Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sepakbola Italia

Laporan Pertandingan Juventus vs Inter: Penuh Drama Penalti

Pertandingan ini sudah tidak menentukan gelar juara. Namun kemenangan 3-2 untuk Juventus diwarnai hujan penalti.

Juan Cuadrado
Cuadrado mencetak gol kemenangan atas Inter. (Foto: Wikimedia Commons)

the Monkey TimesJuventus dan Inter sama-sama membangun rivalitas klasik, sampai-sampai pertemuan kedua tim disebut sebagai derby d’Italia. Namun seheboh apapun julukan disematkan kala kedua tim bersua, pertandingan Juventus vs Inter yang berlangsung kemarin malam di Juventus Stadium (Sabtu, 15/05/2021) sudah tidak berarti apapun.

Well, setidaknya bagi Inter.

Inter sudah memastikan gelar juara scudetto, jadi anak asuh Antonio Conte tidak terbebani apapun.

Beda halnya dengan Juventus yang masih bersaing dengan Atalanta, Napoli dan Milan guna memperebutkan peringkat kedua Serie A – dan mungkin mengamankan empat besar untuk mereka sendiri.

Nah, motivasi itulah yang membuat Juventus tampil ganas ketika melawan rival abadinya itu. Lima gol tercipta, dan tiga di antaranya dicetak lewat titik putih. Banyak drama? Bisa jadi.

Bagaimana Juventus kalahkan Inter 3-2

statistik Juventus vs Inter 15 Mei 2021

Tiga kartu kuning dan dua penalti di babak pertama setidaknya menggambarkan rivalitas dramatis yang dipertontonkan kedua tim di pertandingan kemarin malam. Namun itu belum seberapa.

Peluang pertama Juventus tercipta di menit 11 lewat striker Kulusevski, yang mengarahkan bola ke mulut gawang. Momen ini mungkin membuat penggemar Inter tegang, meski kemudian mereka boleh bernafas lega setelah bek Inter dengan sigap menggagalkan peluang bersih Kulusevski di depan gawang.

Drama pertama kemudian terjadi 11 menit kemudian, persisnya ketika Chiellini dijatuhkan di kotak penalti. Wasit tadinya enggan menanggapi momen itu sebagai pelanggaran, namun VAR berkata sebaliknya.

Dan setelah menonton ulang tayangan ketika Chiellini dijatuhkan bek Inter, wasit memutuskan bahwa pelanggaran Matteo Darmian kepada Chiellini sebagai satu yang pantas dihukum berat: penalti.

Ronaldo mengeksekusi penalti. Percobaan pertama gagal karena Handanovic dengan mudah mengeblok tendangan 12 pas Ronaldo. Namun bola rebound disambarnya, untuk membawa Juve unggul 1-0 di menit 24.

  Mauricio Pochettino Bersiap Menerima Pinangan PSG

Giliran Inter mendapat keuntungan di menit 34, ketika Lautaro dijatuhkan di kotak penalti. Kali ini tidak ada VAR terlibat, sebab wasit langsung menunjuk titik putih. Lukaku yang mengeksekusi penalti mengarahkan bola ke arah kanan kiper, sekaligus menyamakan kedudukan 1-1 di menit 35.

Juan Cuadrado kemudian mencetak gol di menit 45+3 guna membawa Juve unggul 2-1 atas Inter di babak pertama. Itu adalah gol pertama Cuadrado musim ini.

Enam kartu kuning, dua kartu merah, dan satu penalti tercipta di babak kedua. Penanda tersebut seakan memperlihatkan rivalitas panas kedua tim, walaupun salah satunya sudah tidak mengejar gelar apapun.

Perisic mengirim umpan silang maut ke area penalti Juventus di menit 82. Bola yang dikirimkannya mampir ke kepala Vecino, yang kemudian melakukan tandukan. Sayang usahanya digagalkan dengan gemilang oleh Szczesny.

Namun semenit kemudian Inter mendapat gol penyeimbang lewat Chiellini, yang posisinya terkunci karena berjibaku menjaga Lukaku. Kalah dalam duel, Chiellini justru mendorong bola masuk ke gawangnya sendiri. Sang kapten sempat protes, dan memaksa wasit memeriksa VAR. Namun protes keras Chiellini gagal. Dia mendapat kartu kuning, dan Inter mendapat gol penyeimbang di menit 83.

Dua menit jelang pertandingan berakhir, Juventus kembali mendapat penalti, yang kali ini dieksekusi oleh Cuadrado.

Inter akhirnya bermain dengan 10 pemain setelah Brozovic menerima kartu kuning kedua di menit 90+2, setelah dengan konyol melanggar Cuadrado.

Begitulah drama penalti yang terjadi di deby d’Italia antara Juventus vs Inter. Ditambah dengan 9 kartu kuning, kita bisa menyebutnya sebagai pertandingan yang panas juga.

Written By

Redaktur yang bertanggung jawab mengabarkan informasi seputar dunia sepakbola. Dia sebenarnya nggak demen sepakbola.

Artikel Terkait

Bolaku

Sang pelatih ragu Tottenham bisa meraih gelar juara.

Bolaku

Konon katanya Ancelotti 99 persen akan kembali ke klub itu.

Bolaku

Dia ditawar sebesar 60 juta euro, atau sekitar 1 triliun rupiah!

Bolaku

Mereka berdua melakukan pertemuan selama 30 menit guna membahas masa depan Koeman di Barca, setelah serangkaian kegagalan.

Bolaku

Apa kami bilang, Juventus benar-benar bisa juara Coppa Italia, kan?

Sepakbola Inggris

Liverpool mengandaskan tim tuan rumah tiga gol tanpa balas. Memperbesar langkah mereka ke Liga Champions musim depan.

Bolaku

Leicester City mengangkat trofi piala FA setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di Wembley, Sabtu malam (15/05/2021).

Bolaku

Manchester United sedang menyiapkan uang 108 juta poundsterling guna memboyong bek Real Madrid tersebut ke Old Trafford.