Connect with us

Hi, what are you looking for?

iklan
menang-liverpool
menang-liverpool
Liverpool mengatasi Tottenham 2-1 di Anfield. (Foto Ilustrasi: Danny Molyneux/Wikimedia Commons)

Sepakbola Inggris

Pragmatisme Tottenham yang Takluk di Kaki Liverpool

Hasil Liga Premier Inggris tadi malam: Liverpool vs Tottenham.

the Monkey Times – Sundulan Roberto Firmino di menit akhir pertandingan melawan Tottenham membungkam asa pragmatisme yang dilambungkan pasukan asuhan Jose Mourinho.

Liverpool akhirnya memenangkan pertandingan melawan Tottenham yang berlangsung di Anfield Kamis dini hari (17/12/2020). Skor akhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Di menit akhir Firmino lolos dari penjagaan Toby Alderweireld dan mengkoversi sepak pojok Andy Robertson menjadi sebuah gol yang dicetak lewat sundulan, yang mengarah ke pojok gawang Tottenham.

Akhir yang terasa dramatis. Apalagi Hotspur sebetulnya bermain dengan pragmatisme khas Mourinho – yang walau tidak semua orang menyetujuinya – dengan satu-dua ancaman yang seringkali membuat pendukung Liverpool deg-degan.

Pragmatisme permainan Hotspur setidaknya bisa kita lihat dengan mata telanjang, antara lain lewat statistik permainan.

Di titik ini Liverpool unggul mutlak lewat penguasaan bola hingga 76 persen; berbanding terbalik dengan Hotspur yang hanya menguasai bola sampai 24 persen.

Sebelas kali tembakan mengarah ke gawang milik Liverpool juga unggul dari Tottenham yang hanya dua kali mengancam gawang Liverpool.

Dominasi mutlak Liverpool itulah yang jadi pembeda. Mereka membuka skor 1-0 lewat kaki Mo Salah di menit ke-26. Gol yang bisa dibilang sedikit dinaungi keberuntungan.

Umpan Curtis Jones ke jantung pertahanan Liverpool disambut tendangan first-time Salah yang berbelok arah karena membentur kaki Toby Alderweireld. Benturan itu membuat arah bola berubah parabolik dan mengecoh kiper Hotspur, Hugo Lloris.

Walau begitu pragmatisme ala Mourinho sempat membuat Liverpool terancam. Gaya khas Mourinho yang mengandalkan serangan balik dan pertahanan yang dalam terlihat ketika Hotspur menyamakan kedudukan di menit ke-33.

Giovani Lo Celso muncul dari lini kedua, membawa bola dan memberi umpan tarik kepada Son yang akhirnya menjebol gawang Liverpool – yang dijaga Allison – dari jarak dekat.

Kedudukan 1-1. Hotspur tetap dengan gaya khas Mourinho ketika melawan tim yang mengandalkan kecepatan passing macam Liverpool: bertahan lebih dalam sembari mencuri kesempatan – entah lewat kesalahan lawan maupun lewat serangan balik.

Harry Kane sempat memanfaatkan kesalahan umpan Allison dari belakang, namun gagal memanfaatkannya untuk menghukum kesembronoan Liverpool.

Tendangan chip jarak jauh masih bisa diselamatkan Allison, menjadikan usaha itu sebagai semacam penebusan untuk dosa yang akhirnya masih dimaafkan.

Kesempatan emas datang bagi Hotspur di babak kedua, ketika tembakan Bergwijn membentur tiang gawang Liverpool. Hotspur sungguh sial.

Di babak yang sama Kane sempat mengancam Allison lewat sundulan, meski hanya menghasilkan sepak pojok bagi Spurs.

Dan, ketika pertandingan menyisakan beberapa menit, gol kemenangan Liverpool akhirnya datang lewat kepala Firmino.

Sekelompok pendukung yang datang ke Anfield merayakan sundulan tajam Firmino ke pojok gawang yang dijaga Lloris. Mereka ikut merayakan papan skor yang berubah jadi 2-1 untuk kemenangan Liverpool.

Satu gol dari Firmino jelas memberi isyarat bahwa dia belum habis. Kami mengatakan demikian karena sepertinya Klopp perlahan-lahan mulai memilih Jota ketimbang Firmino di lini depan Liverpool.

Di luar itu, kemenangan atas Hotspur akhirnya mengamankan posisi Liverpool di puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris, dengan 28 poin. Unggul tiga angka dari Hotspur yang turun selangkah ke peringkat 2.

Formasi Liverpool vs Tottenham Hotspur

Liverpool: Alisson, Alexander-Arnold, Fabinho, R Williams, Robertson, Henderson, Wijnaldum, Jones, Salah, Firmino, Mane.

Pengganti: tidak ada.

Tottenham: Lloris, Aurier, Alderweireld, Dier, Davies, Sissoko, Hojbjerg, Lo Celso, Bergwijn (6), Kane, Son.

Pengganti: Lucas Moura, Reguilon, Alli.

Man of the Match: Roberto Firmino.

Bola
Written By

Redaktur yang bertanggung jawab mengabarkan informasi seputar dunia sepakbola. Dia sebenarnya nggak demen sepakbola.

iklan
iklan

Artikel Menarik Lainnya

Sepakbola Italia

Bukan Lukaku, bukan Lautaro. Adalah Matteo Damian yang jadi pahlawan babak kedua, yang mengantar Inter menang tipis 1-0 atas tim tamu Cagliari.

Sepakbola Spanyol

Tim-tim yang berjuang di papan tengah memperoleh hasil menggembirakan. Sementara yang di papan bawah sebaliknya: perjuangan tambah berat bagi mereka.

Sepakbola Spanyol

Real Madrid menang 2-1 atas Barcelona dalam duel yang memperlihatkan kebingungan Barca dalam menciptakan peluang bersih di depan gawang Madrid.

Sepakbola Inggris

Kekalahan 1-2 yang diterima Manchester City dari Leeds United agak di luar dugaan. Mengingat City tinggal 11 poin lagi menuju gelar juara.

Sepakbola Italia

Sepuluh kali menang berturut-turut di Serie A jadi yang pertama kalinya sejak era Roberto Mancini (2006/2007), ketika Inter menang 17 kali berturut-turut.

Sepakbola Italia

Inter dan Juventus akan memainkan partai tunda di tengah pekan. Kedua tim memegang misi berbeda. Juve harus memperbaiki penampilan. Inter ingin memecahkan rekor.

Sepakbola Inggris

Liga Inggris bukan cuma Chelsea yang kalah telak kemarin, tapi juga persaingan diantara tim-tim lain.

Sepakbola Inggris

Chelsea takluk 2-5 di tangan West Brom, tim semenjana yang kini sedang berjuang melepaskan diri dari zona drgradasi.