Media sosial kami

Halo, cari konten apa?

situasi-Liga-Inggris
situasi-Liga-Inggris
Duo Manchester bahagia di tengah kegalauan Liverpool. (Foto: the Monkey Times)

Sepakbola Inggris

Liga Inggris setelah Kemenangan Telak Man. United

Liverpool makin ketinggalan dari duo Manchester, setelah mengaku lelah secara fisik dan mental. Alasan ini yang rupanya jadi penyebab kekalahan Liverpool.

the Monkey Times – Kontestasi tiga besar Liga Premier Inggris berubah setelah Liverpool kalah 0-1 melawan Brighton di Anfield, dan duo Manchester memenangkan pertandingan melawan musuh masing-masing.

Man. United bahkan meraih hasil spektakuler setelah membenamkan Southampton dengan skor 9-0, yang sekaligus menandai rekor kemenangan terbesar United di era Solksjaer. Di tempat lain Manchester City menang 0-2 atas tuan rumah Burnley.

Kemenangan dua tim asal Manchester itu menimbulkan pertanyaan tentang nasib Liverpool di pekan-pekan berikutnya.

Jurgen Klopp dengan legawa menyatakan Brighton pantas memenangkan pertandingan melawan anak asuhnya.

“Mereka lebih segar ketimbang kami malam ini dan melakukan lebih banyak hal bagus ketimbang kami. Kami kehilangan terlalu banyak bola,” kata Klopp seperti dikutip the Monkey Times (04/02/2021) dari situs resmi Liverpool.

Klopp berargumen kebugaran anak asuhnya jadi sebuah masalah yang membuat mereka kalah melawan Brighton.

Menurut sang bos mereka bukan hanya lelah secara fisik tapi juga secara mental. Alasan itulah yang menurut Klopp membuat timnya gagal mengendalikan pertandingan melawan Brighton.

Sial bagi Liverpool. Mereka akan berhadapan dengan Manchester City di pekan berikutnya. Artinya Klopp butuh formula ajaib supaya tetap bisa bersaing secara kompetitif, mengingat anak asuhnya kini tertinggal 7 poin dari City.

Kami puas

Situasi berbeda dan kepuasan diakui Pep Guardiola. Perasaan itu muncul setelah mereka menang atas Burnley dan menjaga diri dari kejaran United dan Liverpool.

“Semua orang tahu betapa tangguhnya Burnley di pertandingan tandang. [Jadi] secara umum kami puas,” kata Guardiola seperti dikutip the Monkey Times (04/02/2021) dari situs resmi Manchester City.

Hanya saja Guardiola merasa ketar-ketir karena skuadnya kekurangan striker yang mampu mendribel bola dan menciptakan peluang mencetak gol.

Baca Juga:  Jelang Liverpool vs Manchester United: Rivalitas Abadi dua Tim Terpopuler

Sergio Aguerro tidak kunjung diberi lampu hijau untuk tampil di lapangan hijau, karena cedera lutut yang tak jua membaik. Kondisi macam itu yang mungkin membuat Guardiola merasa tidak aman kendati timnya berada di puncak klasemen.

“Ketika Anda berada di puncak klasemen, Anda memiliki satu atau dua top skorer.

Dan sekarang kami tidak memilikinya dan kami tidak tahu apakah kami akan memilikinya.” kata Guardiola seperti dikutip the Monkey Times (04/02/2021) dari Manchester Evening News.

City memang masih memilki stok amunisi penyerang dalam diri Gabriel Jesus, yang mencetak gol melawan Burnley, namun toh – mengutip Manchester Evening News kembali – Gabriel tidak mencetak cukup banyak gol.

Hanya saja Guardiola juga sadar bahwa dia masih memiliki banyak stok pemain non-striker yang berkontribusi bagi pencapaian City sampai detik ini.

Jadi ketimbang berharap terlalu banyak kepada Aguerro dan Gabriel, sang pelatih agaknya percaya City seharusnya bermain bagus sebagai satu entitas utuh yang performanya tidak tergantung pada satu-dua nama pemain.

Pujian Solksjaer

Solksjaer, tidak diragukan lagi, jadi seorang pelatih yang merasa sangat senang dengan kemenangan telak United atas Southampton.

Mengutip Daily Mail, Solksjaer sedang menunggu anak asuhnya menciptakan keajaiban. Dan pertandingan melawan Southampton jadi satu pilihan dimana dia akhirnya mampu merasakannya.

“Kami sedang menunggu mereka [para pemain United] untuk menunjukkan keajaiban dan malam ini adalah malam dimana mereka bisa menikmatinya,” kata Solksjaer.

Solksjaer mengaku puas karena anak asuhnya memainkan pertandingan dengan bagus, dan mereka menggerakkan bola dengan lancar dari satu sisi ke sisi lain, sekaligus memberi ancaman dari belakang.

Dia bahkan memuji Mason Greenwood secara khusus, dengan menyebutnya sebagai pemain top dalam pertandingan melawan Southampton.

Baca Juga:  Hasil Liga Inggris tadi Malam: Arsenal memuncaki Klasemen

Walhasil, performa ciamik Greenwood sekaligus membawa United memenangkan pertandingan dengan skor besar, untuk pertama kalinya dalam sembilan pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris.

Baca Juga:

Hasil dan klasemen sementara Liga Inggris hingga matchday 22

  • Sheffield United 2-1 West Brom
  • Wolves 2-1 Arsenal
  • Man. United 9-0 Southampton
  • Newcastle 1-2 Crystal Palace
  • Burnley 0-2 Man. City
  • Fulham 0-2 Leicester City
  • Leeds United 1-2 Everton
  • Aston Villa 1-3 West Ham
  • Liverpool 0-1 Brighton
TimMainMenangSelisih GolPoin
Man. City21142647
Man. United22131944
Leicester City22131442
Liverpool22111840
West Ham2211638

Artikel Menarik Lain

Bolaku

Sang pelatih ragu Tottenham bisa meraih gelar juara.

Bolaku

Konon katanya Ancelotti 99 persen akan kembali ke klub itu.

Bolaku

Dia ditawar sebesar 60 juta euro, atau sekitar 1 triliun rupiah!

Bolaku

Mereka berdua melakukan pertemuan selama 30 menit guna membahas masa depan Koeman di Barca, setelah serangkaian kegagalan.

Bolaku

Apa kami bilang, Juventus benar-benar bisa juara Coppa Italia, kan?

Sepakbola Inggris

Liverpool mengandaskan tim tuan rumah tiga gol tanpa balas. Memperbesar langkah mereka ke Liga Champions musim depan.

Sepakbola Italia

Pertandingan ini sudah tidak menentukan gelar juara. Namun kemenangan 3-2 untuk Juventus diwarnai hujan penalti.

Bolaku

Leicester City mengangkat trofi piala FA setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di Wembley, Sabtu malam (15/05/2021).