Penulis: Dina Meidiana

Sejarah Kopi Indonesia Serta Jenis dan Daerah Penghasilnya

Perjalanan panjang kopi hingga menjadi salah satu komoditi besar di Ibu Pertiwi telah tercatat dalam sejarah.

the Monkey Times – Kopi adalah minuman yang disukai hampir seluruh dunia. Minuman yang identik dengan rasa pahit ini sendiri juga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.

Bahkan, beberapa daerah di Tanah Air juga dikenal sebagai penghasil kopi terbaik. Maka, tidak heran jika kopi Indonesia juga sangat terkenal. Mungkin sebagian dari kamu tidak tahu, bahwa kopi adalah bukan tanaman asli Indonesia. 

Perjalanan panjang kopi hingga menjadi salah satu komoditi besar di Ibu Pertiwi telah tercatat dalam sejarah.

Walau ada beberapa versi, tapi tetap saja ini akan sangat menarik sekali untuk dibahas. Dalam artikel ini aku akan membahas sejarah kopi di Indonesia beserta dengan jenis dan daerah penghasilnya yang dirangkum dari beberapa sumber. 

Sejarah Kopi Indonesia 

Dikutip dari Wikipedia, pertama kali kopi masuk ke Indonesia adalah pada abad ke-18, tepatnya pada tahun 1696.

Benih kopi pertama di tanam di Pulau Jawa, di daerah Kedawung yang merupakan lokasi perkebunan di dekat Batavia. Dimana kopi yang ditanam adalah Arabika

Bibit kopi yang dibawa berasal dari Malabar, India dan dibawa oleh kapal perdagangan milik Belanda. Sayangnya, penanaman pertama ini gagal karena terjadi gempa bumi dan banjir. Sehingga tanaman kopi pun rusak. 

Kemudian pada tahun 1699, Pemerintah Belanda mencoba menanam kembali dengan upaya stek pohon kopi yang juga dibawa langsung dari Malabar. Usaha kedua ini berhasil menumbuhkan kopi dengan kualitas cukup baik. 

Lalu, pada tahun 1706 Pemerintah Belanda mengirimkan sampel kopi ke negara mereka sendiri untuk diteliti lebih jauh.

Sampel kopi yang diambil adalah yang tumbuh di bantaran Kali Ciliwung. Hasil dari penelitian yang dilakukan di Kebun Botanika, Amsterdam menyatakan bahwa kopi yang dihasilkan memiliki kualitas yang jauh lebih baik. 

Kemudian bibit kopi di sebar di beberapa daerah, seperti Sumatera, Bali, Sulawesi dan pulau lainnya. Kopi Arabika hasil dari tanah Indonesia pun mampu mengalahkan kopi mocha yang berasal dari Yaman pada saat itu. 

Pada tahun 1878, perkebunan kopi di Indonesia mengalami kerusakan parah karena penyakit yang disebut dengan karat daun. Hama yang satu ini sendiri menyebar hampir ke seluruh perkebunan kopi dan membuat Belanda tidak bisa berbuat banyak. 

Tapi, karena potensi tanaman kopi di Indonesia sangatlah tinggi, pemerintah Belanda pun segera mengambil keputusan untuk mendatangkan jenis kopi lain yaitu Liberika. Namun, jenis kopi ini pun gagal.

Akhirnya pada tahun 1907, pemerintah Belanda mendatangkan jenis kopi lain yaitu Robusta. Dimana hingga sekarang jenis kopi ini pun menjadi produk paling terkenal dari Indonesia. 

Jenis Kopi Nusantara dan Daerah Asalnya 

Dengan besarnya perkebunan kopi yang kita miliki, maka tidak heran kita mempunyai daftar Kopi Nusantara yang terkenal hingga mancanegara. Untuk kualitas, jelas sudah tidak perlu diragukan lagi. Apa saja jenis kopi asli Indonesia? Berikut ini daftarnya: 

  1. Kopi Gayo 

Jenis kopi dari Indonesia pertama yang sudah terkenal akan kelezatannya adalah Kopi Gayo.

Kopi yang satu ini berasal dari Aceh dan mempunyai cita rasa yang sangat unik. Meski rasanya lebih pahit, tapi Kopi Gayo ada sensasi rasa gurih yang cukup membuat ketagihan. Karena rasa dan aroma yang berbeda, Kopi Gayo juga sering di ekspor ke luar negeri. 

  1. Kopi Wamena 

Dari namanya saja, Anda sudah pasti tahu bahwa kopi ini berasal dari Papua. Ditanam pada ketinggian sekitar 1500 mdpl dan suhu sekitar 20 derajat celcius, membuat rasa kopi yang satu ini cukup ringan.

Selain itu juga tidak terlalu asam. Sehingga tidak heran jika Kopi Wamena sangat disukai oleh banyak orang. Keunggulan lain dari Kopi Wamena adalah dari cara menanamnya yang tidak menggunakan bahan kimia apapun atau organik. 

  1. Kopi Kintamani 

Berasal dari daerah Kintamani, Bali, kopi ini juga termasuk jenis yang memiliki kualitas tinggi.

Rasa dari Kopi Kintamani sendiri juga tidak terlalu pekat dan sangatlah unik. Kopi yang satu ini ditanam bersamaan dengan tanaman buah-buahan lainnya, seperti buah jeruk.

Sehingga tidak heran jika Kopi Kintamani mempunyai rasa buah jeruk. Kalau kamu tidak suka dengan rasa kopi yang begitu pahit, Kopi Kintamani wajib kamu cicipi. 

  1. Kopi Mandailing 

Kopi yang satu ini sendiri berasal dari dataran Sumatera, tepatnya di Pegunungan Bukit Barisan. Kopi Mandailing dikenal dengan rasa yang sangat kuat dan pekat.

Sama seperti jenis kopi dari Sumatera lainnya yang juga dikenal dengan cita rasa yang sangat unik dan mempunyai aroma rempah. Rasa dari Kopi Mandailing sendiri dapat dikatakan paling pekat diantara jenis kopi lainnya. 

Itulah penjelasan tentang sejarah kopi Indonesia, dimana ternyata adalah warisan dari masa penjajahan Belanda. Meski begitu, kita tetap harus bersyukur karena akhirnya kopi-kopi yang ditanam hingga sekarang memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Indonesia.