Daftar Makam Ulama yang Cocok jadi Tujuan Wisata Religi Jawa Timur

Wisata ke Jawa Timur? Anda bisa menjajal wisata religi dengan cara berziarah ke makam sejumlah ulama di provinsi tersebut.


Makam di dalam bangunan

Ilustrasi makam di dalam bangunan.


Oleh: Kukuh

Diterbitkan:

the Monkey Times – Dalam penyebaran agama Islam di Indonesia, kiai dan habib memiliki peranan penting.

Tidak heran jika makam para kiai dan juga habib tersebut kemudian dijadikan destinasi wisata religi. 

Selain mengirimkan doa, wisatawan juga bisa mendapatkan pengetahuan mengenai sejarah penyebaran agama Islam di wilayah tersebut.

Jika Anda berkunjung ke daerah Jawa Timur, berikut daftar makam pada kiai tersohor yang wajib dikunjungi oleh wisatawan.

Makam KH Abdurrahhman Wahid

Salah satu makam yang menjadi destinasi wisata religi di Jawa Timur adalah makam KH Abdurrahman Wahid, atau biasa disapa Gus Dur. Kiai yang pernah menjadi Presiden RI ke 4 ini, disemayamkan di pondok pesantren Tebu Ireng, Jombang.

Tidak hanya warga Jombang saja yang datang berziarah, banyak wisatawan untuk berziarah yang datang dari berbagai penjuru daerah.

Meskipun Gus Dur adalah ulama NU (Nahdlatul Ulama), namun peziarah yang datang bukan hanya warga NU.

Suatu kali ada peristiwa menarik yang terjadi di makam Gus Dur. Saat itu, ada banyak peziarah yang berkunjung hingga membludak. Meskipun hujan deras, namun tidak menurunkan minat warga untuk menengok makam Gus Dur dari dekat.

Hingga kemudian terjadi tanah makam yang ambles, bahkan kain kafan yang membalut jenazah sang kiai pun terlihat.

Yang menakjubkan, kain kafan tersebut masih utuh dan nampak bersih. Padahal almarhum sudah meninggal lama.

Makam Sunan Drajat

Penyebaran agama Islam di pulau Jawa yang begitu pesat dikarenakan adanya campur tangan walisongo.

Salah satu wali yang terkenal adalah Sunan Drajat, yang merupakan tokoh agama yang juga membantu menyebarkan agama Islam di kawasan Lamongan.

Diperkirakan Sunan Drajat lahir pada tahun 1470 Masehi. Beliau ternyata memiliki banyak nama diantaranya ada Sunan Mahmud, Sunan Muryapada, Raden Imam, dan Maulana Hasyim.

Di tanah Jawa ini, Sunan Drajat senantiasa mengembangkan dan menyebarkan Islam sepanjang hidupnya. Sehingga beliau begitu dikenal dan dihormati oleh masyarakat setempat.

Sosok satu ini pada tahun 1429 Masehi membangun daerah baru di hutan belantara, kemudian mengubahnya menjadi daerah yang berkembang, subur, dan juga makmur.

Yang mana daerah tersebut diberi nama Drajat, dan dari sanalah gelar Sunan Drajat didapatkan.

Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim

Disebutkan oleh banyak sumber, diketahui Syekh Maulana Malik Ibrahim merupakan sunan tertua yang menyebarkan ajaran agama Islam di pulau Jawa. Untuk yang ingin berziarah maka bisa datang ke Desa Gapurosukolilo, di kecamatan Gresik, Gresik.

Baca Juga:  9 Rekomendasi Lokasi Wisata di Malang Murah Meriah

Lokasi makam ini selalu ramai peziarah dari berbagai daerah. Banyak peziarah yang melantunkan dzikir, sholawat, dan juga mengirimkan doa untuk Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Komplek pemakaman ini tidak terlalu luas, namun di dalamnya terbagi menjadi dua bagian yang berbentuk bangunan pendopo sebagai makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dan juga makam ulama lain.

Di komplek tersebut juga terdapat situs sejarah, yang mana salah satunya adalah makam Adipati Tumenggung dan keluarga besar kerajaan Majapahit.

Di komplek wisata religi ini, Anda bisa mempelajari silsilah budaya Jawa mulai dari tokoh hingga sejarah penting lainnya.

Makam KH Abdul Hamid

Di Pasuruan terdapat komplek pemakaman ulama tersohor yang sering dikunjungi, yakni tempat disemayamkannya KH Abdul Hamid dan ulama lain.

Dimana sosok KH Abdul Hamid atau yang sering disapa dengan Mbah Hamid ini dikenal akan ilmu dan sifatnya yang lembut serta rendah hati.

Komplek pemakaman Mbah Hamid terletak di seberang alun-alun Pasuruan, lebih tepatnya di belakang Masjid agung Al Anwar.

Mbah Hamid adalah salah satu keturunan Sunan Gunung jati yang memiliki peranan penting dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Pasuruan.

Setiap harinya, komplek makam ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari seluruh penjuru daerah di nusantara.

Sama seperti kawasan wisata religi lain, di sekitar kawasan ini juga terdapat kios kios yang berjualan buah tangan seperti gelang khas Arab, hiasan dinding, tasbih, foto, hingga buku biografi KH Abdul Hamid.

Makam KH Hasyim Asy’ari

Di komplek pemakaman pesantren Tebu Ireng Jombang juga terdapat makam KH Hasyim Asy’ari, seorang ulama yang begitu tersohor. Beliau lah sosok yang telah mendirikan pesantren Tebuireng yang dikenal melahirkan santri santri berkualitas.

Namun kiai Hasyim tidak hanya seorang ulama ternama, tetapi juga seorang petani dan pedagang yang sukses. Beliau jugalah yang menjadi salah satu pendiri organisasi Nahdlatul Ulama.

Makam ulama yang terkenal dengan sifat kepemimpinannya ini selalu ramai dikunjungi peziarah. Yang mana para peziarah biasanya akan melakukan dzikir dan juga mengirimkan doa.

Di komplek pemakaman tersebut juga terdapat makam KH Abdurrahhman Wahid, cucu dari KH Hasyim Asy’ari dan juga merupakan sosok presiden Republik Indonesia ke 4 yang disegani.

Itulah beberapa makam kiai dan juga habib yang ada di Jawa Timur, yang kerap dijadikan sebagai objek wisata religi.

Baca Juga:  8 Lokasi Wisata Malang yang Dekat Dengan Stasiun

Dimana di wisata tersebut para wisatawan akan bersholawat, berdzikir, dan juga mengirimkan doa kepada pada ulama.

Selain berziarah kubur, para wisatawan tersebut juga bisa mempelajari sejarah penyebaran agama Islam di daerah setempat.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: travel

Atau baca artikel lain yang ditulis: Kukuh


Artikel Terkait



Terbanyak Dibaca



Artikel Terbaru