Grup Astra jadi Penguasa Ekspor Kendaraan bermotor Roda Empat

Filipina jadi negara utama tujuan ekspor mobil dari Indonesia.


ekspor-perdagangan

Ilustrasi kegiatan ekspor. (Foto: Getty Images lewat Canva)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Ekspor produk otomotif, terutama ekspor mobil dari Indonesia ke negara lain, agaknya masih terbilang lancar kendati pandemi belum berakhir.

Setidaknya itu yang terjadi bila kita melongok ke satu brand otomotif macam Suzuki. Menurut data Gaikindo, seperti dikutip the Monkey Times (Sabtu, 5/12/2020), ekspor Suzuki Indonesia selama Januari sampai Agustus 2020 mencapai angka 22,309 unit. Gaikondo mengklaim peningkatan sebesar 12,2 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu, yakni sebanyak 21,673 unit.

Hanya saja statistiknya jadi berbeda kalau membicarakan total ekspor mobil dari Indonesia ke negara lain. Masih mengutip Gaikindo, ekspor mobil pada Januari sampai Agustus 2020 berkisar di 133,860 unit. Angka ini turun kalau dibandingkan tahun 2019, yang mencapai 205,874 unit.

Tetapi kalau acuannya jumlah ekspor mobil selama pandemi, Suzuki Indonesia bukanlah penguasanya. Adalah Grup Astra yang menyandang gelar ‘penguasa’ di bidang ekspor mobil dari Indonesia ke negara lain.

Antara memberitakan Grup Astra yang menguasai pangsa ekspor kendaraan bermotor roda empat, dimana Grup yang dimaksud mengapalkan 42,131 unit dalam bentuk utuh sepanjang Januari sampai Oktober 2020.

Lebih jauh lagi, Grup Astra diklaim telah melakukan ekspor kendaraan bermotor roda empat ke 75 negara. Pertanyaannya kemudian, negara mana yang jadi tujuan ekspor?

ekspor-mobil-indonesia
Grafis nilai ekspor mobil Indonesia ke negara lain pada 2012 – 2019. (Foto: the Monkey Times)

Mengutip data BPS Indonesia, Filipina, Vietnam dan Thailand jadi tiga besar negara tujuan ekspor mobil. Data BPS yang merekam nilai ekspor kendaraan bermotor roda empat sejak 2012 sampai 2019 memasukkan tiga negara tersebut ke dalam daftar negara tujuan ekspor mobil terbesar.

Baca Juga:  Data: Inflasi Desember 2020 Menurut Statistik BPS
Temukan artikel menarik lainnya di topik: berita ekonomi dan bisnis, kabar otomotif

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru