Penulis: Dina Meidiana

Penyebab Perang Dunia 1: Konflik Global Pertama Di Abad Ke-20

Konflik antar negara di daratan Eropa ini menjadi pertanyaan besar. Kenapa harus berperang?

the Monkey Times – Penyebab Perang Dunia 1 tidak hanya datang dari satu faktor saja. Perang yang terjadi di sebagian besar benua Eropa ini dimulai pada tahun 1914 dan berakhir tahun 1918. 4 tahun lamanya perselisihan terjadi dan melibatkan beberapa negara besar. Sebenarnya apa penyebab dari Perang Dunia pertama ini? 

Penyebab Perang Dunia 1 dan Kronologinya 

Konflik antar negara di daratan Eropa ini menjadi pertanyaan besar. Kenapa harus berperang? Mengingat sebagian besar negara yang terlibat sudah cukup makmur dibandingkan negara lainnya kala itu. Pemicu dari Perang Dunia Pertama tidak hanya sekedar perebutan wilayah. Ketakutan dan ajang pamer siapa yang terkuat adalah alasan dibalik semuanya. 

Berawal dari niat untuk menjalankan hegemoni yaitu kekuasaan terhadap daerah lain, tapi berakhir dengan terbentuknya aliansi antar negara. Hal ini tidak lepas karena ingin menggabungkan kekuatan dengan menjalankan berbagai kerja sama. Secara sederhana, aliansi ini terbentuk karena negara-negara tersebut ingin memiliki teman ketika sedang terjadi konflik. 

Ada dua aliansi besar saat itu, yaitu Triple Alliance dan Triple Entente. Dimana untuk Triple Alliance terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria dan Italia. Kemudian, untuk Triple Entente terdiri dari Britania Raya (Inggris), Kekaisaran Rusia, Republik Ketiga Perancis serta Irlandia. Kedua kubu memang merupakan negara-negara besar yang ada di Eropa kala itu. 

Pada dasarnya pembentukan aliansi ini sudah berlangsung sangat lama. Triple Alliance sendiri sudah terjalin semenjak tahun 1882, kemudian Triple Entente terbentuk sekitar tahun 1894. Adanya kubu yang terbentuk ini menjadikan negara yang tergabung saling bersitegang. Tentu saja, dendam adalah alasan terkuat kenapa negara-negara tersebut membuat aliansi. 

Sebut saja, Perancis yang bergabung dengan Britania Raya karena rasa dendam terhadap Jerman akan kekalahan yang dialami pada perang 1870 hingga 1871. Kemudian, Britania Raya yang merasa kalah saing dengan perkembangan dari Jerman dalam hal teknologi industri, angkatan laut serta daerah penjajahan. 

Tidak sampai disitu saja, dendam Rusia terhadap Jerman tidak kalah besarnya. Mengingat Jerman dinilai menghalangi langkah Rusia untuk menjalankan Politik Air Hangat yang berniat menerobos Laut Tengah. 

Bergabungnya Turki Usmani ke kubu Three Alliance juga bukan tanpa alasan. Kekuatan Turki Usmani yang berhasil menjatuhkan Konstantinopel pada masa lalu membuat Jerman menarik mereka ke dalam aliansi. Bukan hanya karena kekuatan yang diinginkan, tapi nyatanya Turki Usmani kala itu juga dendam dengan Rusia karena kalah dalam Perang Balkan. 

Semua negara yang bergabung ke masing-masing aliansi memang menyimpan cerita pahit yang sebenarnya hanya tidak ingin dianggap pecundang. Kekalahan dalam perang masa lalu, tertanam dengan kuat sehingga mereka ingin menunjukan siapa yang paling hebat. 

Puncak penyebab perang antara dua kubu ini adalah ketika Putra Mahkota dari Kerajaan Austria, yaitu Franz Ferdinand tewas di tangan seorang nasionalis Serbia, yaitu Gavrilo Princip, pada tanggal 28 Juni 1914. Aksi tersebut tidak hanya menewaskan Sang Putra Mahkota, tapi juga istrinya yaitu Sophie. 

Pembunuhan yang dilakukan oleh nasionalis Serbia ini juga bukan tanpa alasan. Kala itu Austria sedangkan melakukan pelatihan di Bosnia. Pelatihan ini dianggap Serbia sebagai tindakan provokatif. Mengingat Serbia ingin menguasai Bosnia. 

Pembunuhan Ferdinand di latihan tersebut adalah pemicu utama akan Perang Dunia I ini. Jerman yang satu aliansi bersama dengan Austria mengumumkan perang dan Serbia didukung dengan Rusia. 

Pada awalnya Inggris ingin menengahi konflik ini ternyata kalah suara dari Jerman. Austria tetap ingin melancarkan perang. Dengan brutal, Jerman dan Austria pun menyerang Belgia. Negara tersebut terikat perjanjian dengan Perancis dan Inggris. Diserangnya Belgia, membuat Perancis dan Inggris mau tak mau mendeklarasikan perang. 

Blok Sentral yang kemudian disebut dengan Blok Jerman adalah Jerman, Austria, Bulgaria dan Turki. Kemudian di Blok Perancis adalah Perancis, Rusia, Inggris, Belgia dan Rumania. Italia yang sebelumnya masuk dalam Three Alliance, membelot aliansinya sendiri dan masuk ke Blok Perancis pada tahun 1915. 

Pengkhianatan aliansi ini terjadi karena Italia dijanjikan menduduki Tirol Selatan, Delmatia dan Istria yang merupakan daerah kekuasaan dari Austria. Pertempuran pun tak bisa dielakan lagi. Setiap blok dengan dendam dan harga diri pun saling menyerang. 

Pada tahun 1915, Kapal Lusitania tenggelam yang dikarenakan oleh Jerman. Kala itu perairan Inggris yang jadi tempat pertempuran menjadikan Jerman tidak pandang bulu terhadap kapal yang melewati perairan tersebut. Akibat tindakan ini, Amerika Serikat pun akhirnya turun tangan karena tidak terima akan serangan tersebut yang menyebabkan tewasnya 128 warga negara AS. 

Amerika Serikat bergabung dengan Blok Perancis dan membantu menggempur serangan dari Blok Jerman. Di tengah pertikaian, Rusia mendadak undur diri pada tahun 1917. Penyebabnya adalah karena kondisi Rusia kala itu sedang dalam keadaan baik. Secara resmi, Rusia menyatakan menarik diri dari Perang Dunia 1 pada tahun 1917 dengan perjanjian Brest-Litovsk.

Pertempuran panjang berakhir ketika Jerman mengangkat bendera putih pada tahun 1918. Penyerangan dari Three Entente yang sangat hebat, membuat Jerman kehilangan banyak pasukan di Front Barat. Kekalahan ini akhirnya diikuti oleh alinasi Blok Jerman. Secara resmi Perang Dunia I selesai tanggal 11 bulan 11, pukul 11 pagi. 

Akhir Perang Dunia I 

Berakhirnya perang membuka babak baru. Tanggal 18 Januari 1919, Konferensi Damai Prancis digelar di Istana Versailles. Dalam pertemuan ini, disepakati untuk membentuk LBB atau Liga Bangsa-Bangsa demi terciptanya kedamaian dunia. Tidak hanya itu saja, di dalam konferensi ini juga dibuatlah Perjanjian Versailles yang resmi ditandatangani Big Four pada tanggal 28 Juni 1919. 

Dalam buku Sejarah Perang Dunia I oleh Arfi Alifian, diungkapkan bahwa saat itu Marshal Foch, pemimpin Sekutu yang melakukan penyerangan di Front Barat, mengatakan bahwa adanya perjanjian ini ditujukan untuk gencatan senjata 20 tahun mendatang. Dimana artinya akan ada peperangan besar lagi yang akan terjadi nantinya. 

Hal ini tidak lepas dari posisi Marshal Foch yang dekat dengan petinggi dari blok sekutu. Terlihat jelas bahwa perang menjadi salah satu ladang bisnis bagi beberapa orang. Terlepas dari pernyataannya tersebut, Perjanjian Versailles pun tetap dibuat. Dengan seluruh isinya ingin menekan Jerman. 

Jerman diharuskan untuk membatasi kekuatan militernya, dengan maksimal jumlah tentara adalah 100.000 pasukan. Tidak hanya itu saja, Jerman juga bertanggung jawab penuh untuk mengganti rugi seluruh kerusakan ke negara-negara sekutu. Bahkan Jerman dipaksa untuk menyerahkan daerah-daerah kekuasaannya. 

Sayangnya, akhir dari Perang Dunia 1 ini tidak memberikan perdamaian yang diagung-agungkan oleh negara besar. Kelemahan dari Perjanjian Versailles membuat Jerman merasa dipermalukan dan menjadi pemicu baru terjadinya Perang Dunia II. 

Sikap negara–negara kala itu yang ikut perang tidaklah memberikan dampak baik bagi pihak manapun. Sudah terlihat jelas bagaimana penyebab perang dunia 1 yang berakhir kerugian dan kehancuran. Bahkan hasilnya berlanjut ke peperangan paling parah dan lebih mematikan sepanjang sejarah umat manusia. 

Photo of author
Penulis konten yang tinggal di Jogja. Menggemari segala hal berbau Korea. Tetap santai dikala ada kesempatan.

Berita Terkini:

teknologi pengenlan wajah
Samsung Disebut-sebut Sedang Bekerja Meningkatkan Akurasi Teknologi Pengenalan Wajah
Promo Shopee Cashback
Shopee Berikan Cashback Rp 75,000 untuk Pengguna Baru
Bagi bagi ikan nelayan
Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Bagikan Ikan Gratis Sebanyak Satu Ton
BMW iX5 Hydrogen
BMW Mulai Memproduksi Fuel Cell Untuk Model iX5 Hidrogen

Artikel Terkait:

Penyebab Perang Dunia 1: Konflik Global Pertama Di Abad Ke-20

Favicon tmtimes new

the Monkey Times

Kontribusi
Kirim Surat

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia

Bagikan artikel ini