Penulis: Dina Meidiana

Pengertian Tawakal dan Keutamaan Berserah Diri dalam Ajaran Islam

Secara sederhana tawakal memiliki arti “mewakilkan” atau “menyerahkan” yang diambil dari Bahasa Arab, tawakkul.

the Monkey Times – Tawakal adalah bentuk sifat terpuji yang diajarkan Nabi Muhammad, dimana juga diperintahkan kepada seluruh Umat Muslim melaksanakannya. Maka jelas sebagai umat muslim, maka harus mengetahui dengan jelas pengertian tawakal dan keutamaannya dalam ajaran Islam. 

Pengertian Tawakal 

Secara sederhana tawakal memiliki arti “mewakilkan” atau “menyerahkan” yang diambil dari Bahasa Arab, tawakkul. Kemudian dari KBBI, arti dari tawakal adalah berserah diri terhadap kehendak Allah Swt atau percaya dengan seluruh hati terdalam akan Allah Swt baik dalam penderitaan atau kondisi lainnya.  

Sedangkan menurut Imam Abu Qasim al-Qusyairi, seorang tokoh sufi besar pada abad keempat Hijriah, mengatakan bahwa tawakal adalah memasrahkan setiap perkara kepada Allah. Ia memiliki pendapat bahwa pasrah terhadap Allah bermakna untuk memilih menjadikan Yang Maha Kuasa sebagai dzat yang memutuskan sebuah hasil dari setiap masalah atau perkara yang dihadapi oleh umat-Nya. 

Mengutip dari situs NU Online dengan judul artikel Pengertian Tawakal menurut Imam al-Qusyairi Dalam kitab yang ditulisnya, Risalah Al-Qusyairi, Ia pun menjelaskan dengan detail apa yang dimaksud dengan tawakal

“Ketahuilah bahwa tawakal bertempat di dalam hati, dan usaha lahiriah tidaklah merusak sifat tawakal dalam hati selama sang hamba meyakini bahwa takdir datang dari sisi Allah. Apabila suatu perkara terasa sulit maka hal tersebut datang dari takdir Allah. Dan apabila suatu perkara selaras dengan keinginannya maka hal tersebut datang dari pertolongan Allah.”

Selama kita sebagai umat muslim meyakini bahwa seluruh takdir datang dari Allah. Jika dalam suatu masalah akan terasa sangat sulit, maka hal tersebut juga datang dari Allah. Jika hasil dari perkara sudah sesuai dengan keinginan, maka hal tersebut juga merupakan pertolongan Allah.  

Kemudian menurut Imam Al-Ghazali, seorang ulama dan ahli filsafat Islam mengatakan tawakal adalah menyandarkan diri hanya kepada Allah SWT saat menemui sebuah kepentingan, bersandar hanya kepada Allah dalam waktu kesusahan atau sukar, teguh hati saat ditimpa bencana dengan jiwa yang tenang dan hati yang tenteram. 

Seorang ulama besar mazhab Syafi’i, Abu Zakaria atau lebih dikenal dengan Imam Nawawi, menyatakan bahwa tawakal merupakan keteguhan hati dalam menyerahkan urusan kepada orang lain. 

Dari pengertian yang sudah disebutkan oleh para ulama besar tersebut, maka sudah bisa kita simpulkan bahwa tawakal adalah bentuk sikap menyerahkan segala hasilnya kepada Allah SWT. Setelah berusaha sekuat tenaga, maka semua hasil yang didapatkan pun dipasrahkan kepada-Nya. 

Sebagai umat muslim, apapun hasil yang didapatkan merupakan keputusan dari Allah SWT. Sehingga sebagai manusia pun kita tidak akan merasa kecewa, sedih atau marah karena apapun yang ada di dunia ini adalah jalan yang telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. 

Keutamaan Dalam Tawakal 

Tawakal adalah sikap yang sangat terpuji untuk dijalankan dalam kehidupan. Sehingga tidak mungkin tidak ada manfaatnya. Ada keutamaan dalam tawakal yang nantinya akan membantu manusia untuk bisa menjalani semua kehidupan dengan lebih ikhlas dan penuh syukur. Berikut ini adalah keutamannya: 

Meningkatkan keimanan dalam diri

Keutamaan dalam tawakal adalah mampu meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Dimana memang salah satu ciri dari iman kepada-Nya adalah dengan bertawakal. Dengan bertawakal kita juga akan selalu bersyukur dan meyakini bahwa kekuasaan Allah itu ada dan tidak terbatas. Sehingga keimanan juga tidak akan goyah sampai kapanpun. 

Mendapatkan kecukupan rezeki

Ketika sudah bertawakal, maka terbentuk keyakinan akan mendapatkan kecukupan rezeki dari Allah SWT. Karena sudah menyerahkan seluruh hasilnya kepada Yang Maha Esa dan yakin bahwa akan diberikan rezeki yang cukup. Dalam surat At Talaq ayat 6 pun sudah dijelaskan akan jaminan rezeki bagi orang yang bertawakal. 

Hanya Allah yang dapat memberikan rezeki yang tidak disangka. Dan siapapun yang selalu bertawakal kepada Allah, maka Allah pun akan memberikan kecukupan untuk keperluannya. Karena Allah telah menentukan setiap hasil dari sesuatu yang ada di dunia dan akhiran. 

Nabi Muhammad pun pernah bersabda, bahwa seseorang yang bertawakal kepada Allah dan tawakal itu adalah sebenar-benarnya, maka pasti akan diberikan rezeki. Sebagaimana burung diberikan rezeki kepada Allah yang pergi saat pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang pada sore hari dengan keadaan kenyang. 

Dari keduanya pun bisa sudah bisa kita simpulkan bahwa sebenarnya sebagai manusia, kita tidak perlu takut kekurangan rezeki. Selama terus berusaha dan menyerahkan apapun kepada Allah, maka rezeki akan datang dari hal yang tidak terduga. 

Tidak tergoda hasutan setan 

Keutamaan berserah diri selanjutnya adalah tidak akan tergoda oleh godaan setan. Seseorang yang bertawakal akan dilindungi oleh Allah SWT dan tidak akan membiarkan hamba-Nya untuk terpengaruh oleh setan. 

Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada semua umat yang memegang teguh keimanan dan ketaqwaan. Hal ini pun tertuang dalam surat An Nahl ayat 99 yang secara garis besar memiliki arti bahwa godaan setan tidak akan terpengaruh kepada umat yang beriman dan selalu bertawakal. 

Memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat 

Ketika seorang muslim memiliki sikap tawakal, maka kebaikan di dunia dan akhirat pun akan diperoleh. Sehingga ketika gagal dalam menghadapi masalah apapun, maka sejatinya orang yang bertawakal sudah pasti akan melewatinya. Karena telah memiliki keyakinan bahwa semua ini adalah jalan dari Allah. Selalu mengimani kekuatan Allah sudah pasti akan memberikan kebaikan dimana saja. 

Dengan memahami pengertian tawakal tersebut, maka sebagai umat muslim pun akan mendapatkan banyak sekali kemudahan dalam hidup. Karena sudah menyerahkan segala urusan yang ada di dunia ini kepada Allah SWT, sehingga apapun yang terjadi sudah menjadi jalan yang telah ditakdirkan. 

Photo of author
Penulis konten yang tinggal di Jogja. Menggemari segala hal berbau Korea. Tetap santai dikala ada kesempatan.

Berita Terkini:

Kenapa mobil butuh asuransi
Kenapa Mobil Butuh Asuransi?
teknologi pengenlan wajah
Samsung Disebut-sebut Sedang Bekerja Meningkatkan Akurasi Teknologi Pengenalan Wajah
Promo Shopee Cashback
Shopee Berikan Cashback Rp 75,000 untuk Pengguna Baru
Bagi bagi ikan nelayan
Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Bagikan Ikan Gratis Sebanyak Satu Ton

Artikel Terkait:

kiamat sugra
Kiamat Sugra: Arti dan Tanda tandanya Menurut Agama Islam
Pengertian Tawakal dan Keutamaan Berserah Diri dalam Ajaran Islam
10 malakat dan tugasnya
Mengenal 10 Malaikat dan Tugasnya dalam Perspektif Islam
Kiamat Kubro
Kiamat Kubro, Tanda Akhir Kehidupan dan Tanda-Tanda Datangnya

Logo the Monkey Times

Kontribusi
Kirim Surat

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia

Bagikan artikel ini