Connect with us

Hi, what are you looking for?

DigiDay

Ketakutan Menyoal Privasi setelah Whatsapp Memperbarui ToS

Yang berubah setelah WhatsApp memperbarui term of services serta kebijakan privasi mereka terkait penggunaan aplikasi.

aplikasi-smartphone
Ilustrasi sejumlah aplikasi populer di smartphone. (Foto: Pcess609 lewat Canva Pro)

the Monkey Times – “Penghormatan kepada privasi Anda sudah ada di DNA kami.” Begitu yang tertulis di situs resmi Whatsapp ketika mengumumkan pembaruan privasi pada 4 Januari silam.

WhatsApp memang sudah memperbarui Kebijakan Privasi dan Term of Service mereka dengan mengharuskan pengguna untuk berbagi data dengan perusahaan pemilik Whatsapp: Facebook.

Kebijakan baru tersebut baru akan berefek mulai 8 Februari 2021. Pengguna biasa seperti kita diharuskan menyetujui pembaruan ToS dan Kebijakan Privasi supaya bisa terus menggunakan WhatsApp untuk melakukan pertukaran pesan.

Lebih jauh lagi, pengguna yang menyetujui pembaruan ToS dan Kebijakan Privasi Whatsapp berarti setuju bahwa segala macam informasi akun WhatsApp seperti informasi perangkat, alamat IP, interaksi informasi yang berhubungan dengan layanan, transaksi data, nomor telepon dan registrasi akun akan dibagikan dengan Facebook.

Ada banyak sikap yang muncul terkait dengan upaya WhatsApp “memaksa” penggunanya untuk menyetujui pembaruan ToS dan Kebijakan Privasi.

Jiten Jein, seorang pakar keamanan internet, mengatakan yang dilakukan WhatsApp dengan ketentuan terbarunya itu mengakhiri “privasi di platform tersebut.”

Dan bukan tidak mungkin WhatsApp akan membagi datanya bukan dengan Facebook, namun juga dengan aparat negara hukum maupun institusi negara lainnya.

“Data tersebut, yang tersedia dan dibagi WhatsApp akan mulai menyerupai Facebook. Facebook berbagai data dengan pemerintah, bila diminta.

Kelihatannya WhatsApp akan berbuat hal serupa,” kata Jein seperti dikutip the Monkey Times dari Times of India (Jumat, 8/01/2021).

Selain itu, pembaruan ToS dan Kebijakan Privasi itu juga memasukkan poin dimana pengguna WhatsApp mesti setuju bila data mereka dibagi dengan perusahaan lain seperti CrowdTangle, Onavo dan Facebook Payments.

Keharusan untuk menyetujui pembaruan ToS dan Kebijakan Privasi itu berbeda dengan yang WhatsApp lakukan pada pembaruan Juli 2020.

Ketika itu setiap pengguna memiliki opsi untuk menunda persetujuan tentang pembagian informasi akun pengguna dari WhatsApp ke Facebook. Nah, pembaruan terbaru rupanya menghilangkan opsi tersebut.

Dengan demikian kini kita tidak punya pilihan lain selain menyetujui apa yang akan dilakukan WhatsApp dengan data-data yang kita “setor” di aplikasi tersebut.

(sumber: Times of India/Macrumours/Phone Arena)

Artikel Menarik Lainnya

DigiDay

Seseorang yang sedang mencari smartphone terbaru, dan penghasilannya di bawah 5 juta per bulan, kemungkinan besar akan mencari handphone yang harganya di bawah 2...

DigiDay

Poco agaknya senang betul melabeli produknya dengan embel-embel "killer". Ketika Poco F1 dirilis pada 2018, perangkat smartphone satu ini dilabeli sebagai flagship killer.

DigiDay

Belantara aplikasi perpesanan bergoyang oleh kabar perubahan Kebijakan Privasi Whatsapp terbaru dimana aplikasi tersebut dikabarkan akan berbagi data penggunanya ke Facebook, perusahaan yang memilikinya.

DigiDay

Signal sempat memperoleh popularitas dadakan. Apa yang membedakan aplikasi tersebut dengan Whatsapp?

DigiDay

Salah satunya adalah keberadaan layar AMOLED 90Hz yang cocok untuk para gamers.

DigiDay

Oppo akan mengumumkan kehadiran Reno 5 varian 4G di Indonesia. Apa saja spesifikasi hp yang diletakkan di kelas upper-mid tersebut?

DigiDay

Di saat bersamaan, kenaikan jumlah pengguna perangkat digital memicu kenaikan jumlah pengguna internet.

DigiDay

Informasi pre-order dan harga Playstation 5 di Indonesia. Konsol ini nantinya akan dirilis resmi di Indonesia pada 22 Januari 2021.