
  • Iritasi tenggorokan

Bagi penderita alergi buah pepaya dan lateks, kamu harus menghindari papain dalam bentuk apapun supaya tidak mengalami iritasi kulit maupun gelembung yang muncul di kulit.

Selain efek samping di atas, enzim papain juga dapat menyebabkan kadar gula darah menurun dan bisa meningkatkan resiko perdarahan.

Bagi yang akan menjalani operasi atau sedang minum obat pengencer darah, ibu hamil dan menyusui, atau wanita yang sedang merencanakan kehamilan, kamu dilarang mengkonsumsi suplemen papain karena dapat menyebabkan kecacatan atau membuat janin keracunan.

Enzim papain telah terbukti memiliki banyak manfaat penting dalam membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Bila kamu ingin mengkonsumsinya dalam bentuk suplemen, maka sebaiknya berkonsultasi dulu dengan praktisi kesehatan.

Dengan begitu, kamu akan mengetahui informasi dosis yang tepat dan aman untuk dikonsumsi setiap harinya.

1637809467 LMqn9WyiH4rRRXbPuXboe1tYL1EqK5ei
Temukan artikel menarik lainnya di topik: serba-serbi panganan sehat