Penulis: Dandun Kusuma

Mengenal Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara

Dalam perkembangannya, Pancasila menjadi ideologi yang unik hanya dimiliki oleh Indonesia.

the Monkey Times – Sebagai warga negara Indonesia kita wajib mensyukuri pemberian warisan para pejuang dan tokoh bangsa dengan memberikan ideologi negara yang sarat mempunyai nilai – nilai keluhuran di dalamnya.

Mengenal makna Pancasila sebagai dasar negara membuat kita lebih mudah dalam mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Sejarah Lahirnya Pancasila

Mari kita mundur sejenak ke belakang, sewaktu sebelum lahirnya kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Ideologi Pancasila, pergerakan nasional secara masif muncul dan tumbuh di beberapa wilayah Indonesia. 

Perjuangan sikap, tekad, pikiran, materi dan non materi yang di patri oleh para pejuang bangsa setidaknya mulai muncul menjelang tahun 1900 –an. 

Sebuah usaha yang tidak mudah dan sangat keras dilakukan demi tegaknya kedaulatan Bangsa Indonesia. 

Awal mulanya pergerakan tersebut ditandai dengan munculnya rintisan persamaan gagasan untuk mencari sebuah sintesia ideologi – ideologi  kebangsaan serta penamaan untuk sebuah nama negara wujud dari nasionalisme (civic nationalism) sehingga menjadikan nama identitas bangsa. 

Proses tersebut ditandai dengan munculnya beberapa organisasi seperti berdirinya Perhimpunan Indonesia yang dahulu bernama Perhimpunan Hindia yang mendeklarasikan di majalah Hindia Putra yang menjadi majalah Indonesia Merdeka dengan tagline “Indonesia merdeka, sekarang!” 

Selain itu organisasi Budi Utomo yang merupakan organisasi yang dibentuk oleh Mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen). 

Juga, turut serta organisasi – organisasi yang berasaskan agama kebangsaan seperti Muhammadiyah dan NU. 

Partai – partai politik yang muncul seperti Indisch Partij, PNI dll. Tak kalah pentingnya munculnya Sumpah pemuda pada dekade itu. 

Perumusan secara konseptualisasi pancasila dimulai pada masa persidangan pertama Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945. 

Dalam sumber lainnya dijelaskan bahwa saat sidang BPUPKI dipimpin oleh Ir. Soekarno sebagai anggota. 

Dalam berpidato, beliau menyarankan kepada peserta sidang bahwa nama falsafah negara Indonesia yang akan berdiri kelak diberi nama “Pantjasila”. Istilah tersebut diambil dari buku “Sutasoma” karya tersohor Mpu Tantular pada eranya.

Terjadinya proses berfikir ideologi negara ini tentunya juga melintasi perjalanan yang panjang namun penuh dedikasi. 

Dalam upaya memperoleh sebuah kesepahaman antara para pendiri bangsa. Secara historis, ada terdapat 3 rumusan dasar negara yang diberi nama Pancasila, yaitu rumusan konsep Ir. Soekarno dalam sidang BPUPKI.

Rumusan panitia sembilan dalam piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 dan rumusan pada pembukaan Undang – Undang Dasar 1945 yang disahkan oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang terjadi pada tanggal 18 Agustus 1945.

Mengenal Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia

  1. Sebagai Cita – Cita Bangsa dan Negara Indonesia

Bangsa dan Negara yang berdaulat serta merdeka di atas tanah mereka sendiri, mempunyai cita – cita yang berupa gagasan dasar untuk pijakan penyelenggaraan sebuah sistem aturan yang mengatur sebuah konsep kehidupan bangsa Indonesia.

Dapat diartikan bahwa nilai – nilai yang terkandung dalam ideologi pancasila menjadi visi atau arah kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Visi atau arah yang dimaksud adalah terwujudnya kehidupan yang berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa, mempunyai rasa berperikemanusiaan, menjunjung tinggi tegaknya persatuan, mementingkan orang banyak, serta mengedepankan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Oleh sebab itu, sudah sewajarnya apabila pancasila diamalkan di dalam seluruh aspek kehidupan sehari – hari.

  1. Sebagai Nilai Integrasi Bangsa dan Negara

Perbedaan yang ada dan terdapat di Indonesia ini atas wujud dari kekayaan adat, budaya, bahasa yang tersebar di masing – masing daerah Indonesia. Pancasila sangat berperan sebagai sarana untuk menyatukan perbedaan yang berada di Indonesia. 

Dari sinilah makna pancasila tersirat sebagai bentuk persatuan dan kesatuan sehingga tidak terjadi perpecahan konflik dan dapat sebagai penyetara kesenjangan.

Seperti yang sudah disampaikan presiden Indonesia pertama bahwa Pancasila adalah asas bersama yang mampu membuat semua kelompok masyarakat Indonesia ini bersatu dan menerima asas tersebut.

  1. Sebagai Identitas Ideologi Bangsa Indonesia

Selain bahasa dan bendera Indonesia menjadi identitas bangsa, ideologi Pancasila juga merupakan sebuah identitas negara dan bangsa Indonesia. Identitas tersebut sebagai wujud dari keunikan tersendiri dari setiap ciri dalam berbangsa dan bernegara. 

Seperti halnya yang diutarakan oleh Adnan Buyung Nasution pada tahun 1995, mengemukakan bahwa telah terjadi perubahan fungsi asli Pancasila. 

Walaupun mendapat julukan sebagai filsafat atau buah pikir yang mendalam. Pancasila sebenarnya dimaksudkan sebagai sarana demokrasi bagi seluruh warga negara Indonesia. 

Dalam perkembangannya, Pancasila menjadi ideologi yang unik hanya dimiliki oleh Indonesia, sehingga berbeda dari ideologi yang lainnya. 

Seorang tokoh negarawan Notonegoro mengungkapkan Pancasila adalah ideologi yang komprehensif, mencakup semua aspek. Hal tersebut menggambarkan bahwa Pancasila itu bersifat masif dan bisa diinterpretasikan dalam berbagai bentuk.

Sekilas diatas disampaikan terkait bagaimana kita bisa mengenal makna Pancasila sebagai dasar negara, semoga dapat terus membuat kita merespon secara aktif ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.