Jenis Angin Muson di Indonesia: Pengertian dan Periode Kemunculannya

Di Indonesia kita mengenal angin muson sebagai penanda pergantian musim. Lantas apa pengertiannya dan apa pengaruhnya terhadap iklim di negara ini?


pengertian angin muson

Ilustrasi musim hujan ketika angin muson Barat daya bertiup. (Foto: Getty Images lewat Canva Pro)


Oleh: Data Keeper

Diterbitkan:

the Monkey Times – Ketika musim di Indonesia berubah, mau tak mau kita mesti memahami jenis-jenis angin yang memengaruhi perubahan tersebut. Angin muson di Indonesia adalah satu jenis angin yang dalam secara langsung mempengaruhi perubahan musim di negeri ini.

Dengan kata lain, ‘musiman’ menjadi sifat utama angin muson. Angin muson biasanya muncul di sebelah Selatan benua Asia dan di Samudera Hindia.

Kemunculan angin muson itulah yang menyebabkan perubahan iklim di Indonesia. Sederhananya, musim di Indonesia dipengaruhi oleh keberadaan angin muson yang setiap tahun berganti arah berlawanan.

Pergantian arah angin muson kemudian menyebabkan Indonesia mengalami dua musim berbeda: musim hujan dan musim kemarau.

Hanya saja gejala dua musim tersebut bukan khas Indonesia saja. Secara umum Asia Tenggara merupakan kawasan dimana iklim muson laut tropis memiliki sifat hangat dan selalu basah.

Bulan kemunculan angin muson

Buku Cakrawala Geografi 3 membagi babakan kemunculan angin muson seperti berikut ini:

  1. Sepanjang April hingga Oktober

Angin muson tenggara bertiup di sepanjang periode tersebut. Tiupan angin dimulai dari daratan Australia menuju ke daratan Asia.

Dan ketika angin muson tenggara bertiup, maka dimulailah musim kemarau di Indonesia. Meski begitu di saat bersamaan bertiup lagi satu jenis angin yang menyebabkan perbedaan musim di daerah lain di Asia Tenggara.

Dan itu adalah angin muson barat daya yang bersifat basah.

Angin muson barat daya menyebabkan bagian Indonesia Barat mengalami musim hujan. Lebih jauh lagi, negara Myanmar, daerah Semenanjung Malaka, dan Thailand juga mengalami musim serupa.

  1. Sepanjang Oktober hingga April

Di periode ini angin bertiup dari arah Samudera Pasifik, dan umumnya dikenal sebagai angin muson timur laut.

Tak heran bila hujan banyak terjadi di belahan bumi utara ketika angin muson timur laut bertiup.

Lalu di bagian selatan khatulistiwa angin tersebut berbelok ke kiri. Ketika itu terjadi, sebutannya berubah jadi angin muson barat laut. Ketika itulah musim hujan dimulai di Indonesia.

Angin muson mempengaruhi banyak hal di Indonesia

Angin muson barat daya yang bersifat basah tentu memberi sejumlah dampak positif bagi kehidupan orang Indonesia.

Bagi petani, angin muson Barat merupakan penanda masuknya musim penghujan, yang berarti dimulainya pengolahan lahan pertanian.

Lebih jauh lagi, musim basah juga berarti banyak hal lain. Misalnya: angin muson Barat membantu mengurangi polusi udara sekaligus mengurangi resiko kebakaran hutan.

Baca Juga:  Perbedaan Album Musik Fisik dan Digital

Sedangkan ketika angin muson Timur laut bertiup, tandannya petani mulai bisa mengeringkan padi yang sudah dipanen. Dengan kata lain, bertiupnya angin muson Timur jadi penanda musim mulai memasuki masa kering, sehingga petani bisa mulai memanen padi.

Dan bagi nelayan, angin muson Timur laut berarti tanda bahwa mereka bisa mulai melaut di tengah cuaca cerah dan gelombang laut yang rendah.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: ilmu geografi, Pengetahuan sehari-hari

Atau baca artikel lain yang ditulis: Data Keeper



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial