Sejarah Lagu Natal dan Kapan ia Pertama kali Dimainkan

Ada yang tahu? Gak ada kali yaa….


lagu natal pertama
Diterbitkan:

the Monkey Times – Selain Santa Claus dan pohon Natal yang terbuat dari pohon cemara, ciri khas lainnya yang ada pada momen Natal adalah lagu Natal.

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

Bagi di tempat ibadah maupun di rumah, lagu bertema Natal pasti terdengar, entah itu yang bergenre gospel maupun pop. Lalu, kapankah lagu Natal pertama kali dipopulerkan?

Sejak Abad ke-4

Penggunaan musik atau lagu pada perayaan Natal pertama kali dilakoni pada abad ke-4 dengan bangsa Roma sebagai pionir. Saat itu, lagu Natal yang digunakan adalah Veni redemptor gentium yang liriknya memakai bahasa Latin.

Iklan. Konten berlanjut di bawah.

9 abad kemudian, muncullah lagu-lagu Natal populer yang memakai bahasa daerah yang ada di Roma Kemunculan lagu-lagu itu tak lepas dari kebijakan Fransiskus dari Assisi yang berkuasa saat itu. Pada 1426, lagu-lagu Natal berbahasa Inggris pun beredar dengan John Awdlay sebagai sang pelopor.

Lagu Natal sempat dilarang beredar pada masa Persemakmuran Inggris di bawah pimpinan Cromwell. Saat itu, lagu Natal sebagai sebuah dosa, serta dianggap sebagai kebiasaan kaum Pagan.

Cromwell pun saat itu juga melarang umat kristiani untuk merayakan Natal. Lagu Natal pun kembali bisa didendangkan setelah banyak negara mulai kembali merayakan Natal tiap tahunnya.

Ada dua bentuk lagu Natal, yaitu lagu Natal tradisional yang lazim disebut Christmas Carol, serta lagu Natal yang cenderung pop komersial. Christmas Carol merupakan lagu Natal yang dinyanyikan secara turun-temurun layaknya lagu daerah.

Veni redemptor gentium adalah salah satu contohnya. Sementara itu, lagu Natal pop komersial mulai dikenal publik di awal tahun 1900-an.

Ralph Vaughan Williams Sang Publisher

Kita tak akan tahu seperti apa lagu-lagu Natal di masa lalu tanpa jasa Ralph Vaughan Williams. Musik komposer asal Inggris itu telah menerbitkan sejumlah koleksi musik Natal di masa lampau yang bertajuk “The Oxford Books of Carols”.

Selain memperkenalkan kita lagu-lagu Natal zaman dahulu, buku ini pun juga menginspirasi lahirnya buku “Carols of Choir” yang sudah terbit dalam lima seri.

Didendangkan di Radio

Di masa lampau, lagu Natal lazim disebarluaskan lewat generasi ke generasi layaknya lagu tradisional. Di zaman modern, lagu Natal lazim diputar di radio.

Biasanya, mereka akan memutar lagu-lagu Natal di momen-momen setelah thanksgiving atau sebulan sebelum Natal.

Amerika Serikat adalah contoh negara yang lazim memutarkan lagu Natal di radio. Di sana, radio-radio lokal akan memutar beberapa lagu Natal yang tengah diminati.

Beberapa di antara mereka pun juga lazim mengadakan acara khusus yang menayangkan lagu Natal.

iHeartRadio misalnya. Radio online ini punya beberapa program yang isinya lagu Natal saja. Semisal iHeart Christmas Classics yang memutar sejumlah lagu Natal yang tergolong klasik dan masterpiec.

White Christmas, Lagu Natal Paling Laris

Di antara semua lagu Natal yang ada, White Christmas adalah lagu Natal paling laris sepanjang masa. Tercatat, lagu karangan Irving Berlin ini berhasil terjual sekitar 100 juta copy di seluruh dunia.

Sudah banyak versi dari lagu ini, dimana yang paling ikonik tentu versi awalnya yang dinyanyikan Bing Crosby.

Pada versi ini, pendengar akan merasa seperti dibuai oleh vokal baritone khas Crosby, serta aransemennya yang begitu pelan dan mengalun.

Tak hanya menjadi soundtrack Natal untuk umat Kristiani, White Christmas versi Bing Crosby juga dijadikan soundtrack film musikal bertajuk Holiday Inn (1942), serta berhasil meraih penghargaan Academy Awards untuk kategori Best Original Song.

Artikel ini diperbarui pada:
Temukan artikel menarik lainnya di topik: Pengetahuan sehari-hari

Bagikan artikel ini