Penulis: Redoni

6 Pilihan Es Tradisional ini Siap kasih Kesegaran di Kala Panas Terik Menyengat Kulit

Nusantara sendiri ternyata banyak menyimpan camilan yang berunsur es, mulai dari es cendol, es dawet, dan masih banyak lagi lainnya.

the Monkey Times – Panas-panas sambil menikmati es tradisional khas Indonesia itu memang selalu menjadi pilihan paling tepat sih, apalagi ketika selesai makan siang, nampol parah tuh.

Apalagi beberapa riset juga sering mengatakan kalau minum es itu bisa mengubah mood buruk menjadi hepi loh, tentunya ini bisa menjadi kudapan yang menarik untuk kamu coba. 

Nusantara sendiri ternyata banyak menyimpan camilan yang berunsur es, mulai dari es cendol, es dawet, dan masih banyak lagi lainnya.

Asal dan Daftar Minuman Tradisional Indonesia

Tapi, tahukah kamu kalau es-es tersebut berasal dari daerah mana saja? Jika kamu belum terlalu mengenalnya, rasanya ini momen yang tepat sambil membayangkan dan menambah pengetahuan, simak yuk. 

Es Doger, Perpaduan Santan, Tape, dan Buah Segar 

Beberapa dari kamu mungkin sudah pernah mencicipi es doger, minuman es satu ini memang paling banyak dicari dan rekomendasi banget sih untuk dicoba.

Karena beberapa bahan dan perpaduannya pun sangat pas untuk di lidah. Minuman es khas asal daerah Cirebon, Jawa Barat satu ini tidak pernah mengecewakan untuk kamu cicipi. 

Terdapat paket lengkap yang ada berkumpul dalam satu gelas membuat es doger menjadi minuman tepat pelipur haus.

Bahan Nya sangat komplit, terdapat ketan hitam, tape, daging kelapa muda, alpukat, sagu mutiara, dan tidak ketinggalan juga roti tawar. Selain menyembuhkan haus, juga solusi ketika lapar hehe. 

Es Dawet, Warna Hijau Menyegarkan 

Biasanya banyak kamu temukan jika berkunjung ke Jawa Tengah atau Daerah Istimewa Yogyakarta.

Minuman es satu ini memang paling mantap ketika terik matahari lagi diatas ubun-ubun. Minuman tradisional satu ini berasal dari Banjanegara, Jawa Tengah, soal rasa tidak akan mengecewakan pasti ingin tambah. 

Apalagi kombinasi yang unik antara tepung beras dan warna hijau alami dari daun sujinya, membuat minumannya benar-benar menyegarkan.

Paling cocok banget memang kamu nyeruputnya pinggir pantai, melihat ombak, dan biru laut sambil chill es dawet.

Gimana udah mulai memikirkan sensasinya? Coba deh scroll-scroll smartphone dan pesan online. 

Es Selendang Mayang, Menu Spesial dari Betawi

“Untuk lu pade yang tinggal di Jakarte ni yee, udah coba belom es satu ini?” Selendang Mayang memang sudah sulit untuk ditemukan.

Meskipun ada pada acara-acara tertentu saja, misalnya ketika ada hajatan, pernikahan, atau lebaran.

Menu es tersebut memang spesial sih, karena tidak semua orang bisa menikmati dan menyeruputnya. 

Apalagi perpaduan dari tepung hunkwe nya itu, selain buat tenggorokan legah, juga bisa membuat perut kamu anti keroncongan. Nah, begitulah kira-kira sensasi yang didapatkan dari es Selendang Mayang. 

Es Pisang Ijo, Es Tradisional dari Timur Indonesia 

Nyebrang jauh ke Timur Indonesia dulu untuk melihat kekayaan kuliner nusantara yaitu menikmati es pisang ijo khas Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebenarnya sih tidak perlu jauh-jauh juga, beberapa kota juga sudah banyak menyediakan sensasi rasa dari es yang sangat lezat, segar, dan nikmat satu ini. 

Kenapa dikatakan es pisang ijo? Hal ini adanya balutan tepung yang diberi warna hijau yang menambah tekstur rasa yang jamin tidak akan mengecewakan.

Belum lagi ditambah dengan kuah santan, bubur sumsum, plus ketan hitam- Nya membuat kamu akan langsung mencoba menikmatinya dengan begitu puas, bagaimana tidak porsinya mantul sekali. 

Es Nona, Penuh Nilai Historis

Kata “nona” diambil dari perempuan yang menjual es kala itu, panggilan tersebut terus melekat dan dikenal hingga sekarang.

Es nona sendiri berasal dari Pontianak, Kalimantan Selatan. Minuman unik satu ini juga sangat menyegarkan untuk dinikmati, apalagi dengan berbagai kombinasi yang ada, dijamin deh buat kamu ingin nambah. 

Ada banyak bagian yang ada dalam segelas es nona, terdapat buah pepaya potong kecil, kacang merah, tape, dan susu kental manis.

Paling menarik ketika kamu mencicipi pepaya muda nya, kamu akan menemukan rasa yang kenyal dan renyah ketika digigit. 

Es Teler, Paling Terkenal dan Melek 

Mungkin setiap kota kamu akan menemukan es teler, karena banyak dijual pada beberapa tempat, baik itu di pusat perbelanjaan dan sekitarnya.

Sebenarnya es Teler sendiri sudah lama ada dan ditemukan sejak tahun 1957 oleh Ibu Samijem Darmo Putro.

Tapi, tepat tahun 2005 pemerintah Kabupaten Sukoharjo meresmikannya sebagai minuman khas daerah tersebut. 

Nama es teler sendiri didapatkan dari pengunjung yang menikmatinya, kala itu ia bersaut kalau esnya “bikin teler”, kata-kata itulah melekat dan menjadi ikon dari minuman tradisional satu ini.

Hal ini bukan dari semboyan saja loh, lihat dari porsi dan komposisi yang diberikan memang buat melek sih. Apalagi dengan berbagai kombinasi buah yang di dalam mangkuk tersebut. 

Terdapat buah nangka, alpukat, semangka, anggur, apel, dan susu kental manis, beuh benar-benar buat kamu akan ketagihan sih. 

Nah, dari beberapa minuman es tradisional diatas? Minuman apa saja yang pernah kamu coba? Jika kamu belum sempat mencicipinya, jika sedang berkunjung ke daerah asalnya langsung deh nikmati. 

Photo of author
Sibuk mengurus konten sambil menikmati hidup.

Berita Terkini:

Kenapa mobil butuh asuransi
Kenapa Mobil Butuh Asuransi?
teknologi pengenlan wajah
Samsung Disebut-sebut Sedang Bekerja Meningkatkan Akurasi Teknologi Pengenalan Wajah
Promo Shopee Cashback
Shopee Berikan Cashback Rp 75,000 untuk Pengguna Baru
Bagi bagi ikan nelayan
Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Bagikan Ikan Gratis Sebanyak Satu Ton

Artikel Terkait:

minuman tradisional
6 Pilihan Es Tradisional ini Siap kasih Kesegaran di Kala Panas Terik Menyengat Kulit
ilustrasi kue kering
7 Jenis Kue Kering Paling Disukai
burger rendang mcdonalds
Burger Rendang yang Disajikan McDonald’s Nggak Pernah Basa-basi
ilustrasi menu all you can eat
Kami Memberanikan Diri untuk Bikin All You Can Eat di Rumah
5 Kekhasan Nasi Jinggo Bali dan Rekomendasi Tempat yang Wajib Dicoba

Logo the Monkey Times

Kontribusi
Kirim Surat

The Monkey Times adalah media digital yang dikelola Rotasi Media Bahagia

Bagikan artikel ini