Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabar Liga Eropa

Romelu Lukaku adalah Pemain Terbaik Liga Eropa 2019/2020

Bagaimana prosesnya sampai Lukaku jadi pemain terbaik? Siapa saja pemain lain yang dikalahkan olehnya?

Lukaku pemain terbaik Liga Eropa
Lukaku menerima anugerah pemain terbaik Liga Eropa 2019/2020 pada Jumat (02/10/20). (Foto: tangkapan layar UEFA.com)

the Monkey Times – UEFA selesai mengitung poin para pemain dari tim-tim yang berlaga di kompetisi Europa League 2019/2020. Mereka melakukannya untuk memilih pemain terbaik di kompetisi tersebut.

Sayang bukan salah satu dari pemain Sevilla, juara Liga Eropa di musim tersebut, yang terpilih, melainkan satu pemain dari tim lawan.

Romelu Lukaku adalah pemain terbaik Liga Eropa 2019/2020. Dia mendapat kehormatan dengan menyandang gelar pribadi, sekaligus mengalahkan sembilan pemain lain yang masuk dalam nominasi pemain terbaik Europa League.

Anugerah tersebut diberikan di acara pengundian grup UEFA Europa League yang berlangsung di Nyon, Jumat (02/10/2020).

[table id=1 /]

UEFA bekerjasama dengan grup European Sports Media (ESM), guna memilih pemain terbaik berdasarkan performa di setiap pertandingan, baik di kompetisi domestik, internasional, maupun di kompetisi yang diselenggarakan UEFA.

Pemain Belgia berusia 27 tahun itu mendapat gelar dengan mengalahkan Éver Banega (Sevilla) dan Bruno Fernandes (Sporting CP/Manchester United).

Mengutip situs resmi UEFA, juri yang terlibat di dalam pemberian penghargaan tersebut terdiri dari para pelatih 48 klub partisipan yang bermain di fase grup Liga Eropa musim lalu.

Selain mereka ada 55 jurnalis yang dipilih oleh ESM. Satu lagi juri dipilih dari anggota asosiasi UEFA. Mekanisme pemilihannya sederhana.

Para juri memilih tiga pemain. Nama pertama yang terpilih menerima 5 poin. Nama kedua mendapat 3 poin. Dan terakhir mendapat satu poin.

Para pelatih yang terlibat sebagai juri tidak diperbolehkan memilih pemain mereka sendiri.

Lukaku musim lalu

pemain terbaik liga eropa 2019/2020.
Lukaku mencetak 34 gol musim lalu, di semua kompetisi yang diikuti Inter. (Foto: the Monkey Times/tangkapan layar UEFA.com)

Inter musim lalu masuk ke Liga Eropa di babak 32 besar atau fase gugur. Mereka tidak ikut babak grup karena sebelumnya sudah mengikuti fase grup Liga Champions 2019/20 – untuk kemudian kalah bersaing dengan Barcelona dan Tottenham yang lolos ke babak selanjutnya.

Aturan kompetisi Eropa memang menyebut bahwa klub yang tersingkir di fase grup Liga Champions akan “ditampung” di babak 32 besar Europa League.

Disanalah Lukaku memainkan semua 6 pertandingan dan mencetak 7 gol dan 2 assists. Secara keseluruhan, musim lalu Lukaku mencetak 34 gol di semua kompetisi yang diikutinya bersama Inter.

Dia bahkan mencetak satu gol di final Liga Eropa 2019/20, walaupun pada akhirnya Inter kalah 3-2 dari Sevilla.

Penghargaan pemain terbaik Liga Eropa kali ini merupakan edisi keempat. Dan Lukaku jadi pemain Belgia kedua, setelah Eden Hazard, yang menerima gelar pemain terbaik Liga Eropa musim 2018/19.

Dua nama lain yang menerima gelar serupa adalah Antoine Griezmann (2017/18) dan Paul Pogba (2016/17).

Artikel Menarik Lainnya

Sepakbola Inggris

Kedua tim bertemu dalam kondisi dimana dua-duanya sama-sama berambisi menang untuk menjaga asa gelar juara.

Sepakbola Italia

Kalian menjagokan tim mana?

Sepakbola Italia

Selain Juventus, ada tiga tim lain yang juga memastikan tempat mereka di 16 besar Coppa Italia.

Sepakbola Italia

Mereka mesti melewati babak adu penalti di babak 16 besar melawan Torino, tim yang berjuang di zona degradasi.

Sepakbola Italia

Dengan kemenangan 1-2 atas Fiorentina, Inter melenggang ke perempat final Coppa Italia. Inter melakukannya dengan bekerja sangat keras.

Sepakbola Inggris

Setelah tidak kalah selama 15 pertandingan liga, MU akhirnya ke puncak klasemen. Pertama setelah musim 2012/13.

Sepakbola Italia

Dengan tabungan satu pertandingan, Juventus mendekati duo Milan di puncak klasemen Serie A.

Sepakbola Italia

Dengan kemenangan melawan Torino, AC Milan untuk sementara bisa menghindari kejaran Inter Milan.