Cheetos: Makanan Nostalgia Anak 90an

Panganan ringan seperti Cheetos memang selalu ngangenin, apalagi bagi generasi yang tumbuh besar pada 1990-an.


cheetos, lays, doritos

Oleh: Ika Umi Hayati

Diterbitkan:

the Monkey Times – Siapa diantara kalian yang menghabiskan masa kecil di era 1990-an? Mengingat masa kecil memang selalu membuat orang-orang bernostalgia. 

Apalagi jika ada beberapa barang atau benda yang sudah sulit ditemukan di masa saat ini.

Selain kenangan bersama teman dan berbagai jenis permainan yang digemari, jajanan di masa kecil juga selalu bikin rindu. 

Yakin deh, jajanan adalah hal yang paling sering menemani Anda saat sekolah maupun di rumah kan?

Harganya sangat terjangkau, dan menariknya lagi jajanan-jajanan tersebut hadir dengan berbagai rasa seperti pedas, gurih dan manis. Sangat enak sehingga terus melekat dalam ingatan.

Di masa sekarang, mungkin Anda jarang menemukan jajanan jadul tersebut.

Tapi ada juga beberapa di antaranya yang masih eksis hingga sekarang, salah satunya adalah cheetos.

Camilan ini sangat eksis di generasi 90-an, rasanya pun bermacam-macam seperti keju, jagung bakar, ayam panggang, pedas dan sebagainya.

Sayangnya beberapa waktu lalu ada kabar kurang menyenangkan dari merek camilan ini.

Cheetos Lays Doritos dikabarkan akan berhenti diproduksi dan akan menghilang dari peredaran akhir Agustus 202. 

Tentu hal ini cukup menyita perhatian terutama generasi 90-an yang sering makan camilan ini saat duduk dibangku sekolah. 

Mungkin sampai sekarang masih ada diantara kalian yang menjadikan produk ini sebagai camilan wajib saat bersantai di rumah ataupun selingan kerja.  

Pemberhentian produksi ketiga merek camilan adalah buntut panjang dari perpecahan PepsiCo dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur TBK yang terjadi sejak awal tahun. 

Sehingga membuat sejumlah merek camilan favorit Anda harus menghilang dari pasaran Indonesia. 

Keputusan ini tentunya menjadi salah satu hal yang menyedihkan bagi para pecinta camilan tersebut. 

Apalagi camilan ini sudah memiliki popularitas selama puluhan tahun di Indonesia dan berbagai negara lainnya.

Penjualannya juga terbilang sukses sejak dulu, sehingga wajar bila banyak pihak yang menyayangkan hal ini.

Nah, kali ini kami akan mengajak Anda bernostalgia sejenak dengan cheetos dan mengenang eksistensinya sebagai camilan favorit.

Mulai dari sejarah hingga varian rasanya yang mampu memanjakan lidah. Yuk simak pembahasan berikut ini.

Fakta-Fakta Menarik Cheetos

Camilan renyah asal Amerika serikat yang berbahan tepung jagung menjadi salah satu yang populer di dunia.

Hadir dengan berbagai rasa yang nikmat di lidah dan selalu berhasil bikin ketagihan. 

Baca Juga:  Jumlah total Pasien Positif COVID-19 jadi 184,268 orang

Namun apakah Anda tahu beberapa fakta unik dibalik camilan yang sering membuat nostalgia ini? Jika belum , yuk simak pembahasan berikut.

  1. Pertama Kali Ditemukan oleh Tentara AS

Peran tentara militer AS ternyata cukup banyak terlibat dalam penemuan camilan Cheetos.

Tim peneliti tentara pada masa perang dunia II melakukan sebuah penelitian terhadap bahan makanan yang dibutuhkan selama perang. 

Dimana bahan makanan tersebut harus mempunyai ketahanan yang lama. Tim peneliti pun menemukan fakta bahwa keju dapat menjadi salah satu bahan makanan yang dibutuhkan untuk persediaan tentara. 

Keju pun diolah supaya dapat bertahan lama, dan supaya dapat tahan panas, mereka mengemulsikan garam ke keju.

Bahan-bahan ini kemudian diolah menjadi bubuk keju dan disimpan di gudang militer.

Setelah masa perang dunia II berakhir, tentara AS memutuskan menjual persediaan keju tersebut ke perusahaan Frito. 

Keju kemudian diolah dan diekstraksi bersama dengan air dan tepung jagung, lalu beri bumbu keju tambahan setelah digoreng.

Ini lah awal mula terciptanya camilan cheetos yang disukai banyak orang. 

  1. Sudah Bekerjasama Selama 30 Tahun dengan ICBP

ICBP telah bekerja sama dengan PepsiCo sejak 30 tahun silam atau sekitar tahun 1990-an. Wajar jika generasi 90-an sangat familier dengan merek camilan ini. 

Meskipun kerjasama ini sudah sukses, sayangnya hubungan kemitraan yang telah berjalan harus diakhiri.

  1. Bakal Stop Produksi pada 18 Agustus 2021

Melalui Stefanus Indrayana selaku General Manager Corporate Communication PT Indofood CBP Sukses Makmur TBK, perjanjian lisensi dengan PepsiCo akan berakhir terhitung sejak tanggal transaksi yaitu pada 17 Februari 2021 dengan masa transisi selama 6 bulan. 

Artinya produk milik PepsiCo ini bakal stop produksi pada 18 Agustus 2021. Semua proses persiapan penghentian produksi dan penjualan produk sudah selesai, sehingga tidak boleh lagi didistribusikan di Indonesia.

  1. Pernah Membuat Museum di Jakarta

Cheetos pernah membangun sebuah museum di Jakarta karena saking terkenalnya.

Museum tersebut diusung dengan konsep pop-up dan sejalan dengan kampanye mereka yang mengajak masyarakat mengimajinasikan bentuk camilan ringan iru. 

Dengan adanya museum ini diharapkan para penggemar terutama anak-anak dapat berimajinasi tanpa terpaku dunia digital.

  1. Setiap Rasa Cheetos Disesuaikan dengan Minat Masyarakat

Camilan ini terus berinovasi menghadirkan berbagai varian rasa agar semakin menarik minat.

Beberapa rasa cheetos bahkan disesuaikan dengan selera masyarakat loh. Di Indonesia sendiri ada 22 rasa snack cheetos yang siap memanjakan lidahmu.

Baca Juga:  Pengganti Terawan: Profil Budi Gunadi Sadikin

Nah itulah beberapa fakta menarik cheetos yang sekaligus menjadi penutup pembahasan kita kali ini.

Sayangya camilan nostalgia tersebut tidak akan diproduksi lagi di Indonesia. Apakah Anda sudah menikmati semua varian rasanya?

Temukan artikel menarik lainnya di topik: baca berita, cheetos, makanan ringan

Atau baca artikel lain yang ditulis: Ika Umi Hayati

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru