Connect with us

Hi, what are you looking for?

IKLAN

Sepakbola Inggris

Man. City dan Liverpool serta Rivalitas yang (mungkin) tak Abadi

Persaingan City dan Liverpool dalam tiga musim belakangan diganggu Manchester United, yang justru lebih dikenal sebagai rival abadi Liverpool.

liga-inggris-city-liverpool
Ilustrasi Liga Premier Inggris. (Foto: the Monkey Times)

the Monkey Times – Dalam dua musim terakhir, dua tim macam Manchester City dan Liverpool tampil sebagai rival perebutan juara Liga Inggris. Dalam dua kesempatan, Liverpool sekali menjadi juara pada 2019/2020, sedangkan City memperolehnya pada 2018/2019.

Dua musim tampaknya sudah cukup dijadikan bahan angan-angan: bahwa kedua klub di musim-musim Liga Inggris mendatang bakal terlibat dalam rivalitas sengit.

Meski begitu, tetap ada ketidaksetujuan terkait dengan rivalitas Manchester City dan Liverpool.

Alasannya sederhana, bila Manchester City atau Liverpool berhenti bersaing di level sepakbola tertinggi Liga Inggris dalam beberapa musim ke depan, maka tingkat persaingan mereka boleh dibilang cuma sekadar numpang lewat. Alias temporer belaka.

Temporalitas persaingan antara Manchester City dan Liverpool agaknya bisa kita lihat dari komposisi klasemen sementara Liga Premier Inggris hingga matchday 21.

Pelan tapi pasti Man. City merangkak naik ke puncak klasemen sementara Liga Inggris, dibuntuti Manchester United dengan selisih poin antar keduanya yang hanya dipisah 3 angka.

Tapi satu hal yang barangkali membuat fans United sebal: rival sekotanya itu masih menyimpan satu pertandingan tunda.

Bagaimana dengan Liverpool?

Liverpool menang atas West Ham, dan satu kemenangan boleh jadi titik balik bagi perjalanan mereka di Liga Premier Inggris di pekan-pekan berikutnya.

Tapi ketika menatap rival Man. City di puncak, boleh jadi Liverpool kehilangan momen untuk mengejar City. Mereka kini tertinggal 4 poin dari City dan tidak menyimpan satu pertandingan tunda. Artinya bila Liverpool terpeleset lagi, ada kemungkinan jarak antara City dan Liverpool melebar jadi 7 poin.

Meski empat poin terbilang rendah dan masih bisa dikejar, namun perkaranya tidak semudah itu.

Liverpool kehilangan banyak poin sejak pergantian tahun. Mereka kalah melawan tim semenjana macam Southampton dan Burnley, dan meraih hasil seri melawan rival tradisional macam Manchester United. Tiga pertandingan tersebut bisa dibilang momentum buruk bagi Liverpool.

Kami menyebutnya sebagai momentum buruk karena serangkaian kekalahan setelah pergantian tahun memberi kesempatan kepada duo Manchester naik dan mencuri tahta klasemen.

Hampir bersamaan dengan kekalahan Liverpool dari Southampton, City menang 1-3 atas tuan rumah Chelsea pada 3 Januari 2021. Walhasil mereka jarak poin antara kedua tim semakin mendekat.

Satu pekan kemudian datang berita buruk lain. United berhasil mengatasi Burnley 1-0 dan City mengatasi perlawanan Brighton untuk kemudian menang 1-0 di kandang.

Situasi makin tidak mengenakkan untuk Liverpool karena mereka ditahan 0-0 oleh United pada 17 Januari 2021. Sehari kemudian City menang 4-0 ketika menjamu Fulham.

Dan ketika City mampu menang 2-0 atas Aston Villa, dan United mengalahkan Fulham 1-2, Liverpool harus takluk 0-1 oleh Burnley di Anfield. Momen ini yang kemudian mengukuhkan posisi 1-2 klasemen kepada duo Manchester.

Rivalitas yang tak abadi

Kehadiran United di tengah-tengah persaingan antara City dan Liverpool dalam tiga musim belakangan seakan menegaskan kemustahilan rivalitas abadi antara dua tim beda kota tersebut.

Artinya ada kemungkinan rivalitas antara City dan Liverpool takkan menjadi abadi. Dua tim tersebut dipisah United, yang ironisnya justru kadung dikenal sebagai rival abadi Liverpool di kancah sepakbola tertinggi Inggris.

Bila tak mampu mempertahankan konsistensi permainan seperti ketika melawan Tottenham (menang 1-3) dan West Ham (menang 1-3), bukan mustahil pada akhirnya kita akan melihat persaingan duo Manchester dalam memperebutkan singgasana juara Premier League.

Hasil matchday 21 dan 5 besar klasemen sementara EPL

  • Everton 0-2 Newcastle
  • Crystal Palace 1-0 Wolves
  • Man. City 1-0 Sheffield United
  • West Brom 2-2 Fulham
  • Arsenal 0-0 Man. United
  • Southampton 0-1 Aston Villa
  • Chelsea 2-0 Burnley
  • Leicester 1-3 Leeds United
  • West Ham 1-3 Liverpool
  • Brighton 1-0 Tottenham
TimMainMenangSelisih GolPoin
Man. City20132444
Man. United21121041
Liverpool21111940
Leicester City21121239
West Ham2110435
IKLAN

Artikel Menarik Lainnya

Sepakbola Inggris

Selain rekor kemenangan, Pep Guardiola juga merayakan hal lain dalam karirnya sebagai pelatih.

Bolaku

Sampai hari ini Robert Lewandowski tercatat mencetak 25 gol di Bundesliga. Terbanyak dibandingkan pemain Eropa lainnya.

Kabar Liga Champions

Hasil pertemuan 1 babak 16 besar Liga Champions menampilkan hasil yang mengejutkan untuk dua tim besar.

Sepakbola Italia

Sementara Juventus dan Milan kalah dari lawan masing-masing, Inter untuk sementara menikmati puncak klasemen Serie A matchday 22.

Sepakbola Italia

Hasil Serie A: tim ibukota AS Roma naik ke peringkat tiga, menggusur Juventus, setelah menang 3-0 atas Udinese.

Sepakbola Inggris

Liverpool kalah 3-1 dari Leicester di pertandingan Liga Premier Inggris matchday 24. Perjuangan semakin berat.

Sepakbola Italia

Di atas kertas, Juventus lebih matang ketimbang Atalanta. Jadi kami rasa mereka lebih layak menang ketimbang rivalnya itu.

Sepakbola Italia

Juventus, Inter dan Milan sama-sama mendapat kemenangan atas lawan-lawannya di matchday 21 Serie A. Tiga tim itu kini bersaing mengejar scudetto.