Jenis-Jenis Investasi Yang Cocok Untuk Pemula Supaya Untung Terus

Sebenarnya, kami nggak menjamin bisa untung terus sih. Tapi layak dicoba.


jenis-jenis investasi

Tampilan grafik investasi (Foto : Peshkova/Canva Pro)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Akhir-akhir ini minat masyarakat kita terhadap produk investasi sedang meningkat pesat. Bagaimana tidak, dengan melakukan investasi seseorang dapat memperoleh keuntungan dari bunga atau return.

Jika saat ini kamu belum memiliki investasi apapun, maka segera lakukan supaya lebih cepat dalam mencapai tujuan finansial. Untuk itu, kamu harus mengetahui jenis-jenis investasi terlebih dahulu yang cocok untuk pemula.

Berbicara tentang jenis investasi untuk pemula, sebenarnya hampir sama dengan yang dimainkan oleh para investor profesional.

Namun karena baru memulai, maka disarankan untuk memilih produk investasi berisiko rendah.

Setiap investor dapat memilih instrumen apa saja, mulai dari properti hingga reksadana.

Supaya berhasil, jangan pernah kamu menganggap sepele hal sekecil apapun dalam investasi karena itu bisa memberikan dampak terhadap keuntungan.

6 Jenis Investasi untuk Pemula Modal Kecil

Pada kesempatan ini kita akan membahas beberapa jenis investasi yang cocok untuk pemula supaya untung terus. Simak pembahasan berikut supaya kamu dapat menemukan produk yang tepat.

Reksa Dana

Jenis investasi pertama yang cocok untuk pemula adalah reksa dana. Beberapa waktu terakhir banyak masyarakat Indonesia yang menempatkan uangnya pada instrumen ini karena modalnya kecil dan keuntungannya juga lumayan besar.

Hal ini juga didukung oleh kehadiran platform investasi reksa dana yang semakin membuka lebar kesempatan masyarakat untuk berinvestasi.  

Dengan modal 100 ribu rupiah, kamu dapat memulai investasi. Menariknya lagi ada beberapa sekuritas yang menawarkan biaya 50 ribu rupiah pada investasi reksadana.

Untuk itu, produk investasi ini bisa dipilih pemula karena menarik untuk dicoba dan modalnya juga kecil. Investasi Reksa dana juga memiliki kelebihan lain yakni dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan ahli dibidangnya.

Apa itu manajer investasi? Merupakan pihak yang akan mengalokasikan dana kamu sebaik mungkin untuk menghasilkan keuntungan yang diinginkan, sehingga para investor hanya perlu duduk manis dan menunggu hasilnya saja.

Nabung Saham

Investasi saham mulai diminati kalangan muda sejak akses terhadap pasar saham yang semakin mudah.

Di era serba digital ini, setiap orang yang memiliki ponsel dan jaringan internet bisa melakukan investasi dengan mudah.

Baca Juga:  Tips Cerdas Investasi Reksa Dana yang Aman Bagi Milenial

Apalagi sudah ada banyak perusahaan sekuritas yang membantu kamu berkontribusi dalam pasar saham. Nah, keuntungan seperti apa yang ditawarkan produk investasi ini?

Yakni dividen dari perusahaan yang sahamnya dimiliki dan capital gain atau selisih harga jual beli dari saham tersebut.

Sekarang untuk membeli sebuah saham kamu tidak perlu menelepon bursa efek, karena bisa dilakukan melalui aplikasi mobile secara online.

Deposito Berjangka

Bila modal yang dimiliki terbatas dan kamu pun tidak ingin mengambil risiko kerugian besar, maka sebaiknya berinvestasi pada deposito berjangka.

Risiko yang dihasilkan instrumen ini cenderung kecil karena dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan.

Sehingga uang kamu akan lebih aman. Untuk prinsip deposito berjangka sendiri tidak jauh berbeda dengan menabung, kamu hanya perlu menyetorkan sejumlah uang di bank dan baru mengambilnya setelah rentang waktu yang disepakati selesai.

Uang simpanan juga tidak boleh dicairkan sebelum waktu tersebut, atau kamu akan dikenakan denda sesuai aturan bank tempat menabung deposito.  

Tabungan emas

Jika menurut kamu deposito berjangka tidak terlalu menguntungkan karena ada denda pencairan sebelum waktunya, maka cobalah melirik tabungan emas.

Investasi ini cocok untuk pemula dan memiliki risiko rendah, setiap tahun harganya juga cenderung stabil.

Bahkan naik Sebenarnya sudah sejak dulu masyarakat kita gemar berinvestasi dalam bentuk emas, bahkan logam mulia ini juga dilambangkan sebagai kekayaan dari zaman dulu.

Kelebihan dari investasi ini adalah nilainya yang tidak tergerus inflasi, tidak seperti mata uang kertas.

Properti

Meskipun modalnya paling besar dari yang lain, namun hal itu sebanding dengan keuntungan yang ditawarkannya.

Investasi properti bisa jadi pilihan terbaik untuk pemula karena bisa menciptakan passive income dalam beberapa tahun kedepan.

Beberapa contoh properti yang bisa diinvestasikan adalah rumah, ruko, gedung perkantoran, tanah, dan lain sebagainya.

P2P Lending

Anak muda juga sangat menggemari investasi jenis ini karena masih tergolong baru. Investasi P2P (peer-to-peer) Lending akan menyalurkan uang kamu dalam bentuk pinjaman modal usaha, sehingga dapat membantu permodalan UMKM di Indonesia.

Supaya aman, pilihlah penyedia yang sudah diawasi dan terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Silahkan coba salah satu atau dua sekaligus dari jenis-jenis investasi yang kami sebutkan di atas.

Saat memilih, kamu harus menyesuaikannya dengan modal dan tujuan berinvestasi agar untung yang diperoleh juga sesuai harapan.

Baca Juga:  Program Kartu Prakerja sebagai Solusi Mengurangi Pengangguran
Temukan artikel menarik lainnya di topik: jenis-jenis investasi

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru